Apakah Anda salah satu orang yang suka lari? Melakukan olahraga lari pastinya dengan tujuan tertentu, untuk kesehatan dan kebugaran tubuh, untuk membakar kalori demi menurunkan berat badan, atau untuk alasan lainnya. Tak jarang, Anda yang sangat suka lari mungkin menggunakan salah satu aplikasi lari untuk mengukur jarak dan waktu tempuh lari. Aplikasi ini mungkin menjadi salah satu pembakar semangat Anda untuk lari. Tapi, lebih penting mana sih mengukur jarak atau waktu lari?

Lebih pilih melihat jarak atau waktu lari?

Lebih memilih jarak atau waktu lari mungkin ini tergantung dari kebutuhan Anda. Masing-masing dari Anda mungkin sudah menentukan tujuan saat lari, misalnya harus lari dengan jarak lima mil, harus lari dalam waktu 30 menit, harus lari sampai merasa lelah, dan sebagainya. Pada dasarnya adalah semakin banyak jarak yang Anda tempuh dan semakin lama waktu yang Anda habiskan untuk lari, maka semakin banyak kalori yang Anda bakar.

Beberapa dari Anda mungkin ada yang lebih suka menggunakan waktu sebagai tujuan Anda. Dengan mengatur waktu lari harus berapa lama, Anda bisa lebih mengetahui kemampuan Anda. Seberapa lama Anda mampu lari tanpa berhenti. Saat lari dengan acuan waktu, Anda pun menjadi lebih bebas kapan Anda harus berlari santai dan kapan Anda harus berlari lebih kencang sesuai dengan kemampuan Anda. Anda pun bisa menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan, karena Anda tidak mengacu pada jarak tempuh. Bagi orang yang tidak mempunyai waktu banyak untuk lari, mungkin akan lebih memilih waktu sebagai acuan untuk lari.

Sebaliknya, beberapa orang ada juga yang suka dengan acuan jarak sebagai tujuan lari. Dengan menggunakan jarak, Anda bisa memacu diri Anda untuk menempuh jarak yang lebih lagi dan lagi setiap Anda lari. Anda mungkin selalu ingin meningkatkan kecepatan Anda saat lari agar bisa mencapai jarak tertentu. Namun, ingat bahwa kecepatan lari yang dipaksakan dan tidak bervariasinya latihan Anda dapat menyebabkan cedera. Sebaiknya sesuaikan juga dengan kemampuan Anda.

Apa yang mempengaruhi jumlah kalori yang terbakar saat lari?

Untuk mengetahui berapa banyak kalori yang terbakar saat lari, biasanya yang digunakan sebagai acuan untuk itu adalah jarak tempuh lari. Berapa mil yang sudah Anda lewati saat lari? Jika Anda sudah melewati 1 mil (1610 meter), kira-kira lemak yang terbakar saat Anda lari adalah sebanyak 100 kalori.

Namun, angka ini rupanya berbeda-beda antar individu. 100 kalori per 1 mil adalah angka rata-rata. Kalori yang terbakar saat Anda lari banyak dipengaruhi oleh hal lain, seperti berat badan Anda yang menjadi faktor utama. Semakin besar berat badan Anda, maka kalori yang terbakar saat Anda lari semakin banyak. Ini terdengar baik bagi Anda yang mempunyai berat badan berlebih, bukan?

Menurut The American Council on Exercise, orang dengan berat 54 kg yang lari dalam waktu 10 menit per mil dapat membakar kalori sebanyak 114 kalori. Sedangkan, orang dengan berat 82 kg dapat membakar kalori sebanyak 170 kalori dalam waktu dan jarak tempuh yang sama.

Selain itu, faktor lain yang memengaruhi kalori yang terbakar saat lari adalah kecepatan Anda saat lari. Bahkan, kecepatan saat lari juga memengaruhi berapa banyak kalori yang terus terbakar setelah Anda lari. Hal ini karena setelah lari, tubuh membutuhkan waktu untuk pemulihan, yang juga membutuhkan kalori untuk dipakai. Jadi, semakin cepat Anda lari, maka semakin banyak kalori yang terbakar saat Anda lari dan setelah lari.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca