Supaya Ototnya Terlatih, Yuk Ajak Si Kecil Rutin Melakukan 5 Gerakan Peregangan Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17/07/2018 . 5 menit baca
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Beberapa anak mungkin susah untuk diajak olahraga. Supaya otot-ototnya tetap terlatih dan lentur, Anda bisa mengajaknya melakukan berbagai gerakan peregangan yang sederhana dan bisa dilakukan di mana pun. Peregangan juga sebaiknya dilakukan rutin, supaya ketika beraktivitas atau bermain, risiko untuk cedera menjadi lebih sedikit. Penasaran bagaimana gerakan peregangan untuk anak yang mudah dilakukan di rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Manfaat melakukan peregangan untuk si kecil

Anak-anak cenderung bergerak bebas saat bermain atau beraktivitas. Walaupun tubuhnya lebih lentur dari orang dewasa, bukan berarti otot dan sendinya tidak rentan dari cedera.

Dilansir dari Live Strong, peregangan sebaiknya dilakukan oleh setiap orang, termasuk anak-anak, untuk menghindari tubuh dari cedera. Melakukan peregangan yang rutin akan membuat otot dan sendi tetap lentur, memperluas jangkauan gerak, serta memperbaiki postur tubuh. Jika Anda dapat membuat anak melakukan gerakan peregangan rutin, maka Anda sudah mengajarkannya salah satu prinsip hidup sehat pada si kecil.

Bukan tidak mungkin anak yang jarang melakukan peregangan akan mengalami kram otot atau otot kaku. Apalagi jika anak hanya duduk terus selama mengikuti pelajaran di kelas dan tak melakukan aktivitas di luar ruangan. Untuk itu, dorong anak untuk membiasakan diri melakukan peregangan.

Berbagai macam gerakan peregangan untuk anak

Gerakan peregangan sebaiknya dimulai dari bagian tulang belakang terlebih dahulu, kemudian berpindah ke tubuh bagian atas lalu ke tubuh bagian bawah. Lakukan 20 sampai 30 detik setiap gerakan peregangan dan ulangi beberapa kali seperlunya. Jangan lupa untuk mengatur pernapasan menjadi lebih rileks..

Bila anak sedang dalam tahap pemulihan dari cedera atau setelah sembuh dari cedera, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter atau ahli terapi fisik untuk menentukan cara paling aman dan efektif dalam melakukan peregangan. Berikut beberapa gerakan peregangan untuk anak yang sederhana dan mudah diikuti, seperti:

1. Child’s pose

gerakan peregangan untuk anak
sumber: momjunction.com

Gerakan ini disebut juga dengan balasana dan merupakan cara yang baik bagi anak-anak untuk memulai dan mengakhiri peregangan. Caranya adalah dengan melipat kaki ke belakang seperti seperti posisi berlutut. Bagian tulang kering dan punggung kaki menempel ada lantai.

Kemudian, perlahan-lahan bungkukkan tubuh hingga dahi menyentuh lantai. Rentangkan tangan ke depan (di samping kepala) dan merentangkan telapak tangan ke lantai. Lalu, tarik napas dalam-dalam, tahan hingga 3 sampai 5 kali napas dan hembuskan secara perlahan.

2. Cat-cow pose

gerakan peregangan untuk anak
sumber: thecenter.com

Peregangan ini sangat baik untuk tulang belakang dan juga memperkuat otot perut. Ambil posisi merangkak, seperti bentuk meja. Pastikan bagian punggung harus rata, mata harus menghadap lurus ke lantai.

Kemudian, tarik napas dengan angkat perlahan leher dan kepala ke atas. Lalu, hembuskan napas diiringi dengan mengangkat perut dan tulang belakang hingga punggung melengkung seperti kucing. Pastikan mata si kecil melihat ke arah pusar. Lakukan hingga 5 sampai 1o kali pengulangan.

3. Peregangan lengan

gerakan peregangan untuk anak

Ada banyak gerakan peregangan untuk tubuh bagian atas, bahu, dan lengan. Lakukan dengan berdiri tegak, angkat satu tangan ke atas dan satu tangan membentuk siku di pinggul. Kemudian, tangan yang diluruskan ke atas diarahkan ke samping. Lakukan secara bergantian.

Selanjutnya, angkat tangan kanan ke atas, tekuk siku dan tempelkan telapak tangan pada bagian bahu belakang. Tahan tangan tersebut dengan tangan kiri. Lakukan selama 10 sampai 30 detik dan ulangi dengan berganti tangan. Gerakan ini melenturkan otot lengan atas dan pergelangan tangan.

Kemudian, lakukan gerakan untuk melenturkan otot lengan atas dan bahu. Caranya dengan mengarahkan tangan kanan ke sisi kiri dan menguncinya dengan tangan kanan. Tahan selama 10 sampai 30 detik kemudian ulangi dan lakukan secara bergantian.

4. Butterfly stretch

gerakan peregangan untuk anak
sumber: pinterest.co.uk

Peregangan ini paling mudah dilakukan, yaitu duduk tegak dengan menekuk kaki dan menempelkan telapak kaki satu sama lain. Untuk pertama kali, anak bisa meletakkan kedua tangannya pada kaki. Bila sudah terbiasa, siku tangan bisa bertumpu pada lutut.

Sesuai namanya bila diperhatikan, gerakan ini akan membentuk kupu-kupu. Gunanya untuk melenturkan otot kaki dan sekitar selangkangan. Tahan gerakan ini selama 10 sampai 30 detik dan atur napas.

5. Hamstring stretch

gerakan peregangan untuk anak
sumber: huffingtonpost.com

Gerakan ini dilakukan dalam posisi duduk. Rentangan kaki lurus ke depan dan jari-jari kaki mengarah ke atas. Kemudian rentangkan tangan ke depan dan letakkan di atas paha. Perlahan, bungkukkan tubuh dan coba untuk menjangkau ujung jari kaki dengan tangan. Tahan selama 10 sampai 20 detik. Gerakan ini melenturkan otot kaki, paha, punggung, dan lengan tangan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . 4 menit baca

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . 6 menit baca

Mendidik Anak yang Sukses, Lakukan Tips Berikut Ini!

Siapa yang tak ingin punya anak sukses? Berikut berbagai tips dalam mendidik anak agar bisa menggapai sukses di masa depan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 11/04/2020 . 5 menit baca

Mencegah Anak Shopaholic, Begini Caranya

Anak menjadi kecanduan belanja atau shopaholic memang merepotkan. Kita harus mencegahnya agar tidak terbiasa hingga dewasa. Berikut tips mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Parenting, Tips Parenting 27/03/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 7 menit baca
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . 5 menit baca
menghadapi amarah anak

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020 . 4 menit baca