Apa Dampak Berenang di Malam Hari Bagi Tubuh?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Berenang adalah salah satu jenis olahraga yang menyehatkan karena menguatkan otot seluruh tubuh. Olahraga jenis air ini biasa dilakukan di pagi, siang, dan sesekali malam hari. Namun, apakah berenang pada malam hari sebenarnya diperbolehkan?

Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya. 

Bolehkah berenang di malam hari?

cara mencegah kram saat berenang

Memilih waktu kapan harus berenang ternyata juga sama pentingnya melakukan pemanasan sebelum menceburkan diri ke air. Pasalnya, ketika Anda berenang di atas jam 10 pagi dan tidak berada di dalam ruangan,sinar matahari mungkin akan memengaruhi kesehatan kulit Anda. 

Apabila Anda melakukannya di dalam ruangan, sinar UV tentu tidak akan memberikan dampak kepada kesehatan. Bahkan, tidak sedikit orang yang berenang di malam hari untuk menghindari rasa panas ketika melakukannya di pagi hari. 

Seperti yang dilansir Harvard Health Publishing, para ahli memang tidak menganjurkan olahraga di malam hari agar kebersihan saat tidur tidak terganggu. 

Namun, penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa Anda dapat berolahraga di malam hari. Hal tersebut dapat dilakukan dengan syarat menghindari aktivitas fisik yang berlebihan setidaknya selama satu jam sebelum tidur. 

Olahraga yang terlalu berat pada malam hari dapat meningkatkan suhu tubuh dan mungkin membuat Anda kesulitan tidur. Oleh karena itu, berenang di malam hari masih diperbolehkan jika tidak akan tidur dalam kurun waktu satu jam ke depan. 

Keuntungan berenang di malam hari 

Setelah mengetahui apakah berenang pada malam hari diperbolehkan atau tidak, saatnya mengenali apa saja keuntungan dari olahraga air setelah matahari terbenam ini. 

1. Tidak terpapar sinar UV

efek sinar uv

Salah satu alasan mengapa beberapa orang memilih untuk berenang pada malam hari adalah tidak terpapar sinar matahari. Paparan sinar matahari yang berlebihan tentu berdampak besar terhadap kesehatan kulit, mata, dan sistem imun.

Menurut WHO, empat dari lima kasus kanker kulit disebabkan karena kerusakan UV yang sebenarnya bisa dihindari. Maka itu, memilih waktu di malam hari untuk melakukan olahraga air ini dapat mengurangi paparan sinar matahari yang mungkin sudah cukup saat Anda ke luar ruangan. 

2. Dapat meningkatkan kualitas tidur

tidur nyenyak saat asma

Selain mengurangi risiko paparan sinar UV yang berlebihan, berenang di malam hari ternyata dapat meningkatkan kualitas tidur. 

Memang berolahraga pada malam hari dapat membuat rasa lelah bertambah banyak. Namun, Anda bisa memanfaatkan rasa lelah itu untuk tertidur lelap sampai pada pagi hari. 

Walaupun belum ada penelitian yang benar-benar membuktikannya, olahraga air yang menyehatkan otot ini mungkin dapat membantu Anda melawan insomnia

3. Membakar kalori pada hari itu

berenang bisa bikin hamil

Berenang di malam hari ternyata juga baik untuk orang yang ingin membakar kalori sepanjang hari itu. 

Tubuh akan membakar kalori lebih banyak ketika Anda melakukan olahraga yang temponya lebih cepat dengan jarak yang jauh. Salah satu olahraga yang memiliki kedua syarat tersebut adalah berenang. 

Dengan berenang lebih cepat dan lebih jauh, seperti menggunakan gaya bebas, berpotensi membakar kalori lebih banyak. 

Walaupun tidak membakar seluruh kalori, setidaknya olahraga ini cocok untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan di samping makan makanan yang sehat. 

Berenang pada malam hari memang tidak dilarang, tetapi ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum rutin melakukannya. Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Gaya Renang yang Aman untuk Penderita Saraf Kejepit

Penyakit saraf kejepit memang membatasi gerak tubuh. Namun, ada gaya renang yang cukup aman sehingga disarankan untuk penderita penyakit saraf kejepit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

3 Gerakan Pemanasan yang Ampuh Mencegah Kram Saat Berenang

Kram pada perut dan kaki sering terjadi ketika berenang. Supaya tidak terjadi hal tersebut, ini dia beberapa cara mencegah kram saat berenang.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kebugaran, Hidup Sehat 21 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Saya Merasa Ngantuk Setelah Berenang?

Rasa ngantuk setelah berenang sering kali menyerang hampir semua orang. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak jawabannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Fakta Unik 7 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit

3 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Infeksi Telinga Perenang (Otitis Eksterna)

Telinga yang kemasukan air bisa menyebabkan infeksi berupa otitis eksterna atau swimmer's ear. Adakah pengobatan alami untuk mengatasi otitis eksterna ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berenang saat covid-19

Ada Rencana Berenang Saat Pandemi COVID-19? Begini Risiko Penularannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
cara belajar berenang

Cara Mudah Belajar Berenang untuk Anda yang Masih Pemula

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit
kaki kram saat berenang

Kenali Penyebab dan Cara Mengobati Kram Kaki Saat Berenang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 12 Agustus 2019 . Waktu baca 3 menit
gejala alergi mata

Tips Mencegah Mata Merah Setelah Berenang (Plus Cara Mengobatinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit