home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Cara Membersihkan Beauty Blender agar Tak Jadi Sarang Penyakit

Cara Membersihkan Beauty Blender agar Tak Jadi Sarang Penyakit

Salah satu penelitian dalam Journal of Applied Microbiology menemukan bahwa sekitar 70-90% alat makeup terkontaminasi oleh mikroba. Di antara berbagai jenis alat makeup, beauty blender adalah yang paling banyak mengandung mikroba berbahaya. Kabar baiknya, Anda bisa membersihkan beauty blender dengan cara sederhana. Yuk, simak langkah-langkahnya di artikel ini!

Cara mudah membersihkan beauty blender

Beauty blender bekerja dengan menyerap air sehingga permukaannya menjadi lembut dan kenyal.

Dengan begitu, Anda dapat mengoleskan foundation secara merata ke seluruh permukaan kulit tanpa meninggalkan garis-garis halus dan kesan cakey.

Namun, ini pula yang menjadi kekurangan beauty blender. Alat makeup ini akan selalu lembap dan inilah lingkungan yang ideal bagi mikroba untuk berkembang biak.

Jika jarang dibersihkan, beauty blender berisiko menularkan mikroba penyebab penyakit.

Mikroba yang paling banyak terdapat pada beauty blender adalah jamur serta bakteri E. coli dan S. aureus.

Infeksi E. coli dapat menyebabkan masalah pencernaan, sedangkan S. aureus merupakan bakteri penyebab infeksi kulit dan saluran pernapasan.

Supaya bisa mencegah hal tersebut, berikut cara yang perlu Anda lakukan saat membersihkan beauty blender.

1. Siapkan air sabun

Isilah mangkuk dengan air hangat, lalu tambahkan beberapa tetes sabun atau sampo.

Anda boleh menggunakan sabun mandi, sabun cuci tangan, ataupun sabun dan sampo bayi selama produk-produk tersebut aman bagi kulit dan rambut.

Hindari menggunakan sabun cuci piring saat membersihkan beauty blender karena bahan-bahan di dalamnya terlalu kasar untuk permukaan spons dan berisiko mengiritasi kulit.

Aduk semua bahan hingga tercampur rata. Jika muncul buih, berarti Anda sudah bisa menggunakannya.

2. Basahi dan cuci beauty blender

Anda mungkin perlu mencuci beauty blender dengan cara deep clean (membersihkan menyeluruh) apabila kondisinya sangat kotor.

Caranya, masukkan beauty blender ke dalam air sabun yang sudah Anda buat, lalu biarkan selama 30 menit.

Usahakan seluruh permukaan beauty blender terkena air dan sabun agar bersihnya merata. Lambat laun, Anda akan melihat warna air sabun berubah menjadi kecokelatan.

Ukuran beauty blender juga bertambah besar seiring banyaknya air yang terserap.

3. Remas beauty blender

Setelah 30 menit, angkat beauty blender dan remas beberapa kali, kira-kira selama 2-3 menit. Ingat, sebaiknya hanya gunakan jari-jari Anda saat memeras.

Jangan gunakan alat penggosok apa pun karena hal ini justru dapat merusak permukaan beauty blender.

Membersihkan beauty blender dengan cara deep clean biasanya membutuhkan waktu ekstra karena sisa makeup mungkin masih akan tersisa pada alat ini.

Sambil memeras beauty blender, coba tambahkan beberapa tetes sabun pada permukaannya.

4. Bilas dan periksa apakah masih ada sisa makeup

Bilas beauty blender dengan air mengalir hingga seluruh buih, sabun, dan sisa makeup hilang.

Beauty blender mungkin akan menyerap kembali air yang bercampur dengan sisa makeup. Jadi, Anda jangan lupa memeras alat ini selama membilasnya.

Periksa apakah beauty blender sudah cukup bersih dengan melihat air yang mengalir di bawah tangan Anda.

Jika air cukup jernih, berarti beauty blender sudah bersih. Bila air masih berwarna kecokelatan, ulangi langkah kedua dan ketiga sekali lagi.

5. Keringkan beauty blender

Selain membersihkan, Anda perlu mengetahui cara mengeringkan beauty blender dengan benar.

Matikan kran terlebih dulu dan peras kembali beauty blender dengan lembut hingga tidak ada lagi air yang menetes.

Selanjutnya, gulung beauty blender dalam beberapa lembar tisu kering. Bila beauty blender masih terasa lembap, letakkan di tempat yang bersih dan angin-anginkan sebentar.

Setelah betul-betul kering, barulah Anda bisa menggunakan alat ini.

Sama halnya dengan kuas makeup, beauty blender bersentuhan langsung dengan kulit Anda. Membiarkannya dalam keadaan kotor akan meningkatkan risiko penularan mikroba berbahaya.

Oleh sebab itu, pastikan Anda rutin membersihkan beauty blender dengan cara yang tepat setidaknya seminggu sekali.

Memelihara kebersihan peralatan makeup Anda penting untuk menjaga kebersihan diri sehingga Anda terbebas dari penyakit kulit.

Tak hanya itu, membersihkan secara rutin juga akan membuat beauty blender semakin awet serta memaksimalkan pemakaian makeup Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Kern, D. (2020). Can Makeup Brushes, Sponges, or Pads/Puffs Cause Acne? – Acne. Retrieved April 23, 2021, from https://www.acne.org/can-makeup-brushes-sponges-or-padspuffs-cause-acne.html 

Clean Beauty 101 – Beauty Bus. (2020). Retrieved April 23, 2021, from https://beautybus.org/self-care-salon/2020/3/17/clean-beauty-101 

How to Clean Your Makeup Brushes – American Academy of Dermatology Association. (n.d.). Retrieved April 23, 2021, from https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-secrets/routine/clean-your-makeup-brushes 

Cleaning Your Makeup Brushes – The Beauty Academy. (n.d.). Retrieved April 23, 2021, from https://www.thebeautyacademy.org/blog/cleaning-your-makeup-brushes/ 

Bashir, A. and Lambert, P. (2019). Microbiological study of used cosmetic products: highlighting possible impact on consumer health. Journal of Applied Microbiology. https://doi.org/10.1111/jam.14479/

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari
Tanggal diperbarui 2 minggu lalu
x