3 Tips Merawat Gigi Setelah Lepas Behel Agar Tidak Kembali Berantakan Lagi

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17 November 2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pasang behel atau kawat gigi merupakan salah satu solusi untuk merapikan bentuk gigi sekaligus menjaganya tetap sehat. Umumnya kawat gigi dipakai selama dua tahun. Nah, jika sebentar lagi waktunya Anda untuk lepas behel, ada beberapa hal yang harus lebih Anda perhatikan ke depannya. Pasalnya setelah lepas behel, gigi Anda rentan kembali ke bentuknya semula kalau tidak dijaga baik-baik.

Simak panduan merawat gigi setelah lepas behel di artikel ini.

Tips merawat gigi setelah lepas behel

Sebelum Anda bisa bebas memamerkan senyum cemerlang setelah lepas behel, dokter akan membersihkan sisa-sisa lem kawat, plak, serta noda yang masih melekat di permukaan gigi. Sepulangnya dari dokter, ini yang harus Anda lakukan:

1. Pakai retainer

Gusi dan tulang rahang membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan posisi gigi yang baru. Itulah kenapa penggunaan retainer menjadi bagian yang sangat penting dari perawatan gigi setelah lepas behel. Ada dua jenis retainer setelah lepas kawat gigi: permanen dan lepas-pasang.

Tipe retainer permanen biasanya berupa seutas kawat tipis yang dipasang di bagian belakang gigi depan bawah atau atas, yang terikat pada tempatnya dengan lem kuat seperti saat pasang kawat gigi. Tipe ini memberikan hasil terbaik karena kawat retainer yang menetap akan terus menahan gigi yang baru diluruskan dalam formasi sempurna setiap saat.

Tipe retainer yang lepas pasang bentuknya mirip dengan tipe permanen, namun di ujung-ujungnya terdapat sepasang kaitan untuk menahan posisi kawat retainer pada tempatnya. Karena bisa dilepas, tipe retainer ini lebih mudah dibersihkan. Akan tetapi, Anda harus ingat untuk memasangnya setiap hari.  ini mempermudah membersihkan gigi, tapi pasien harus ingat untuk memakainya setiap hari. Retainer jenis ini harus digunakan terus-terusan selama enam bulan tanpa dilepas sekalipun. Setelah enam bulan, maka Anda boleh menggunakan retainer pada malam hari saja saat tidur.

Bicarakan dengan dokter mengenai jenis retainer yang terbaik untuk kondisi gigi Anda. Selama pemakaian retainer Anda juga tetap disarankan untuk kontrol rutin ke dokter gigi, untuk mengecek apakah gigi baru Anda baik-baik saja atau retainer perlu disesuaikan kembali.

2. Perhatikan apa yang Anda makan

Setelah lepas behel, gigi Anda mungkin akan terasa lebih sensitif untuk sementara waktu. Jadi sebaiknya hindari hal-hal yang tidak perlu yang bisa memperparah sensasi ngilu itu.

Jangan makan apapun yang sangat panas atau dingin selama beberapa hari sampai beberapa minggu setelah kawat gigi dilepas. Hindari juga makan makanan yang sangat renyah atau kenyal selama masa-masa ini, karena gigi Anda masih menyesuaikan diri dengan posisi barunya. Misalnya, mengunyah es batu atau permen karet, atau makan jagung rebus utuh.

Untuk beberapa makanan yang teksturnya cukup keras, seperti apel, wortel, dan roti bagel, Anda masih bisa memakannya jika Anda memotongnya menjadi potongan-potongan kecil yang bisa dikunyah dengan mudah.

3. Rutin sikat gigi dan flossing

Sikat gigi dua kali sehari: pagi setelah dan malam sebelum tidur. Jika Anda memakai retainer permanen yang tak bisa dilepas, cara membersihkan gigi Anda tetap sama seperti saat memakai behel dengan sikat kecil khusus gigi berkawat. Masukkan sikat dari atas dan naik dari bawah di antara dua kawat gigi. Gosok sikat ke segala arah dengan gerakan mirip gergaji sebelum beralih ke ruang berikutnya di antara dua kawat gigi. Ulangi prosedur sampai semua gigi telah dibersihkan.

Jika retainer Anda tipe yang lepas pasang, Anda bisa melanjutkan rutinitas menyikat gigi seperti pada umumnya. Sekali sehari atau setidaknya seminggu sekali, bersihkan retainer dengan merendamnya di cairan pembersih khusus gigi palsu atau campuran air hangat dan cuka.

Sebagai tambahan, bersihkan sela-sela gigi Anda dengan benang gigi (dental floss) dan berkumur dengan obat kumur antibakteri.

Memutihkan gigi setelah lepas kawat, perlukah?

Setelah lepas behel, Anda mungkin menyadari bahwa warna gigi Anda belang-belang atau justru menguning. Anda dapat melakukan pemutihan gigi di dokter untuk mengatasi hal ini. Ada banyak macam prosedur pemutihan gigi, termasuk pasta gigi pemutih, obat kumur, strips, trays, dan peralatan pemutih mandiri lainnya yang bisa Anda dapatkan dari dokter gigi Anda.

Namun, Anda perlu menunggu sekitar satu atau dua bulan setelah melepas kawat gigi sebelum memutuskan memutihkan gigi. Gigi Anda akan lebih sensitif setelah kawat gigi dilepas, dan produk pemutih gigi bisa menyebabkan sensasi ngilu dan tidak nyaman setelahnya.

Pemutihan gigi pun tidak bisa hanya dilakukan satu kali untuk mendapatkan efek jangka panjang. Anda harus mengunjungi dokter gigi untuk menjadwalkan pemutihan gigi rutin dari waktu ke waktu untuk menjaga kesehatan dan tampilan gigi putih bersinar yang Anda idamkan. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jarang Mengganti Sikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Jarang mengganti sikat gigi bisa picu gigi sensitif, lho. Kok bisa? Berikut alasannya sekaligus tips mengatasi gigi sensitif.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
sikat gigi baru dan bekas
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 17 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Solusi untuk Mengatasi Ngilu Akibat Gigi Sensitif bagi Pecinta Kopi

Anda mungkin merasakan ngilu ketika minum kopi. Tenang, Anda tetap bisa menikmati kopi asalkan tahu cara mengatasi ngilu akibat gigi sensitif.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
mengatasi gigi ngilu sensitif
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 9 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Langkah Mencegah Ngilu Akibat Gigi Sensitif Saat Puasa

Ngilu akibat gigi sensitif dapat kambuh saat berbuka dan sahur saat puasa. Agar makan dan minum tetap nikmat, yuk ketahui cara mengcegah gigi ngilu ini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
mencegah gigi ngilu
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Eucalyptus untuk Usir Bau Mulut saat Puasa

Menurut beberapa penelitian, eucalyptus memiliki manfaat untuk mengusir bau mulut. Tanaman herbal ini juga berguna untuk melindungi gigi dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
daun eucalyptus dan ekstrak minyak eukaliptus yang berguna untuk usir bau mulut dan kesehatan gigi dan mulut
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perawatan gigi ke dokter

12 Jenis Perawatan Gigi Melalui Prosedur Medis

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Agina Naomi
Dipublikasikan tanggal: 14 September 2020 . Waktu baca 8 menit
Konten Bersponsor
baking soda untuk gigi

Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
mengatasi masalah gigi sensitif

Apakah Mungkin Kondisi Ngilu karena Gigi Sensitif Bisa Hilang?

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 1 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit
memasang behel

Kapan Sebaiknya Memasang Behel agar Tetap Aman dan Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 28 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit