Apakah Hasilnya Akan Efektif Jika Pasang Kawat Gigi (Behel) Waktu Sudah Dewasa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 07/08/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Pemasangan kawat gigi alias behel tetap jadi perawatan terpopuler untuk memperbaiki gigi yang tidak rata. Kebanyakan orang mulai pasang kawat gigi ketika usianya remaja. Namun karena alasan tertentu, ada pula beberapa orang yang baru pasang behel saat dewasa. Apakah kawat gigi masih efektif untuk memperbaiki gigi orang dewasa yang bermasalah? Ketahui jawabannya dalam ulasan berikut.

Tidak ada batasan usia untuk pasang behel

pemakai behel kawat gigi

Punya gigi yang rapi dan selaras tentu jadi dambaan semua orang. Selain meningkatkan rasa percaya diri, gigi yang rapi juga memudahkan Anda untuk mengunyah makanan.

Nah, bagaimana jika Anda baru akan mempertimbangkan pasang behel saat sudah dewasa?

Pemasangan behel biasanya lebih populer dilakukan pada usia anak-anak hingga remaja. Itu kenapa kebanyakan orang mengira bahwa behel tidak lagi tepat untuk dipasang oleh orang dewasa. Namun, Anda tak perlu khawatir untuk melakukannya.

Faktanya, tidak ada batasan usia untuk pasang behel. Baik itu orang dewasa maupun orang tua sebenarnya boleh saja pasang behel. Namun memang, pemasangan behel pada usia-usia tersebut butuh pengawasan yang lebih ketat.

Risiko pasang behel saat dewasa

Supaya bisa pasang kawat gigi saat dewasa, gigi dan gusi Anda harus masih dalam keadaan sehat dan kuat. Pasalnya, proses pemasangan kawat akan memberikan tekanan berlebih pada gusi dan gigi. Bila sebelumnya Anda sudah mengalami masalah mulut, pasang behel saat dewasa tentu akan memperparah masalah Anda.

Maka sebelum mulai pasang behel, berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui:

1. Mungkin butuh operasi dulu

Bila dokter menemui masalah pada tulang penyokong gigi saat Anda dewasa, Anda perlu dioperasi dulu sebelum pasang behel. Ini karena pertumbuhan tulang rahang Anda umumnya telah berhenti pada usia dewasa,

2. Jangka waktu pakainya lebih lama

Anda boleh pasang behel saat sudah dewasa. Namun, orang dewasa mungkin butuh waktu yang lebih lama untuk pakai kawat gigi ketimbang anak kecil atau remaja. Anak dan remaja umumnya akan terus memakai kawat gigi sampai 2 tahun.

Meski begitu, jangka waktu pemakaian kawat pada sesama orang dewasa mungkin juga berbeda-beda. Hal ini tergantung pada kondisi gigi dan bagaimana Anda merawat gigi selama dipasang kawat.

3. Lebih sering periksa ke dokter gigi

Jika anda baru pasang kawat gigi saat dewasa, anda butuh lebih sering kontrol ke dokter gigi. Rutinitas ini bertujuan mengamati perkembangan kondisi gigi Anda sekaligus mengencangkan kembali kawat gigi yang longgar. Ingat: kawat gigi yang dibiarkan longgar akan rentan mengubah posisi gigi Anda.

Di sisi lain, risiko Anda terkena berbagai masalah mulut cenderung semakin besar seiring bertambah tua. Itu sebabnya Anda akan perlu lebih sering rutin kontrol ke dokter gigi. Apalagi bila sebelumnya Anda sudah punya masalah gigi dan mulut, seperti penyakit gusi atau gigi berlubang.

Bila sewaktu-waktu Anda mengalami masalah gigi tertentu, maka dokter dapat mengobatinya dengan cepat.

Panduan merawat gigi yang dipasang behel

merapikan gigi kawat invisalign

Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk merawat gigi yang dipasang behel saat dewasa.

  • Rajin menyikat gigi dua kali sehari, pada pagi setelah sarapan dan sebelum tidur.
  • Gunakan sikat gigi khusus ortho yang biasanya diberikan oleh dokter gigi.
  • Bersihkan sela-sela gigi dan kawat pakai sikat interdental dan benang gigi.
  • Berkumur dengan obat kumur yang mengandung fluoride guna mencegah gigi berlubang.
  • Hindari makanan yang keras dan lengket karena dapat merusak kawat gigi.
  • Hindari pula makanan dan minuman yang bersifat asam atau manis untuk mencegah risiko gigi berlubang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Memilih Obat Kumur yang Tepat untuk Gigi dan Mulut Anda

Obat kumur penting bagi kebersihan gigi. Namun, apakah obat kumur yang Anda pakai sudah tepat? Bagaimana cara memilih obat kumur yang pas?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 15/02/2020 . 4 menit baca

Kapan Waktu yang Tepat Memakai Benang Gigi (Flossing)?

Flossing memang sering digunakan oleh orang untuk membersihkan gigi secara menyeluruh. Namun, kapan waktu yang tepat untuk memakai benang gigi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 05/02/2020 . 4 menit baca

Pentingnya Flossing Saat Liburan untuk Gigi yang Lebih Sehat

Flossing biasanya dianggap sebagai metode tambahan untuk menjaga kebersihan gigi. Maka itu, banyak orang yang bertanya perlukah flossing saat liburan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 08/01/2020 . 4 menit baca

Mau Merapikan Gigi, tapi Tak Pede Pakai Behel? Ini Solusinya!

Pakai behel (kawat gigi) adalah perawatan utama untuk merapikan gigi. Namun, ada yang tidak pede menggunakan alat ini. Tenang, ada solusinya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 19/11/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara menjaga kesehatan gigi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 4 menit baca
memasang behel

Kapan Sebaiknya Memasang Behel agar Tetap Aman dan Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 28/06/2020 . 4 menit baca
asam mefenamat (mefenamic acid)

4 Cara Ampuh Mengatasi Sakit Gigi Saat Sedang Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020 . 4 menit baca
behel gigi kuning

Behel Bisa Bikin Gigi Jadi Kuning, Benar Atau Salah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 19/03/2020 . 4 menit baca