Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/06/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Masalah kesehatan di lidah ternyata tak hanya sariawan saja. Pasalnya, ada banyak masalah lain yang bisa Anda alami. Beberapa yang paling umum seperti oral thrush, lidah peta, dan oral hairy leukoplakia (OHL). Sekilas ketiganya tampak sama sehingga sulit untuk dibedakan. Agar tak keliru, berikut beda oral thrush, lidah peta dan OHL yang penting untuk Anda ketahui.

Oral thrush

Oral thrush yang timbul di uvula

Oral thrush terjadi ketika jamur Candida albicans menginfeksi bagian dalam mulut dan lidah. Sebenarnya jamur Candida albicans memang tubuh dan berkembang secara alami di dalam mulut, tapi jumlahnya sedikit. Ketika jamur tersebut tumbuh tidak terkendali, maka infeksi akan muncul di dalam mulut.

Salah satu gejala khas dari kondisi ini adalah munculnya bercak-bercak putih yang terlihat agak tebal di lidah, tonsil, uvula, gusi, dan langit-langit mulut. Area yang terdapat bercak putih biasanya terasa sakit dan membuat rasa tidak nyaman di mulut. Dalam kasus tertentu, tonjolan juga bisa mucul. Bila tergores atau tergesek sesuatu, tonjolan bisa berdarah.

Kodisi ini paling sering menyerang bayi atau balita. Pada bayi, oral thrush bisa menular pada ibu ketika menyusui. Pengguna gigi palsu, perokok, dan terlalu banyak pakai obat kumur juga bisa memicu pertumbuhan jamur Candida albicans di mulut.

Lidah peta

Lidah geografis atau lebih dikenal dengan sebutan lidah peta adalah kondisi peradangan yang biasanya muncul pada permukaan lidah. Kondisi ini membuat papila (tonjolan kecil-kecil pada lidah) terlihat seperti kumpulan pulau-pulau pada peta.

Lidah peta bisa muncul pada bagian atas, samping, dan bahkan di bawah permukaan lidah. Kumpulan pulau ini biasanya terlihat tidak beraturan dan terkadang memiliki batas putih di tepian yang memperjelas bentuk alurnya.

Meskipun terlihat agak mengkhawatirkan, sebenarnya lidah geografis bukanlah kondisi yang berbahaya. Kondisi ini tidak terkait dengan infeksi maupun kanker. Namun memang, terkadang orang yang memiliki lidah peta merasa tidak nyaman pada bagian lidahnya, terutama ketika makan makanan tertentu yang bercitarasa kuat, seperti rempah-rempah, garam, dan bahkan permen.

Lidah geografis dapat terjadi selama berhari-hari, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Dalam banyak kasus, masalah ini dapat hilang sendiri tanpa pengobatan dan bisa pula muncul lain di lain waktu. Lidah geografis bisa dialami oleh siapa saja, baik anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia.

Oral hairy leukoplakia

Oral hairy leukoplakia (OHL) merupakan bercak putih pada lidah yang perumukaanya kasar, tampak berombak, dan berbulu. Bercak putih ini bisa muncul pada bagian lidah, dasar mulut, ataupun langit-langit mulut.

Kondisi ini disebabkan oleh infeksi virus Epstein-Barr (EBV). Virus tersebut biasanya dapat menyerang seseorang sejak kecil dan bisa bertahan di tubuh dalam waktu lama tanpa memunculkan gejala apapun.

OHL paling sering terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah karena HIV, leukemia, kemoterapi, atau melakukan prosedur medis transplantasi organ. Namun perlu dipahami bahwa tidak semua orang yang sakit HIV pasti mengalami OHL.

Jika Anda terkena HIV dan terpapar virus Epstein-Barr, barulah Anda berisiko besar terkena oral hairy leukoplakia. Selain itu, orang dengan HIV yang merokok juga berisiko lebih besar untuk terkena kondisi ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 13/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Waktu kecil Anda mungkin sering diingatkan bahwa gerimis bikin sakit. Namun, benarkah lebih aman main hujan-hujanan daripada kena gerimis? Cek di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 31/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 26/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Daftar Obat Alami untuk Sariawan pada Ibu Hamil

Sariawan dapat mengganggu bila dibiarkan, termasuk pada ibu hamil. Berikut beragam obat alami yang aman untuk mengobati sariawan pada ibu hamil.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 04/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
penyebab vagina bau

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit
minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit