Masalah kesehatan di lidah ternyata tak hanya sariawan saja. Pasalnya, ada banyak masalah lain yang bisa Anda alami. Beberapa yang paling umum seperti oral thrush, lidah peta, dan oral hairy leukoplakia (OHL). Sekilas ketiganya tampak sama sehingga sulit untuk dibedakan. Agar tak keliru, berikut beda oral thrush, lidah peta dan OHL yang penting untuk Anda ketahui.

Oral thrush

Oral thrush yang timbul di uvula

Oral thrush terjadi ketika jamur Candida albicans menginfeksi bagian dalam mulut dan lidah. Sebenarnya jamur Candida albicans memang tubuh dan berkembang secara alami di dalam mulut, tapi jumlahnya sedikit. Ketika jamur tersebut tumbuh tidak terkendali, maka infeksi akan muncul di dalam mulut.

Salah satu gejala khas dari kondisi ini adalah munculnya bercak-bercak putih yang terlihat agak tebal di lidah, tonsil, uvula, gusi, dan langit-langit mulut. Area yang terdapat bercak putih biasanya terasa sakit dan membuat rasa tidak nyaman di mulut. Dalam kasus tertentu, tonjolan juga bisa mucul. Bila tergores atau tergesek sesuatu, tonjolan bisa berdarah.

Kodisi ini paling sering menyerang bayi atau balita. Pada bayi, oral thrush bisa menular pada ibu ketika menyusui. Pengguna gigi palsu, perokok, dan terlalu banyak pakai obat kumur juga bisa memicu pertumbuhan jamur Candida albicans di mulut.

Lidah peta

Lidah geografis atau lebih dikenal dengan sebutan lidah peta adalah kondisi peradangan yang biasanya muncul pada permukaan lidah. Kondisi ini membuat papila (tonjolan kecil-kecil pada lidah) terlihat seperti kumpulan pulau-pulau pada peta.

Lidah peta bisa muncul pada bagian atas, samping, dan bahkan di bawah permukaan lidah. Kumpulan pulau ini biasanya terlihat tidak beraturan dan terkadang memiliki batas putih di tepian yang memperjelas bentuk alurnya.

Meskipun terlihat agak mengkhawatirkan, sebenarnya lidah geografis bukanlah kondisi yang berbahaya. Kondisi ini tidak terkait dengan infeksi maupun kanker. Namun memang, terkadang orang yang memiliki lidah peta merasa tidak nyaman pada bagian lidahnya, terutama ketika makan makanan tertentu yang bercitarasa kuat, seperti rempah-rempah, garam, dan bahkan permen.

Lidah geografis dapat terjadi selama berhari-hari, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Dalam banyak kasus, masalah ini dapat hilang sendiri tanpa pengobatan dan bisa pula muncul lain di lain waktu. Lidah geografis bisa dialami oleh siapa saja, baik anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia.

Oral hairy leukoplakia

Oral hairy leukoplakia (OHL) merupakan bercak putih pada lidah yang perumukaanya kasar, tampak berombak, dan berbulu. Bercak putih ini bisa muncul pada bagian lidah, dasar mulut, ataupun langit-langit mulut.

Kondisi ini disebabkan oleh infeksi virus Epstein-Barr (EBV). Virus tersebut biasanya dapat menyerang seseorang sejak kecil dan bisa bertahan di tubuh dalam waktu lama tanpa memunculkan gejala apapun.

OHL paling sering terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah karena HIV, leukemia, kemoterapi, atau melakukan prosedur medis transplantasi organ. Namun perlu dipahami bahwa tidak semua orang yang sakit HIV pasti mengalami OHL.

Jika Anda terkena HIV dan terpapar virus Epstein-Barr, barulah Anda berisiko besar terkena oral hairy leukoplakia. Selain itu, orang dengan HIV yang merokok juga berisiko lebih besar untuk terkena kondisi ini.

Baca Juga:

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca