Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/04/2020
Bagikan sekarang

Katanya, obat kumur juga bisa dijadikan obat sariawan. Meski di pasaran sudah banyak beredar obat sariawan berbentuk kumur maupun oles, banyak orang yang percaya kalau berkumur dengan obat kumur bisa menjadi cara mengobati sariawan pada mulut. Apakah benar seperti itu? Mari simak faktanya di bawah ini.

Apa yang menjadi penyebab sariawan?

Sariawan merupakan sebuah luka dengan bentuk bulat ditambah dengan pinggiran merah pada bagian dalam mulut manusia, dan dapat terjadi pada anak-anak, remaja hingga orang dewasa.

Dikutip dari Medline Plus, sariawan biasanya terjadi pada bagian dalam pipi, bawah lidah, atau sepanjang sisi rongga mulut. Bisa berukuran kecil atau besar, keduanya dapat terasa sakit dan mengganggu aktivitas berbicara serta makan.

Sedangkan penyebab sariawan bisa didasari oleh sistem kekebalan tubuh yang melemah, infeksi bakteri, stres, alergi makanan, kekurangan vitamin B12, dan juga asam folat. Kadang perubahan hormonal seperti menstruasi juga bisa menyebabkan sariawan muncul.

Benarkah obat kumur bisa menjadi obat sariawan?

Sariawan menjadi salah satu kondisi yang dapat terjadi pada setiap orang. Cara mengatasinya pun tergolong bukan hal yang sulit karena biasanya dapat sembuh tanpa melawakukan perawatan apapun.

Dikutip dari Healthline, sariawan dengan ukuran besar atau jumlahnya cukup banyak dapat membuat mulu terasa nyeri atau sakit. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman ketika sariawan adalah dengan berkumur.

Tidak hanya menggunakan air garam untuk berkumur, Anda juga bisa memanfaatkan obat kumur lainnya untuk sariawan.

Ini memang tidak salah. Tapi, tidak semua obat kumur bisa dijadikan sebagai cara mengatasi sariawan. Obat kumur bisa mengobati sariawan ringan pada mulut dan bakteri di tenggorokan Anda namun dengan kondisi tertentu.

Sariawan ringan yang dimaksud contohnya disebabkan oleh goresan makanan yang teksturnya keras ataupun bakteri.

Di dalam obat kumur, terdapat kandungan zat antiseptik yang membunuh bakteri penyebab sariawan, sehingga mempercepat penyembuhan dengan cara yang mirip seperti krim antibiotik untuk mengurangi luka di kulit.

Peneliti di University of Pennsylvania mengatakan, sampai saat ini belum ada obat kumur yang mampu untuk mengatasi masalah sariawan secara ampuh. Namun setidaknya, ada 5 bahan dalam obat kumur yang diklaim bisa mengatasi sariawan tingkat ringan, seperti:

  • Zat antibiotik fungsinya untuk membunuh bakteri di sekitar luka sariawan.
  • Zat antihistamin atau anestesi lokal untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan dalam mulut.
  • Zat antijamur untuk mengurangi pertumbuhan jamur dalam mulut.
  • Zat kortikosteroid  untuk mengobati peradangan sariawan.
  • Zat antasida yang membantu memastikan bahan lainnya cukup melapisi bagian dalam mulut Anda.

Perhatikan ini saat menggunakan obat kumur untuk mengobati sariawan

  • Hindari penggunaan obat kumur yang mempunyai kandungan alkohol tinggi untuk mengatasi sariawan. Hal ini karena kandungannya akan menambah peradangan yang terjadi.
  • Kebanyakan sariawan akan sembuh selama satu minggu. Namun, segera temui dokter jika sariawan Anda tidak sembuh juga setelah 2 minggu, atau bentuk sariawan semakin besar atau meluas. Dokter juga akan mendiagnosis Anda untuk menentukan apa ada masalah medis yang memicu munculnya sariawan.
  • Ketika Anda menggunakan obat kumur, jangan minum langsung dari leher botol obat. Dikhawatirkan bakteri lain akan berpindah dari botol ke dalam tubuh, sehingga dapat memicu timbulnya peradangan baru di dalam mulut atau tenggorokan.
  • Jangan menggunakan obat kumur dengan takaran lebih dari 15 ml. Hindari pemakaian obat kumur pada anak berusia 12 tahun ke bawah.
  • Saat mengalami sariawan, hindari penggunaan pasta gigi yang mengandung deterjen atau sodium lauryl sulfate. Karena zat tersebut bisa yang bisa memperparah luka pada sariawan.

Pilihan selain obat kumur untuk mengatasi sariawan

Seperti yang sudah dijelaskan sedikit di atas, sariawan bisa terasa menyakitkan dan mengganggu. Selain menggunakan obat kumur, Anda bisa mencoba beberapa pengobatan lainnya untuk mengatasinya. Di antaranya adalah:

Hidrogen peroksida

Tidak seperti obat kumur biasa, hidrogen peroksida merupakan jenis antiseptik ringan yang digunakan untuk membantu meredakan iritasi pada mulut Anda salah satunya sariawan.

Obat kumur jenis ini cara kerjanya adalah dengan melepaskan oksigen saat diaplikasikan pada area yang bermasalah. Anda bisa mencampurkannya dengan larutan air atau mengoleskan hidrogen peroksida dengan konsistensi gel pada sariawan.

Magnesium hidroksida

Selain obat kumur, milk of magnesia diklaim dapat Anda manfaatkan pula sebagai pengobatan untuk sariawan. Di dalamnya terdapat kandungan magnesium hidroksida yang merupakan penetral asam.

Apabila digunakan secara oral, kandungannya pun mampu untuk mengubah pH sehingga mencegah terjadinya perkembangan pada luka. Tidak hanya itu saja, obat oral ini diklaim sekaligus mencegah iritasi juga mengurangi rasa sakit.

Cukup dengan mengaplikasikan pada area sariawan dan biarkan selama beberapa detik. Lalu, bilas dan ulangi tiga kali dalam sehari.

Menggunakan kortikosteroid

Bukan menjadi obat kumur yang Anda butuhkan setiap hari, kortikosteroid merupakan obat yang dapat mengatasi masalah peradangan. Apabila telah disetujui oleh dokter, Anda bisa mengonsumsi kortikosteroid jenis prednisone yang diklaim sebagai pengobatan paling efektif untuk sariawan.

Hal ini karena kandungannya mampu untuk mempertahankan kekebalan tubuh, mengurangi pembengkakan, serta rasa sakit.

Namun, sebelum mengonsumsi atau menggunakan obat ini Anda perlu memerhatikan efek samping yang bisa terjadi pada tubuh. Misalnya, terjadi tekanan darah tinggi, perubahan suasana hati, dan lain-lain.

Apabila Anda menggunakan inhalasi, efek sampingnya adalah infeksi jamur serta suara menjadi serak,

Mengonsumsi vitamin tertentu

Apakah asupan nutrisi serta vitamin harian Anda sudah cukup? Tidak hanya obat kumur, perhatikan asupan untuk mengatasi sariawan. Ternyata, kemungkinan Anda mengalami sariawan akan lebih besar apabila kurang mempunyai asupan vitamin B12.

Dalam sebuah penelitian di tahun 2017, para partisipan mengonsumsi 1000 mikrogram vitamin B12 setiap harinya. Hasilnya, mereka sangat jarang mengalami sariawan, luka di dalam mulut, serta sakit Ketika terjadi sariawan.

Selain vitamin tersebut, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen lainnya seperti zinc. Salah satu penyebab timbulnya sariawan adalah kekebalan tubuh yang menurun atau rendah. Maka dari itu Anda membutuhkan asupan zinc karena mempunyai kandungan mineral di dalamnya.

Apabila dikonsumsi secara teratur, zinc diklaim apat membantu sistem kekebalan tubuh sekaligus melawan bakteri penyebab sariawan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Antiseptik mampu memusnahkan atau menghambat perkembangan bakteri pada jaringan hidup. Yuk, baca 5 fungsi antiseptik cair untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
buah untuk berbuka puasa

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020