Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/04/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Katanya, obat kumur juga bisa dijadikan obat sariawan. Meski di pasaran sudah banyak beredar obat sariawan berbentuk kumur maupun oles, banyak orang yang percaya kalau berkumur dengan obat kumur bisa menjadi cara mengobati sariawan pada mulut. Apakah benar seperti itu? Mari simak faktanya di bawah ini.

Apa yang menjadi penyebab sariawan?

Sariawan merupakan sebuah luka dengan bentuk bulat ditambah dengan pinggiran merah pada bagian dalam mulut manusia, dan dapat terjadi pada anak-anak, remaja hingga orang dewasa.

Dikutip dari Medline Plus, sariawan biasanya terjadi pada bagian dalam pipi, bawah lidah, atau sepanjang sisi rongga mulut. Bisa berukuran kecil atau besar, keduanya dapat terasa sakit dan mengganggu aktivitas berbicara serta makan.

Sedangkan penyebab sariawan bisa didasari oleh sistem kekebalan tubuh yang melemah, infeksi bakteri, stres, alergi makanan, kekurangan vitamin B12, dan juga asam folat. Kadang perubahan hormonal seperti menstruasi juga bisa menyebabkan sariawan muncul.

Benarkah obat kumur bisa menjadi obat sariawan?

Sariawan menjadi salah satu kondisi yang dapat terjadi pada setiap orang. Cara mengatasinya pun tergolong bukan hal yang sulit karena biasanya dapat sembuh tanpa melawakukan perawatan apapun.

Dikutip dari Healthline, sariawan dengan ukuran besar atau jumlahnya cukup banyak dapat membuat mulu terasa nyeri atau sakit. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman ketika sariawan adalah dengan berkumur.

Tidak hanya menggunakan air garam untuk berkumur, Anda juga bisa memanfaatkan obat kumur lainnya untuk sariawan.

Ini memang tidak salah. Tapi, tidak semua obat kumur bisa dijadikan sebagai cara mengatasi sariawan. Obat kumur bisa mengobati sariawan ringan pada mulut dan bakteri di tenggorokan Anda namun dengan kondisi tertentu.

Sariawan ringan yang dimaksud contohnya disebabkan oleh goresan makanan yang teksturnya keras ataupun bakteri.

Di dalam obat kumur, terdapat kandungan zat antiseptik yang membunuh bakteri penyebab sariawan, sehingga mempercepat penyembuhan dengan cara yang mirip seperti krim antibiotik untuk mengurangi luka di kulit.

Peneliti di University of Pennsylvania mengatakan, sampai saat ini belum ada obat kumur yang mampu untuk mengatasi masalah sariawan secara ampuh. Namun setidaknya, ada 5 bahan dalam obat kumur yang diklaim bisa mengatasi sariawan tingkat ringan, seperti:

  • Zat antibiotik fungsinya untuk membunuh bakteri di sekitar luka sariawan.
  • Zat antihistamin atau anestesi lokal untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan dalam mulut.
  • Zat antijamur untuk mengurangi pertumbuhan jamur dalam mulut.
  • Zat kortikosteroid  untuk mengobati peradangan sariawan.
  • Zat antasida yang membantu memastikan bahan lainnya cukup melapisi bagian dalam mulut Anda.

Perhatikan ini saat menggunakan obat kumur untuk mengobati sariawan

  • Hindari penggunaan obat kumur yang mempunyai kandungan alkohol tinggi untuk mengatasi sariawan. Hal ini karena kandungannya akan menambah peradangan yang terjadi.
  • Kebanyakan sariawan akan sembuh selama satu minggu. Namun, segera temui dokter jika sariawan Anda tidak sembuh juga setelah 2 minggu, atau bentuk sariawan semakin besar atau meluas. Dokter juga akan mendiagnosis Anda untuk menentukan apa ada masalah medis yang memicu munculnya sariawan.
  • Ketika Anda menggunakan obat kumur, jangan minum langsung dari leher botol obat. Dikhawatirkan bakteri lain akan berpindah dari botol ke dalam tubuh, sehingga dapat memicu timbulnya peradangan baru di dalam mulut atau tenggorokan.
  • Jangan menggunakan obat kumur dengan takaran lebih dari 15 ml. Hindari pemakaian obat kumur pada anak berusia 12 tahun ke bawah.
  • Saat mengalami sariawan, hindari penggunaan pasta gigi yang mengandung deterjen atau sodium lauryl sulfate. Karena zat tersebut bisa yang bisa memperparah luka pada sariawan.

Pilihan selain obat kumur untuk mengatasi sariawan

Seperti yang sudah dijelaskan sedikit di atas, sariawan bisa terasa menyakitkan dan mengganggu. Selain menggunakan obat kumur, Anda bisa mencoba beberapa pengobatan lainnya untuk mengatasinya. Di antaranya adalah:

Hidrogen peroksida

Tidak seperti obat kumur biasa, hidrogen peroksida merupakan jenis antiseptik ringan yang digunakan untuk membantu meredakan iritasi pada mulut Anda salah satunya sariawan.

Obat kumur jenis ini cara kerjanya adalah dengan melepaskan oksigen saat diaplikasikan pada area yang bermasalah. Anda bisa mencampurkannya dengan larutan air atau mengoleskan hidrogen peroksida dengan konsistensi gel pada sariawan.

Magnesium hidroksida

Selain obat kumur, milk of magnesia diklaim dapat Anda manfaatkan pula sebagai pengobatan untuk sariawan. Di dalamnya terdapat kandungan magnesium hidroksida yang merupakan penetral asam.

Apabila digunakan secara oral, kandungannya pun mampu untuk mengubah pH sehingga mencegah terjadinya perkembangan pada luka. Tidak hanya itu saja, obat oral ini diklaim sekaligus mencegah iritasi juga mengurangi rasa sakit.

Cukup dengan mengaplikasikan pada area sariawan dan biarkan selama beberapa detik. Lalu, bilas dan ulangi tiga kali dalam sehari.

Menggunakan kortikosteroid

Bukan menjadi obat kumur yang Anda butuhkan setiap hari, kortikosteroid merupakan obat yang dapat mengatasi masalah peradangan. Apabila telah disetujui oleh dokter, Anda bisa mengonsumsi kortikosteroid jenis prednisone yang diklaim sebagai pengobatan paling efektif untuk sariawan.

Hal ini karena kandungannya mampu untuk mempertahankan kekebalan tubuh, mengurangi pembengkakan, serta rasa sakit.

Namun, sebelum mengonsumsi atau menggunakan obat ini Anda perlu memerhatikan efek samping yang bisa terjadi pada tubuh. Misalnya, terjadi tekanan darah tinggi, perubahan suasana hati, dan lain-lain.

Apabila Anda menggunakan inhalasi, efek sampingnya adalah infeksi jamur serta suara menjadi serak,

Mengonsumsi vitamin tertentu

Apakah asupan nutrisi serta vitamin harian Anda sudah cukup? Tidak hanya obat kumur, perhatikan asupan untuk mengatasi sariawan. Ternyata, kemungkinan Anda mengalami sariawan akan lebih besar apabila kurang mempunyai asupan vitamin B12.

Dalam sebuah penelitian di tahun 2017, para partisipan mengonsumsi 1000 mikrogram vitamin B12 setiap harinya. Hasilnya, mereka sangat jarang mengalami sariawan, luka di dalam mulut, serta sakit Ketika terjadi sariawan.

Selain vitamin tersebut, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen lainnya seperti zinc. Salah satu penyebab timbulnya sariawan adalah kekebalan tubuh yang menurun atau rendah. Maka dari itu Anda membutuhkan asupan zinc karena mempunyai kandungan mineral di dalamnya.

Apabila dikonsumsi secara teratur, zinc diklaim apat membantu sistem kekebalan tubuh sekaligus melawan bakteri penyebab sariawan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi

Berikut beberapa alasan mengapa penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut mengingat pandemi COVID-19 masih berlangsung, serta tips untuk melakukannya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
asam penyebab gigi berlubang di mulut

Tips Mencegah Penumpukan Asam Penyebab Gigi Berlubang di Mulut selama Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 5 menit