Kapan Jangka Waktu yang Tepat untuk Melakukan Scaling Gigi?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro

Seiring waktu, sisa makanan dan liur akan menumpuk pada gigi dan membentuk plak. Bakteri pada plak lambat laun bisa menyebabkan pembusukan gigi serta penyakit gusi. Scaling adalah prosedur yang bertujuan untuk membersihkan plak tersebut. Agar lebih efektif, scaling gigi sebaiknya dilakukan secara teratur dalam jangka waktu tertentu.

Mengapa scaling gigi begitu penting?

membersihkan karang gigi, menghilangkan karang gigi, obat karang gigi, cara memutihkan gigi

Plak gigi masih dapat terbentuk sekalipun Anda rajin menyikat gigi dan membersihkan celahnya dengan benang gigi. Plak yang menumpuk lama-kelamaan akan mengeras, lalu membentuk tartar alias karang gigi.

Jika tidak rutin dibersihkan, tartar yang menumpuk dapat membentuk celah antara gusi dan gigi. Bakteri lalu memasuki celah ini dan menyebabkan berbagai masalah, seperti penyakit gusi, gigi goyang, gigi copot, atau bahkan kerusakan jaringan tulang rahang.

Menyikat gigi tidak akan menghilangkan tartar. Endapan ini hanya bisa dibersihkan dengan alat khusus yang digunakan saat scaling. Scaling memecah tartar sehingga gigi kembali bersih dan celah gigi pun tertutup, paling tidak untuk jangka waktu tertentu.

Menurut sebuah penelitian dalam The Journal of The American Dental Association, scaling bisa memperkecil celah antara gigi dan gusi sebanyak 0,5 milimeter. Dengan cara ini, Anda turut mengurangi risiko penyakit gusi serta berbagai komplikasinya.

Scaling juga memiliki keunggulan lain bagi kesehatan. Melalui prosedur ini, dokter gigi dapat mendeteksi masalah kesehatan yang Anda alami sehingga bisa ditangani sejak dini. Dokter juga bisa memberikan perawatan tambahan untuk gigi apabila diperlukan.

Jangka waktu yang tepat untuk scaling gigi

cara menghilangkan karang gigi

Dokter gigi biasanya menyarankan scaling apabila Anda menunjukkan gejala penyakit gusi. Pada beberapa orang, scaling mungkin diperlukan jika gusi tampak mengalami peradangan, membengkak, berdarah, atau terjadi perubahan tertentu pada gigi.

Walau demikian, tak ada salahnya melakukan scaling gigi dengan lebih rutin. Seberapa sering Anda perlu melakukannya tergantung dari sejumlah faktor, yakni:

  • Kebersihan mulut dan gigi
  • Riwayat penyakit mulut dan gigi dalam keluarga
  • Usia
  • Kebiasaan merokok
  • Pola makan
  • Perubahan hormon
  • Kondisi medis lainnya

Guna menjaga kebersihan dan kesehatan gigi, jangka waktu yang ideal untuk scaling adalah dua kali dalam setahun. Anda dapat menjalani prosedur ini pada pemeriksaan gigi rutin setiap enam bulan sekali.

Jika kebersihan gigi Anda tergolong baik, Anda mungkin hanya perlu melakukan scaling setiap satu tahun sekali. Namun, lagi-lagi semua ini tergantung pada berbagai faktor yang telah disebutkan sebelumnya.

Dokter gigi akan menilai kondisi mulut dan gigi Anda, lalu menentukan seberapa sering Anda perlu melakukan scaling. Rentang waktunya bisa saja berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi mulut dan gigi. Inilah mengapa pemeriksaan gigi rutin amat penting.

Hal yang harus dilakukan setelah scaling

mencegah gigi berlubang

Scaling tidak hanya dilakukan dalam satu kali kunjungan ke dokter gigi. Setelah jangka waktu tertentu, dokter biasanya akan meminta Anda datang kembali untuk memeriksa hasil scaling gigi dan kemungkinan efek samping.

Selagi menunggu jadwal pemeriksaan selanjutnya, Anda dapat membersihkan gigi dan mulut seperti biasanya. Sikatlah gigi Anda sedikitnya 2 kali sehari, gunakan benang gigi untuk membersihkan celah-celahnya, dan berkumurlah dengan larutan kumur.

Anda juga perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang serta membatasi makanan manis yang berpotensi menyebabkan gigi berlubang. Semua ini tidak hanya membuat gigi Anda bersih dari tartar, tapi juga senantiasa kuat dan sehat.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Maret 13, 2020 | Terakhir Diedit: Maret 12, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca