Amankah Melakukan Prosedur Cabut Dua Gigi Geraham Sekaligus?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gigi geraham merupakan gigi yang terletak di bagian belakang dan memiliki ukuran paling besar di antara gigi lainnya. Sama seperti gigi lain yang terdapat dalam mulut, gigi geraham mungkin mengalami gangguan dan mungkin Anda perlu melakukan prosedur cabut gigi. Tentu prosedur ini sebaiknya dilakukan oleh dokter gigi. Namun, jika masalah tak hanya terdapat pada satu gigi, apakah aman untuk mencabut gigi geraham lebih dari satu?

Keamanan cabut lebih dari satu gigi geraham

makanan setelah cabut gigi

Terdapat banyak alasan mengapa seseorang perlu melakukan prosedur cabut gigi. Di antaranya:

  • Infeksi atau berisiko mengalaminya
  • Kerusakan gigi yang parah
  • Bagian dari upaya merapikan gigi

Sebagian remaja dan orang dewasa juga mencabut gigi geraham yang terakhir tumbuh, yaitu gigi bungsu. Hal ini umum dilakukan salah satunya karena pertumbuhan gigi yang tidak normal sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri berulang di kemudian hari.

Apabila Anda bertanya apakah aman untuk mencabut dua gigi geraham sekaigus (misalnya saat mencabut gigi bungsu), hal ini bergantung pada tingkat toleransi Anda terhadap rasa sakit dan kekuatan akar gigi yang akan dicabut.

Saat Anda akan memasang kawat gigi oleh dokter pun mungkin akan memerlukan untuk mencabut satu atau dua gigi agar terdapat ruang ketika gigi berpindah menjadi lebih teratur. Oleh karena itu, secara teknis pencabutan lebih dari satu gigi aman asalkan dilakukan oleh dokter gigi.

Jenis prosedur cabut gigi yang perlu Anda tahu

persiapan cabut gigi

Ketika melakukan prosedur cabut gigi, dokter akan mempertimbangkan dua jenis tindakan yang akan dilakukan. Cabut gigi dapat dilakukan secara sederhana atau melalui bedah atau operasi, bergantung pada kondisi gigi Anda.

Cabut gigi sederhana

Anda akan mendapat anestesi lokal yang membuat area sekitar gigi yang akan dicabut menjadi kebas. Ketika prosedur dimulai, Anda tidak akan merasa sakit tapi hanya tekanan saja. Dokter kemudian akan menggunakan sebuah alat yang membuat gigi tanggal terlebih dahulu, setelah itu barulah gigi dicabut.

Cabut gigi dengan bedah

Prosedur mencabut gigi yang memerlukan bedah lebih kompleks dan Anda kemungkinan akan mendapat anestesi lokal serta anestesi intravena (melalui infus). Hal ini dilakukan agar Anda lebih tenang dan rileks.

Anestesi umum juga mungkin diberikan apabila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu. Anastesi umum akan membuat Anda tidak sadar selama melalui prosedur pencabutan gigi.

Bedah dilakukan pada gusi Anda dengan irisan kecil. Dokter mungkin perlu mencabut tulang di sekitar gigi atau memotong gigi sebelum bisa dicabut.

Apakah terdapat risiko dari cabut gigi geraham sekaligus?

sariawan setelah cabut gigi

Risiko dari mencabut gigi akan selalu ada entah itu gigi geraham atau jenis gigi lain. Namun, jika cabut gigi direkomendasikan oleh dokter, manfaat yang didapat seharusnya lebih besar dibandingkan risiko yang terjadi sehingga Anda tidak perlu khawatir.

Pada umumnya, setelah cabut gigi, gumpalan darah akan terbentuk secara alami pada lubang atau soket tempat sebelumnnya gigi berada. Namun, gumpalan darah juga mungkin lepas sehingga menyebabkan tulang pada lubang terekspos.

Hal ini biasa disebut dry socket atau soket kering dan dokter akan melindunginya dengan obat penenang yang dibalut selama beberapa hari. Setelah beberapa hari, gumpalan baru akan terbentuk.

Secara teknis, mencabut hingga dua gigi dapat dilakukan. Biasanya hal ini dilakukan dengan alasan tertentu dan jika memang diperlukan. Asalkan dilakukan oleh tenaga ahli, mencabut gigi merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Gigi Gingsul, Lebih Baik Dibiarkan atau Dicabut?

Gigi gingsul dianggap sebagai sesuatu yang unik dan menggemaskan bagi sebagian orang. Namun, gigi gingsul sebaiknya dibiarkan atau dicabut?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 10/05/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Cara Ampuh Mengatasi Sakit Gigi Saat Sedang Puasa

Puasa saat sakit gigi? Jangan khawatir! pasalnya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit gigi saat puasa tanpa harus menelan obat!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 05/05/2020 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Itu Perawatan Pulpotomi untuk Gigi?

Menjaga kesehatan gigi itu penting dan jika perlu, mungkin Anda disarankan untuk melakukan pulpotomi. Lebih jelasnya, berikut penjelasan mengenai pulpotomi.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 13/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
baking soda untuk gigi

Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
cara menjaga kesehatan gigi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit
memperbaiki enamel gigi

Adakah Cara untuk Memperbaiki Lapisan Enamel Gigi yang Rusak?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
mencegah gigi ngilu

3 Langkah Mencegah Ngilu Akibat Gigi Sensitif Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020 . Waktu baca 4 menit