Sering Membiarkan Anak Tertidur Saat Menyusu? Awas Risiko Karies Botol!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/03/2020 . 2 menit baca
Bagikan sekarang

Gigi berlubang atau karies adalah masalah gigi yang paling sering dikeluhkan segala usia. Kelompok usia anak-anak yang biasanya paling rentan mengalami karies gigi. Dari beragam jenis karies yang kerap muncul pada anak-anak, karies botol termasuk salah satunya.

Apa itu karies botol?

Nursing bottle caries atau karies botol adalah masalah gigi berlubang yang terjadi ketika sisa minuman masih melekat di gigi anak dalam waktu yang lama. Penumpukan sisa minuman yang mengandung banyak gula ini, akan memicu tumbuhnya bakteri. Lambat laun, bakteri akan menggerogoti plak sisa makanan atau minuman pada gigi.

Bakteri juga memproduksi asam yang dapat mengikis lapisan terluar gigi (enamel gigi), hingga menyebabkan munculnya lubang kecil pada gigi yang lama-lama semakin membesar.

Penyebab karies jenis ini umumnya karena kebiasaan anak yang tertidur saat menyusu. Entah menggunakan botol, sippy cup, maupun ASI. Kebanyakan kasus karies botol terjadi pada gigi depan bagian atas karena deretan gigi tersebut yang paling mudah terkena cairan selama anak menyusui.

Sementara gigi bagian bawah cenderung lebih terlindungi karena sering dibasahi oleh air liur anak serta dihalangi oleh lidah.

Sumber: Dental Hub

Bagaimana tanda ketika anak mengalami karies botol?

Gigi berlubang yang muncul karena pembusukan sisa minuman ini bisa terjadi pada salah satu maupun beberapa gigi sekaligus. Tergantung seberapa banyak jumlah penumpukan sisa minuman pada gigi.

Gejala khas yang muncul biasanya berupa bintik kecoklatan pada gigi yang lama-lama semakin meluas. Jika lubang pada gigi sudah tergolong parah, anak bisa mengalami rasa sakit bahkan gigi membengkak.

Bisakah kondisi ini dicegah?

Jangan khawatir, sebelum botol karies menyerang si kecil sebaiknya cegah terlebih dahulu dengan cara berikut ini:

  • Jangan membiarkan anak tertidur sambil minum susu, jus, maupun minuman manis mengandung gula lainnya melalui botol.
  • Segera bersihkan mulut, gusi, dan gigi anak menggunakan lap bersih sesaat setelah makan dan minum.
  • Apabila gigi anak sudah tumbuh, ajarkan anak untuk rajin menyikat gigi dengan cara yang benar
  • Mulai ajarkan anak minum susu pakai gelas kecil, sebelum usianya dua tahun
  • Pastikan anak rutin periksa gigi, bahkan sejak usia satu tahun

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Memilih Pasta Gigi Anak Terbaik untuk Kesehatan Rongga Mulutnya

Ada banyak produk pasta gigi untuk anak yang dijual di pasaran. Lalu bagaimana caranya memilih produk yang paling baik? Yuk, ketahui caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Parenting, Tips Parenting 08/11/2019 . 3 menit baca

4 Kiat Memilih Sikat Gigi yang Tepat untuk Balita

Menjaga kebersihan gigi dan mulut tentu sudah harus dilatih sejak dini. Langkah awalnya, Anda harus memilih sikat gigi anak yang tepat. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 02/11/2019 . 3 menit baca

Gabung Mama Sigi dan Pepo Dalam Misi Memberantas Masalah Gigi

Kesehatan gigi dan mulut akan menunjang tumbuh kembang anak secara umum. Ini beberapa kebiasaan yang harus ortu tanamkan agar gigi anak tetap sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 29/10/2019 . 5 menit baca

Kesalahan Umum yang Dilakukan Ortu Saat Mengajari Anak Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Mengajari anak menyikat gigi tidak boleh setengah-setengah. Jika anak terbiasa dengan cara-cara ini, giginya akan lebih sering bermasalah saat besar nanti!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Parenting, Tips Parenting 28/10/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

memperbaiki enamel gigi

Adakah Cara untuk Memperbaiki Lapisan Enamel Gigi yang Rusak?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 4 menit baca
hypodontia adalah

Mengenal Hypodontia, Kelainan Genetik Saat Sejumlah Gigi Tak Tumbuh

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30/12/2019 . 4 menit baca
nutrisi untuk pertumbuhan gigi anak

Makanan Apa yang Bisa Membantu Pertumbuhan Gigi Anak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 28/12/2019 . 3 menit baca
efek samping crown gigi

Sebelum Memasang Crown Gigi, Kenali Dulu Ragam Efek Sampingnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 02/12/2019 . 4 menit baca