Tak Cuma Bikin Rileks, Minyak Esensial Ini Bantu Redakan Gejala Endometriosis

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Berdasarkan sebuah studi yang terhimpun dalam Journal of Clinical Medicine, minyak esensial diketahui memiliki efek aromaterapi yang cukup ampuh untuk meredakan nyeri akibat endometriosis. Meski demikian, ada banyak jenis minyak esensial dan setiap di antaranya memiliki pengaruh yang beragam.

Anda mungkin perlu mencoba beberapa jenis minyak esensial sebelum menemukan jenis minyak yang paling ampuh mengatasi keluhan nyeri. Lantas, apa saja jenis minyak esensial tersebut?

Jenis minyak esensial untuk meredakan gejala endometriosis

manfaat minyak lavender

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengetahui keampuhan minyak esensial dalam mengatasi gejala endometriosis. Di antara banyaknya jenis minyak esensial, berikut adalah beberapa yang paling menjanjikan:

1. Minyak lavender

Minyak lavender telah sejak lama dikenal sebagai bahan alami untuk meredakan berbagai jenis nyeri. Guna mengatasi nyeri akibat menstruasi atau endometriosis, minyak ini biasanya dioleskan pada area perut dan digunakan sebagai minyak pijat.

Pijatan dapat merangsang produksi hormon endorfin yang membantu meredakan nyeri pada tubuh Anda. Pada saat yang sama, minyak lavender akan merangsang produksi hormon adrenokortikotropik yang melancarkan aliran darah menstruasi.

2. Kombinasi minyak lavender, cengkeh, kayu manis, dan mawar

minyak esensial untuk tenggorokan sakit

Sebuah penelitian menemukan bahwa campuran minyak esensial dari cengkeh, kayu manis, lavender, dan mawar ampuh untuk meredakan gejala endometriosis. Campuran minyak ini juga dapat membantu mengatasi menstruasi berlebihan.

Untuk membuatnya lebih efektif, para peneliti juga menggunakan minyak esensial dari almond. Kombinasi seluruh bahan tersebut membantu mengurangi rasa cemas dan memberikan efek rileks sehingga tubuh lebih mampu mengatasi rasa sakit.

3. Kombinasi minyak lavender, daun sage, dan marjoram

Minyak daun sage dan marjoram mungkin tak sepopuler jenis minyak esensial lainnya. Padahal, campuran keduanya ditambah minyak lavender diyakini dapat meredakan keluhan nyeri akibat menstruasi dan mengurangi durasinya.

Sebuah penelitian dilakukan di Taiwan untuk menguji hal ini. Peserta penelitian diminta menggunakan krim yang terbuat dari campuran minyak lavender, daun sage, dan marjoram. Hasilnya, tingkat dan durasi nyeri menurun pada siklus menstruasi berikutnya.

4. Kombinasi minyak lavender, mawar, dan clary sage

Belum banyak penelitian yang membuktikan keampuhan kombinasi minyak esensial dari lavender, mawar, dan clary sage untuk mengatasi gejala endometriosis. Namun, sebuah studi pada tahun 2006 memberikan hasil yang menjanjikan.

Setelah menggunakan campuran minyak tersebut, tes dilakukan guna mengukur tingkat nyeri yang dialami peserta penelitian. Tingkat nyeri ternyata menurun dengan signifikan. Mereka juga tidak lagi merasakan kram yang parah, seperti sebelum menggunakan minyak.

Tips menggunakan minyak esensial untuk atasi nyeri

mengobati infeksi saluran kencing

Minyak esensial sebaiknya tidak dioleskan secara langsung pada kulit karena berisiko memicu reaksi alergi. Anda perlu mempersiapkan minyak pelarut berupa minyak zaitun, minyak kelapa, atau minyak almond.

Campurkan 30 ml minyak pelarut dengan 15 tetes minyak esensial. Setelah itu, oleskan pada dada, leher, atau perut bawah. 

Minyak esensial merupakan bahan alami yang berpotensi untuk mengatasi gejala endometriosis. Namun, beberapa jenis minyak esensial juga dapat berinteraksi dengan obat. Pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Selain itu, beberapa orang juga dapat mengalami efek samping seperti pusing atau muncul ruam pada kulit. Apabila kondisi ini terjadi pada Anda, hentikan pemakaian. Anda mungkin perlu mencari cara lain yang lebih sesuai untuk mengatasi gejala endometriosis.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca