Remaja SMP dan SMA Ternyata Butuh Waktu Tidur Lebih Banyak, Lho!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25/11/2018 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Sama seperti makanan, tidur itu penting bagi kesehatan. Bahkan, tidur adalah makanan untuk otak. Pasalnya saat tidur, banyak aktivitas yang dilakukan otak. Maka itu, melewatkan waktu tidur alias begadang bisa berbahaya. Jika anak-anak dan remaja yang begadang, bukan tidak mungkin prestasi di sekolahnya menurun.

Lalu, seberapa lama sih idealnya waktu tidur untuk remaja? Apakah sama seperti waktu tidur orang dewasa?

Berapa banyak waktu tidur yang dibutuhkan remaja?

Setiap anak membutuhkan waktu tidur yang berbeda-beda berdasarkan usianya. Remaja di bangku SMP (usia 13-15 tahun) dan SMA (usia 16-18 tahun) pun perlu waktu tidur yang berbeda

Waktu tidur yang cukup untuk remaja SMP sekitar 9-11 jam per hari. Berarti tidak boleh kurang dari tujuh jam dan lebih dari dua belas jam per hari.

Sementara remaja SMA memerlukan waktu tidur yang cukup sekitar 8-10 jam per hari. Artinya tidak boleh kurang dari tujuh jam dan lebih dari sebelas jam dalam satu hari.

Anak remaja yang tidak cukup tidur memiliki risiko obesitas, diabetes, cedera, kesehatan jiwa yang buruk, dan masalah dengan konsentrasi dan perilaku yang lebih tinggi.

Kenapa remaja membutuhkan waktu tidur lebih lama?

Jika dibandingkan dengan orang dewasa, anak remaja memang membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak. Umumnya orang dewasa membutuhkan tidur 6-9 jam per hari. Sementara anak remaja membutuhkan 9-11 jam per hari.

Anak remaja membutuhkan waktu tidur yang lebih lama untuk memenuhi kebutuhan energi yang diperlukan untuk melakukan aktivitasnya di waktu terjaga.

Umumnya, anak remaja punya jadwal tidur yang tidak teratur setiap hari. Anak remaja cenderung tidur larut malam di akhir pekan sebagai cara untuk memulihkan diri dari hutang tidur di hari-hari sebelumnya.

Namun, tidur larut malam hanya akan membuat jam biologis mereka semakin kacau, sehingga kian sulit untuk bisa tertidur pada jam tidur yang normal selama seminggu. Jadi, bisa dibilang mereka berada dalam lingkaran pola tidur yang buruk. Selama hari sekolah, mereka harus terjaga setiap siang dan akhirnya menumpuk di akhir minggu.

Hal ini membuat remaja kelelahan di akhir pekan dan tidur sepanjang waktu. Jika sudah masuk awal minggu lagi alias hari Senin, remaja akan mengulang siklusnya tersebut.

Tidur cukup penting untuk remaja

Tidur sangat penting untuk kesehatan dan fungsi organ tubuh sehari-hari. Itu sama pentingnya dengan diet sehat dan aktivitas fisik. Pada semua tahap kehidupan, otak tetap aktif selama tidur, memproses ingatan dan emosi, menyegarkan sel-sel dan membersihkan sisa-sisa bahan limbah yang dapat memperlambat atau merusak fungsi otak.

Pada masa remaja, otak masih berkembang, dan tidur cukup sangat penting untuk perkembangan otak. Bagian korteks prefrontal pada otak adalah salah satu area terakhir otak yang mengalami perkembangan dan kematangan selama masa remaja. Bagian otak ini berperan dalam berpikir kompleks dan mengambil keputusan, serta pengaturan emosi. Bagian otak ini sangat sensitif terhadap efek kurang tidur.

Remaja yang memiliki waktu tidur yang pendek memiliki risiko untuk mengalami masalah intelektual, sosial, emosional, dan perilaku. Tidur yang tidak cukup pada remaja bisa berdampak pada:

Masalah kognitif

  • Masalah dengan ingatan
  • Fokus dan perhatian yang berkurang
  • Kesulitan belajar
  • Sulit mengambil keputusan
  • Sulit memecahkan masalah

Masalah perilaku dan sosial

  • Kecenderungan yang lebih besar untuk terlibat dalam perilaku berisiko, termasuk merokok dan penggunaan narkoba
  • Hiperaktif
  • Agresif
  • Menarik diri dari lingkungan
  • Sulit bergaul dengan orang lain

Masalah emosional

  • Iritabilitas dan gangguan suasana hati
  • Sering berpikir negatif
  • Sulit mengendalikan emosi
  • Meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan berpikir untuk bunuh diri
  • Masalah akademik

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mungkinkah Manusia Bertahan Hidup Tanpa Tidur? Ini Faktanya

Tentu ada efek buruk dibalik terlalu banyak dan terlalu sedikit tidur. Apalagi kalau beraktivitas normal tapi tanpa tidur sama sekali.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 27/12/2018 . 3 menit baca

Gampang Tidur di Segala Situasi, Ada yang Salah Tidak, Sih, Dengan Jam Tidur Saya?

Padahal baru beberapa detik menyentuh kasur. Akan tetapi, kok, sudah langsung tertidur begitu saja? Coba cek kembali, sudah benarkah jam tidur Anda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13/11/2018 . 4 menit baca

6 Cara Ampuh Agar Ereksi Kuat dan Tahan Lama

Ereksi kuat dan tahan lama sering dijadikan simbol kejantanan dan kepuasan seksual. Berikut berbagai tips untuk mempertahankan ereksi yang bisa Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16/07/2018 . 5 menit baca

5 Trik Jitu Mengusir Stres untuk Anak Kuliah

Tumpukan tugas dan rapat organisasi yang tidak ada hentinya lama-lama bisa bikin stres. Cari tahu cara mengatasi stres selama masa kuliah di artikel ini!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Psikologi 09/07/2018 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

Waktu istirahat untuk anak

Tak Melulu Bermain, Waktu Istirahat Juga Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020 . 4 menit baca
tidur larut malam

Waspada Tidur Larut Malam saat Liburan, Ini Risikonya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 01/01/2020 . 4 menit baca
Bayar utang tidur

4 Kiat Cerdas Membayar Utang Tidur Selama Liburan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26/12/2019 . 4 menit baca
capek saat bangun tidur

Sudah Tidur Cukup, Tapi Bangun Pagi Malah Kecapekan. Kenapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 03/01/2019 . 3 menit baca