Benarkah Sauna Bisa Membakar Lemak dan Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30/01/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Beberapa orang melakukan sauna untuk beberapa tujuan tertentu, salah satunya adalah untuk membakar lemak di tubuh. Tidak sampai situ saja, sauna juga dapat menghadirkan efek relaksaksi yang menyenangkan dan melepas penat. Lalu, apa benar sauna membakar lemak di tubuh dan bisa bikin kurus? Simak fakta-faktanya di bawah ini, ya.

Apa benar sauna membakar lemak di tubuh?

Pertama, perlu diketahui bahwa sauna merupakan sebuah ruangan yang dinding dan lantainya terbuat dari kayu. Di dalamnya juga disediakan tempat duduk dan pemanas ruangan. Panasnya suhu dalam ruangan biasanya diatur hingga 85 derajat celcius untuk menimbulkan efek panas dan berkeringat. Sauna ini biasanya terdapat di gym atau di tempat-tempat perawatan kecantikan.

Menurut Harvard Medical School, sauna umumnya aman untuk kebanyakan orang, tapi tidak banyak manfaat yang didapat bagi kesehatan selain adanya efek rileks dan nyaman untuk tubuh.

Banyak orang yang menyangka bahwa sauna membakar lemak. Mereka mengira bahwa keringat yang keluar saat sauna itu adalah lemak. Ada yang harus diluruskan, bahwa uap panas sauna akan menguras keringat dan cairan dari dalam tubuh Anda, bukan lemak.  

Nah, ditambah lagi jika Anda merasa atau melihat berat badan berkurang setelah melakukan sauna. Orang-orang mengira bahwa itu adalah lemak yang hilang, padahal hanya cairan dalam tubuh yang keluar lewat keringat. Dengan kata lain, yang hilang adalah berat air tubuh Anda. 

Sementara itu, jika Anda makan atau minum sesuatu lagi setelah sauna, berat badan akan langsung kembali lagi seperti sedia kala. Jadi, mitos sauna membakar lemak tidak benar.

Lalu bagaimana dengan pembakaran kalori saat sauna?

Dilansir dari situs kesehatan Healthline, suhu ruang yang panas memang bisa meningkatkan detak jantung Anda. Efek ini mirip dengan peningkatan detak jantung saat Anda berolahraga. Akan tetapi, efeknya sangatlah minim. Bahkan, kalori yang terbakar karena detak jantung meningkat ini bedanya hanya sedikit sekali dengan kalori yang dibakar oleh tubuh ketika Anda sedang duduk santai.

Maka, meskipun sauna bisa membakar kalori, jumlahnya sangat sedikit. Karena itulah sauna tidak bisa menjadi cara untuk menurunkan berat badan.

Lalu, jika Anda ingin menurunkan berat badan yang sehat tanpa efek samping, Anda bisa melakukan pengurangan kalori dalam makanan dan olahraga yang teratur. Boleh juga menggunan sauna, tapi sekadar untuk relaksaksi, ya.

Cairan yang hilang setelah sauna harus segera diganti

Anda bisa kehilangan sekitar satu liter cairan melalui keringat saat menggunakan sauna selama beberapa menit. Karena itu, Anda perlu mengganti cairan ini sehingga tubuh tidak menimbulkan efek samping tertentu, seperti kehilangan cairan hingga dehidrasi.

Banyak minum air putih segera setelah Anda keluar dari ruangan sauna. Selain itu, jika di dalam ruang Anda sudah mulai merasakan gejala-gejala dehidrasi seperti kulit, lidah, dan mulut kering; sempoyongan; hingga jantung berdegup kencang, segera keluar dari sauna, cari tempat yang sejuk, dan segera minum air.

Jangan berada di dalam ruang sauna terlalu lama

Kebanyakan orang berlama-lama di sauna dengan harapan lemak akan terbakar, atau untuk menikmati sensasi rileksnya. Namun, hal ini sangat tidak dianjurkan. Berkeringat berlebihan dapat menyebabkan hilangnya cairan elektrolit dari dalam tubuh pada takaran yang berbahaya. Ini bisa menyebabkan dehidrasi, kerusakan ginjal, atau bahkan kematian.

Paparan panas yang ekstrem juga bisa menyebabkan keadaan darurat kardiovaskular atau sengatan panas. Agar tetap terhidrasi, Dr. Harvey Simon dari Harvard Men’s Health Watch menyarankan untuk minum dua sampai empat gelas air setelah menghabiskan waktu di sauna.

Dr. Simon juga menyarankan agar sauna dilakukan selama 15 sampai 20 menit saja. Bila sudah merasakan tanda-tanda mata merah dan pusing, segera keluar dan hidrasi diri Anda dengan air atau cairan elektrolit untuk meringankan gejala pusing tersebut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . 4 mins read

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . 5 mins read

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 mins read

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . 3 mins read
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . 5 mins read
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . 3 mins read
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . 4 mins read