Sakit Perut Setelah Makan Pisang, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 Juni 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pisang dikenal sebagai makanan dengan tingkat keasaman rendah yang sering dianjurkan konsumsinya untuk mengurangi gejala nyeri perut yang berhubungan dengan maag atau GERD. Sayangnya, efek ini tidak dirasakan oleh semua orang. Bahkan ada sebagian yang malah mengeluh sakit perut setelah makan pisang. Lantas, adakah faktor-faktor yang menyebabkannya? Apa saja?

Penyebab perut sakit setelah makan pisang

sakit perut setelah makan pisang
Sumber: Healthline

Buah pisang sudah dicap sebagai makanan superfood yang berarti mengandung kepadatan nutrisi tinggi sehingga sangat baik untuk dikonsumsi. Buah ini juga kerap menjadi menu makan sehari-hari terutama saat sarapan oleh orang-orang yang sedang menjalani diet.

Namun, tak semua orang bisa makan pisang dengan aman. Beberapa merasakan gejala seperti perut yang perih setelah mengonsumsinya. Gejala ini kerap terjadi saat makan pisang dalam keadaan perut kosong. Bila hal ini terjadi, berikut berbagai kemungkinan penyebabnya.

1. Makan pisang yang belum matang

Tingkat kematangan pisang dapat menjadi salah satu faktor yang memiliki efek pada tubuh. Pisang yang belum matang memiliki kandungan pati lebih tinggi. Jenis pati yang ada dalam pisang adalah pati resisten. 100 gram pisang hijau mengandung pati resisten sebanyak 8,5 gram.

Berbeda dengan pati biasa, pati resisten merupakan jenis pati yang tidak mudah dicerna dalam tubuh dan tidak bisa hancur dalam usus. Nantinya, pati akan terfermentasi dan menghasilkan asam lemak yang berfungsi sebagai sumber energi.

Meski memiliki banyak manfaat, pati resisten juga menghasilkan gas dalam bentuk hidrogen, karbondioksida, dan metana. Gas inilah penyebab perut kembung atau sakit seperti kram. Pada beberapa kasus iritasi usus besar atau GERD, pati resisten dapat memicu atau memperburuk gejala.

Untuk mengatasinya, lebih baik makan pisang yang sudah matang karena kandungan pati resistennya lebih sedikit.

2. Ketidakseimbangan kalium dan magnesium

manfaat magnesium fungsi magnesium

Pisang dikenal tinggi akan kandungan kalium dan magnesium. Keduanya merupakan zat yang dibutuhkan tubuh. Magnesium contohnya, berperan penting dalam mendukung fungsi otot dan saraf serta membantu produksi energi dalam tubuh.

Sayangnya, konsumsi pisang saat perut kosong dapat menyebabkan ketidakseimbangan kalium dan magnesium dalam darah. Efek sampingnya, kedua zat tersebut dapat menimbulkan beberapa masalah seperti mual, kram perut, dan diare.

Untungnya, ini kasus yang jarang terjadi karena biasanya efek samping tersebut hanya muncul dari konsumsi suplemen khusus secara berlebihan. Untuk menghindarinya, ada baiknya Anda mengisi perut terlebih dahulu sebelum makan pisang.

3. Alergi pada pisang

Jika sakit perut yang muncul setelah makan pisang sering terjadi, mungkin Anda memiliki alergi. Alergi pisang disebabkan oleh reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh terhadap protein yang terkandung dalam pisang.

Orang yang memiliki alergi serbuk sari mungkin akan mengalami hal yang sama setelah makan pisang. Pasalnya, protein yang terkandung pada beberapa buah termasuk pisang mirip dengan jenis protein penyebab alergi yang terkandung pada serbuk sari.

Namun, harus diketahui bahwa alergi serbuk sari biasanya juga datang bersama dengan gejala lain seperti gatal-gatal pada area mulut, tenggorokan, dan kulit.

Cobalah pergi ke dokter untuk mengetahui apa penyebab sakit perut yang Anda rasakan setelah makan pisang. Jika memang memiliki alergi, Anda harus menghindari konsumsi pisang dalam bentuk apa pun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Komplikasi Gastritis yang Patut Diwaspadai

Apa Anda punya gastritis? Mulai sekarang jangan sepelekan gejalanya, karena gastritis bisa menyebakan komplikasi. Apa saja? Cari tahu di sini.

Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gastritis, Health Centers 23/05/2020 . Waktu baca 6 menit

6 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Penyakit Maag

Sangking umumnya, munculnya maag sering kali disepelekan. Padahal baik maag kronis atau akut dapat menimbulkan bahaya penyakit lain bila tidak diobati.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gastritis, Health Centers 21/05/2020 . Waktu baca 6 menit

4 Pilihan Obat GERD Alami Sekaligus Tips Perawatannya di Rumah

Jangan panik jika gejala GERD datang menyerag. Selain obat GERD medis, redakan gejala dengan menggunakan bahan alami sebagai obat herbal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gastritis, Health Centers 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit

7 Pantangan Agar Gejala Maag Tidak Kumat

Gejala maag dapat kambuh kapan saja. Agar penyakit tidak kumat, ikuti pantangan sakit maag berikut ini mulai dari makanan hingga kebiasaan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gastritis, Health Centers 18/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat maag alami herbal asam lambung

Manfaat Bahan-bahan Herbal untuk Pengobatan Gangguan Lambung

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
gangguan lambung

Apa Beda Gangguan Lambung Biasa dengan Maag?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit
minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit
IBS dan stres

Bagaimana Stres Memicu dan Memperparah Gejala IBS?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020 . Waktu baca 3 menit