Apa Harus Ada Keturunan Kembar Dulu di Keluarga, Baru Saya Bisa Punya Anak Kembar?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Beberapa orang mungkin ingin punya anak kembar. Namun, fenomena anak kembar seringkali membuat Anda bertanya-tanya dan bingung. Dari mana munculnya anak kembar? Apa harus memiliki keturunan kembar baru bisa punya anak kembar? Atau apa harus melompati satu generasi baru akan punya anak kembar? Simak penjelasan tentang kehamilan anak kembar di sini.

Bagaimana faktor genetik menentukan peluang hamil anak kembar?

Faktor genetik memiliki peran cukup penting dalam menentukan seberapa besar peluang pasangan bisa memiliki anak kembar. Jika salah satu orangtua Anda memiliki saudara kembar, maka besar kemungkinan Anda akan punya anak kembar juga di kemudian hari. Pasalnya, tubuh Anda dapat membawa gen kembar yang diwariskan dari orangtua.

Meski begitu, gen kembar yang diwariskan ini lebih mungkin untuk menghasilkan kembar tidak identik alias kembar fraternal daripada kembar identik. Kembar fraternal adalah hasil dari dua sel telur yang dibuahi secara bersamaan. Ini mungkin saja terjadi ketika tubuh ibu mengalami hiperovulasi, yaitu melepaskan lebih dari satu sel telur yang berbeda dalam satu waktu sekaligus. Biasanya, sel telur yang dilepaskan ovum tiap bulan hanyalah satu buah.

Sederhananya kembar fraternal adalah sepasang anak yang dihasilkan dari pasangan sperma-telur yang berbeda. Maka DNA kedua anak kembar fraternal akan berbeda. Ini juga alasan mengapa banyak dari anak kembar fraternal tidak memiliki wajah dan karakteristik fisik lainnya yang mirip, dan kebanyakan adalah pasangan anak laki-laki dan perempuan.

Hanya gen ibu yang dapat mewariskan keturunan kembar

Hanya gen dari pihak ibulah yang akan mewariskan peluang bagi Anda untuk punya anak kembar di kemudian hari. Pasalnya, pembentukan gen tersebut terjadi selama masa hiperovulasi wanita sementara ayah hanya berperan sebagai gen pembawa anak kembar. Bingung?

Begini: Misalnya Anda adalah seorang wanita yang lahir dari seorang ayah yang punya ibu kembar. Artinya, nenek Anda adalah sepasang kembar. Ayah Anda sendiri tidak terlahir kembar. Namun jika nantinya Anda sudah berpasangan dan berencana hamil, Anda berpeluang besar untuk punya anak kembar fraternal. Ini karena Anda mewarisi gen kembar dari nenek yang dibawa oleh ayah Anda. Untuk generasi selanjutnya, anak perempuan Anda juga berpeluang tinggi mengandung anak kembar karena mewarisi gen yang sama dari Anda.

Tidak diketahui apa spesifiknya jenis gen yang menyebabkan seorang wanita bisa hamil kembar fraternal. Namun hormon FSH, alias follicle-stimulating hormone, dicurigai sebagai salah satu faktornya. Ibu yang memiliki kadar FSH tinggi lebih berpeluang tinggi untuk mengandung anak kembar fraternal.

Tidak semua anak kembar keturunan

Meski faktor genetik memiliki andil yang cukup kuat untuk menentukan peluang kehamilan kembar, tapi tidak semua kasus anak kembar berasal dari riwayat keturunan.

Kembar identik sangat jarang disebabkan oleh faktor genetik. Kembar identik terbentuk dari satu sel telur dan satu sperma menyatu menjadi zigot, seperti kehamilan tunggal pada umumnya. Namun setelah proses pembelahan, zigot akan membelah menjadi dua embrio. Selanjutnya kedua emrio ini akan tumbuh dan berkembang menjadi dua calon bayi. Pembelahan embrio ini terjadi secara spontan dan acak.

Oleh sebab itu, meski kemungkinannya kecil, tapi semua pasangan bisa hamil anak kembar meski tidak memiliki keturunan kembar dalam keluarga.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Oktober 18, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 16, 2018

Yang juga perlu Anda baca