Kenapa Pipi Merona Merah Saat Kita Tersipu Malu?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tubuh akan memberikan reaksi berbeda-beda saat Anda mengalami gejolak emosi tertentu. Misalnya saja, ketika Anda sedang merasa gugup atau malu, pipi Anda akan bersemu merah atau bahkan merah padam. Sebenarnya, mengapa pipi merah saat Anda merasa malu? Ini jawabannya.

Pipi merah adalah respon dari sistem saraf simpatik

Wajah yang memerah dan perasaan malu adalah dua hal yang saling berkaitan. Keduanya merupakan respon alami dari seseorang yang diatur oleh sistem saraf simpatik. Sistem ini bekerja secara spontan dan tidak bisa diatur. Artinya, tidak ada hal yang harus Anda pikirkan untuk melakukan proses tersebut. Berbeda ketika ingin menggerakkan lengan, misalnya, Anda harus berpikir terlebih dahulu untuk melakukannya.

Ketika Anda merasa malu, tubuh akan melepaskan hormon adrenalin. Hormon ini bertindak sebagai perangsang alami yang memiliki berbagai efek pada tubuh. Peningkatan hormon adrenalin dalam tubuh menyebabkan detak jantung dan pernapasan Anda juga akan meningkat.

Selain itu, hormon adrenalin juga menyebabkan pembuluh darah Anda melebar yang meningkatkan sirkulasi darah. Berhubung wajah Anda dipenuhi oleh pembuluh darah kecil, maka peningkatan aliran darah di area tersebut jadi lebih mudah terlihat. Nah, kondisi inilah yang membuat wajah atau pipi Anda merona merah, yang dianggap sebagai reaksi alami dari perasaan malu.

Dengan kata lain, hormon adrenalin menyebabkan lebih banyak aliran darah ke pipi sehingga menimbulkan semburat merah di wajah Anda ketika Anda sedang tersipu-sipu malu. Menariknya, ini adalah respon yang tidak biasa dari pembuluh darah vena Anda. Pasalnya, pada daerah lain di tubuh, vena tidak banyak melakukan efek tersebut ketika adrenalin dilepaskan. Ya, hormon adrenalin hanya memiliki pengaruh kecil atau bahkan hormon ini tidak memeliki pengaruh sama sekali terhadap pembuluh darah vena.

Jadi, hanya perasaan malu sajalah yang dapat dipicu oleh hormon adrenalin sehingga menyebabkan kemerahan di wajah. Itulah sebabnya, memerahnya wajah ketika sedang merasa malu adalah fenomena yang unik.

Secara umum, wajah memerah ketika malu adalah kondisi alami yang terjadi secara spontan dan tidak bisa Anda kendalikan. Meski begitu, kondisi ini umumnya hanya berlangsung sementara serta akan berlalu dengan sendirinya setelah Anda sudah merasa lebih rileks dan dapat mengendalikan diri Anda sendiri.

Operasi untuk membatasi respon pipi merah

Meski pipi merah merona saat sedang gugup atau malu adalah respon alami, namun tidak semua orang menyukai kondisi ini. Beberapa orang mengatakan bahwa pipi atau wajahnya yang memerah cenderung terlihat agak berlebihan. Terutama bagi orang yang memiliki kulit putih atau terang. Nah, jika Anda salah satu yang mengalami kondisi ini, Anda jangan khawatir.

Pasalnya, Anda dapat mengatasi kemerahan yang berlebihan pada pipi dengan melakukan operasi endothoracic sympathectomy. Ya, operasi ini umumnya dilakukan oleh mereka yang memiliki erythrophobia, istilah untuk seseorang yang takut pipi atau wajahnya merona saat sedang gugup atau malu.

Operasi endothoracic sympathectomy dilakukan dengan cara memotong saraf kecil yang menyebabkan respon kemerahan di wajah. Setelah operasi selesai dilakukan, respon alami pipi Anda untuk memerah ketika malu akan berkurang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

8 Tanda Anda Sebentar Lagi Mau Haid

Tidak semua perempuan mengalami nyeri haid dan gejala PMS setiap bulan. Maka, kenali tanda-tanda menstruasi Anda sebentar lagi mau datang.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Wajib Tahu 15 Penyebab Bau Mulut yang Mengganggu!

Mulai dari penyebab secara umum hingga kondisi kesehatan tertentu, berikut 15 hal yang bisa menyebabkan bau mulut. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 27 November 2020 . Waktu baca 9 menit

7 Penyebab Mulut Kering Selain Dehidrasi yang Perlu Diketahui

Mulut kering wajar terjadi saat Anda merasa haus atau dehidrasi. Selain itu, mulut kering bisa disebabkan oleh berbagai gangguan kesehatan, lho.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 27 November 2020 . Waktu baca 6 menit

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Tak hanya membuat kita lupa waktu, bermain smartphone terlalu lama juga bisa memicu berbagai jenis gangguan kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Psikologi 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kloning manusia

Kloning Manusia, Benarkah Bisa Dilakukan? Simak 5 Fakta Unik Seputar Kloning

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 6 menit
mood swing saat menstruasi

Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat garam untuk kesehatan

6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit
perubahan pola tidur

Mengubah Jam Tidur Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit