Kenapa Minum Alkohol Bisa Bikin Perut Buncit?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Perut buncit sering kali membuat penampilan Anda jadi tidak menarik. Tapi tahukah Anda bahwa Anda bisa memiliki perut buncit karena alkohol? Ya, terlalu sering minum minuman beralkohol mungkin tidak akan langsung membuat Anda gemuk, tapi sangat mungkin menyebabkan penumpukan lemak di bagian perut, alias menyebabkan perut buncit. Bagaimana bisa?

Kandungan kalori di dalam bir

Penyebab utama kegemukan sebenarnya adalah kelebihan kalori yang masuk ke tubuh dibanding yang dibakar. Bir yang ringan memiliki 100 kalori per sajian, sementara bir reguler mengandung 140-200 kalori per sajian.

Jumlah kalori tersebut memang tidak terlalu banyak, tetapi sering kali seseorang tidak menyadari berapa gelas atau botol bir yang sudah ditenggaknya. Selain itu, seorang peminum bir yang tidak mengurangi asupan kalori dari makanannya juga berpotensi mengalami kelebihan kalori.

Bagaimana alkohol menyebabkan perut buncit?

Alkohol memiliki banyak kandungan gula dan kalori, yang kemudian berubah menjadi lemak dalam tubuh. Pada umumnya, lemak pada pria disimpan di perut, sedangkan pada perempuan lemak disimpan pada bagian pinggul atau bokong.

Lingkar perut yang terus melebar pada seorang pria terkadang dikaitkan dengan kebiasaannya meminum alkohol. Meski bir bukanlah sumber kalori, tetapi kebiasaan mengonsumsi bir sebaiknya tidak dilanjutkan. Menurut Marion Nestle, profesor nutrisi dan ilmu pangan dari Universitas New York, minum bir akan membuat perut buncit  jika diminum secara berlebihan.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, minuman beralkohol juga bisa menyebabkan kegemukan. Tetapi perut buncit sebenarnya berasal dari kelebihan kalori, baik itu dari makanan, minuman manis, atau pun bir.

Marion Nestle menjelaskan, bahaya utama dari kebiasaan menenggak bir sebenarnya adalah peningkatan risiko penyakit hepatitis alkoholik atau pun penumpukan lemak di hati.

Secara umum, menurut Michael Jensen, pakar endokrin, alkohol dikaitkan dengan perut buncit karena ketika Anda mengonsumsi alkohol maka organ liver akan membakar alkohol, bukannya lemak. Selain itu, meski kandungan kalori dalam bir relatif kecil, sekitar 150 kalori, tapi Anda sangat mudah kelebihan jika Anda minum bir lebih dari satu gelas.

Jangan lupakan kalori yang Anda dapatkan dari makanan. Alkohol akan meningkatkan nafsu makan, sehingga sangat mungkin di acara pesta Anda mengasup banyak makanan lain selain bir. Tidak mengherankan jika perut buncit Anda semakin terlihat.

Penyebab lain dari perut buncit, selain minum alkohol berlebihan

Kelebihan lemak di sekitar perut juga terjadi karena Anda kurang bergerak, sehingga kelebihan kalori akan disimpan sebagai lemak. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, dan hormon.

Para peminum bir punya kecenderungan memiliki perut buncit, terutama pria berusia dewasa. Padahal, bir dan juga makanan lain tidak akan menyebabkan gemuk kecuali bila dikonsumsi berlebih dan kurang berolahraga.

Walau perut yang buncit sering disebut sebagai perut bir (beer belly), bir bukanlah penyebab tunggal timbunan lemak di bagian perut. Gaya hidup ternyata lebih berperan.

Menghindari perut buncit akibat alkohol

Para dokter dari National Health Service, Inggris, menyebutkan bahwa bukan cuma peminum alkohol berat yang perlu mewaspadai bahaya alkohol. Mereka yang cuma minum sesekali atau social drinker dalam jangka panjang juga berisiko terkena penyakit seperti hipertensi, stroke, atau kanker.

Jika Anda konsisten berolahraga, dan meninggalkan kebiasaan konsumsi alkohol, maka dengan berjalannya waktu Anda bisa mendapatkan kembali bentuk tubuh yang lebih baik. Dan perut buncit Anda akan semakin mengecil.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca