Apa Artinya Jika Feses Berwarna Hijau? Apakah Tanda Penyakit Serius?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Pernahkah Anda melihat warna feses Anda sendiri? Ternyata, ada baiknya Anda tahu warna feses Anda sendiri karena hal itu bisa jadi tanda dari kondisi kesehatan tertentu. Lantas, bagaimana jika feses berwarna hijau? Apa artinya?

Penyebab feses berwarna hijau

mendeteksi kesehatan tubuh lewat warna feses

Feses biasanya berwarna cokelat karena ada campuran sisa sel darah mati dan limbah dari bakteri di usus Anda. Meski terdapat cairan empedu yang biasanya berwarna hijau kekuningan, bakteri membuat feses menjadi cokelat. Selain membuat feses berwarna coklat, bakteri melakukan fungsi yang sangat penting, seperti membantu menyerap nutrisi dari makanan Anda.

Warna feses bisa berbeda dari biasanya karena sistem pencernaan Anda tidak memiliki cukup waktu mengolah makanan yang masuk. Hal ini bisa terjadi jika Anda mengalami diare. Dalam hal ini, usus terlalu cepat mendorong makanan, hingga melewati saluran pencernaan begitu saja. Saking cepatnya, bakteri juga tidak memiliki waktu untuk menambah warna yang khas pada feses.

Nah, berikut beberapa kemungkinan penyebab feses berwarna hijau.

1. Sisa makanan yang dimakan

Alasan paling umum perubahan warna feses menjadi hijau adalah kebiasaan atau perubahan pola makan. Makanan yang dapat menyebabkan feses hijau termasuk kubis, bayam, dan brokoli.

Sayuran berwarna hijau gelap mengandung banyak klorofil, zat warna tanaman yang memungkinan tanaman membuat energi dari matahari. Beberapa makanan mengandung pewarna makanan yang tidak diproses dengan benar. Ini juga bisa meninggalkan residu warna-warni di feses Anda.

2. Pigmen empedu

Empedu adalah cairan yang dibuat di hati dan disimpan di kantong empedu. Cairan ini secara alami memiliki warna hijau kekuningan. Cairan ini akan bercampur dengan makanan di dalam perut, untuk memudahkan tubuh mencerna lemak pada makanan tersebut.

Nah, saat bercampur dengan makanan, cairan empedu bisa saja tidak larut dalam makanan, sehingga warnanya masih cukup pekat dan menyebabkan feses berwarna hijau.

3. Antibiotik dan obat lain

Antibiotik berguna menghentikan perkembangan bakteri, yang berarti juga akan mematikan bakteri baik yang ada di usus. Ini akan mengurangi populasi bakteri yang berfungsi untuk memberikan warna cokelat di usus Anda.

Beberapa obat dan suplemen lain juga dapat menyebabkan kerusakan pada pigmen yang mengubah warna feses Anda menjadi hijau, antara lain:

  • indomethacin (Tivorbex), yang merupakan obat anti-inflamasi nonsteroid yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit
  • suplemen zat besi
  • medroxyprogesterone (Depo-Provera), obat yang digunakan untuk kontrasepsi

feses berbusa bab berbusa

4. Prosedur medis

Perubahan warna feses juga dapat terjadi setelah prosedur medis, seperti transplantasi sumsum tulang. Jika tubuh Anda menolak transplantasi, dapat menyebabkan gangguan gastrointestinal yang serius, sehingga menyebabkan diare dan feses berwarna hijau.

5. Parasit, virus, dan bakteri

Mikroba patogen tertentu dapat menyebabkan warna feses berubah menjadi hijau, termasuk bakteri Salmonella, parasit Giardia lamblia, dan norovirus. Para mikroba yang tidak diinginkan ini dapat menyebabkan usus bekerja lebih cepat dari biasanya, yang berdampak pada warna feses.

6. Gangguan gastrointestinal

Jika Anda memiliki penyakit Crohn atau kondisi gastrointestinal lainnya, cairan empedu dapat bergerak melalui usus Anda terlalu cepat, menyebabkan feses hijau. Penyakit Crohn adalah penyakit usus yang menyebabkan peradangan di saluran pencernaan.

Penyakit celiac, yang merupakan intoleransi terhadap gluten, juga menyebabkan berbagai gangguan gastrointestinal, seperti perut bergas, perut kembung, diare, dan sakit perut. Jika Anda mengalami diare dengan penyakit celiac, Anda mungkin juga akan memiliki feses berwarna hijau.

Kemungkinan penyebab lain feses berwarna hijau termasuk irritable bowel syndrome, kolitis ulserativa, dan penggunaan obat pencahar berlebihan.

7. Fisura anus

Fisura anus adalah robekan kecil di jaringan yang melapisi anus Anda, sering hasil dari buang air besar. Tapi robekan ini juga bisa berkembang jika Anda mengalami diare kronis atau penyakit radang usus. Jadi jika Anda memiliki fisura anus yang terkait dengan diare, Anda mungkin melihat feses berwarna hijau.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Oktober 26, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 23, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca