BAB Si Kecil Tiba-tiba Berwarna Hijau, Apakah Ini Normal?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Nyatanya, BAB bisa jadi salah satu indikator alias tanda apakah si kecil sehat atau tidak. Biasanya, perubahan warna dan bentuk BAB anak, menandakan bahwa ia mungkin mengalami masalah kesehatan tertentu. Lantas, bagaimana jika BAB anak berubah jadi warna hijau? Apakah hal ini berbahaya?

Penyebab BAB anak jadi warna hijau

Warna yang paling normal dan sering terlihat pada feses anak adalah coklat. Hal tersebut disebabkan oleh cairan hijau kecoklatan yang berasal dari hati, atau biasa disebut empedu. Apabila hati dan pankreas bekerja dengan normal, maka kotoran yang keluar pun berwarna kecoklatan.

Terkadang, BAB anak bisa berubah warna, salah satunya adalah hijau. Berikut adalah penyebab 

1. Makanan 

Setiap makanan yang si kecil makan, ternyata dapat memengaruhi bentuk dan warna fesesnya. Nah, makanan yang berwarna hijau mengandung klorofil, sehingga mampu mengubah warna feses anak jadi warna hijau. Selain itu, makanan dengan pewarna buatan pun juga bisa mempengaruhi hal ini. Berikut makanan yang mungkin membuat BAB anak berubah warna hijau:

  • Sayuran berdaun hijau: bayam, kubis, atau daun selada
  • Permen atau kue dengan pewarna buatan
  • Suplemen zat besi yang mengubah feses menjadi hijau atau hitam.

2. Diare

Salah satu penyebab mengapa BAB anak bisa berubah jadi warna hijau adalah diare. Diare pada anak biasanya terjadi akibat usus halus yang kekurangan air, sehingga menyebabkan virus pun muncul.

Diare juga mengubah kandungan air dan elektrolit pada feses, lalu kandungan yang ada di dalam pun berpindah ke sistem pencernaan dengan cepat. Oleh karena itu, hal tersebut bisa mengganti warna pada feses anak. Nah, diare sendiri biasanya disebabkan oleh beberapa hal, yaitu: 

  • Infeksi bakteri, seperti salmonella
  • Obat-obatan, seperti antibiotik
  • Kafein
  • Keracunan makanan
  • Parasit, karena anak-anak jarang mencuci tangannya, sehingga rentan terkena parasit.

Walaupun diare akan berlalu seiring dengan berjalannya waktu, Anda tidak boleh lengah. Jika gangguan ini berlangsung selama berhari-hari, para orangtua harus mengawasi beberapa gejala dehidrasi yang disebabkan oleh diare tersebut, seperti:

  • Frekuensi pipis yang menurun
  • Tidak bersemangat
  • Tidak berkeringat
  • Bibir pecah-pecah
  • Kulit kering dan gatal
  • iritasi

Apabila warna BAB anak Anda mulai berubah dari hijau menjadi sangat gelap, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih lanjut.

Kapan anak harus dibawa ke dokter?

Memang tidak semua perubahan warna pada feses anak itu berbahaya atau perlu dicemaskan. Namun, hal ini harus tetap diperhatikan karena dapat menjadi tanda awal untuk mendeteksi suatu masalah kesehatan tertentu. 

Nah, jika anak Anda mengalami gejala-gejala di bawah ini setelah BAB-nya berubah menjadi warna hijau, silahkan lakukan pemeriksaan di dokter terdekat.

  • Gejala dehidrasi
  • Mual dan muntah selama berhari-hari
  • Demam hingga 38℃
  • Tidak nafsu makan

Nah, BAB anak berubah jadi warna hijau sebenarnya bukanlah hal yang perlu ditakutkan, tetapi jika Anda masih khawatir karena hal tersebut berlangsung selama berhari-hari, segera datangi dokter untuk mengetahui penyebab dan bagaimana cara mengobatinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa, Ya, Warna Feses Berubah Jadi Oranye?

Feses Anda tiba-tiba berubah warna menjadi oranye, dan mungkin ini membuat Anda bingung. Namun, sebenarnya apakah warna feses yang berubah ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Tips Sehat 30 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit

Apa Artinya Jika Feses Berwarna Hijau? Apakah Tanda Penyakit Serius?

Katanya, warna feses itu mencerminkan kondisi kesehatan tubuh. Lantas, apa yang menyebabkan feses berwarna hijau? Apakah tanda penyakit serius?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 26 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit

4 Penyebab Munculnya Bercak Putih Pada Feses

Bercak atau bintik putih pada feses kadang terlihat sepele. Namun jangan anggap remeh bila kondisi ini sering terjadi. Yuk, kenali berbagai penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2018 . Waktu baca 5 menit

Dalam Feses Ada Makanan yang Belum Hancur? Apa Ini Berbahaya?

Pernahkah Anda melihat ada makanan dalam feses yang masih berbentuk utuh? Apakah ini pertanda berbahaya di sistem pencernaan? Atau ini wajar? Simak di sini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Fakta Unik 1 September 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
toilet training

Apakah Normal Jika BAB Anak Usia 2 Tahun Berwarna Hijau?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 2 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
feses anak abu-abu

Normalkah Jika Feses Anak Berwarna Pucat Keabu-abuan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit

Sebaiknya Kapan Anak Perlu Melakukan Pemeriksaan Feses?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit
warna feses berubah

3 Hal Penting yang Menentukan Warna Feses Anda

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2018 . Waktu baca 3 menit