9 Mitos Perawatan Kulit yang Sudah Harus Anda Tinggalkan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Untuk mendapatkan kulit yang sehat dan awet muda, perawatan kulit tentulah perlu untuk dilakukan. Namun, perawatan kulit yang Anda lakukan mungkin tidak selalu tepat. Banyak orang yang percaya dengan mitos perawatan kulit tertentu yang sebenarnya tidak benar. Dengan melakukan perawatan kulit yang salah, hasil yang peroleh bisa kontraproduktif, sehingga sebaiknya Anda menghindarinya. Apa saja mitos perawatan kulit yang salah? Simak ulasannya.

Mitos perawatan kulit yang terbukti tidak benar

1. Mencukur rambut di wajah akan membuatnya semakin tebal

Ini merupakan mitos yang banyak dipercayai. Namun, hal ini sebetulnya salah. Mencukur rambut akan membuat ujung rambut menjadi lebih kasar sehingga tampak lebih tebal, tetapi jumlah rambutnya tidak bertambah.

2. Pengelupasan kulit dapat memperlambat tumbuhnya rambut

Jika Anda ingin menyingkirkan rambut pada wajah maka gunakanlah cara waxing atau cukur, bukan dengan mengelupas kulit wajah. Sebab, mengelupas kulit wajah menyasar pada sel kulit di permukaan wajah, bukan pada folikel rambut pada wajah.

3. Menyikat kulit akan menghilangkan selulit

Anda mungkin rajin menyikat kulit, tetapi bila tujuannya adalah untuk menghilangkan selulit, tindakan itu adalah sia-sia. Sebab, menyikat kulit tidak akan menghilangkan selulit.

4. Semakin tinggi SPF, kulit semakin terlindungi

Produk perawatan kulit yang mengandung SPF memang dapat melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet. Namun, semakin tinggi SPF bukan berarti membuat kulit Anda semakin terlindungi, melainkan membuat kulit semakin gelap. Maka gunakanlah produk dengan SPF 15 atau kurang.

5. Tidak butuh tabir surya saat cuaca mendung

Cuaca mendung bukan berarti bebas dari dampak negatif sinar UV. Maka tetaplah gunakan produk-produk pelindung dari sinar UV meskipun cuaca sedang mendung.

6. Memencet jerawat akan menyembuhkannya

Sadarkah Anda, setelah memencet jerawat biasanya tumbuh jerawat baru lagi? Ya, memencet jerawat bukanlah solusi untuk permasalahan kulit satu ini. Memencet jerawat akan memicu infeksi yang menyebar ke area lain di kulit dan menimbulkan jerawat baru.

7. Penggunaan krim vitamin E tiap hari akan menyamarkan bekas luka

Penelitian telah menunjukkan bahwa krim vitamin E tidak memiliki efek menguntungkan pada bekas luka. Fakta ilmiah membuktikan bahwa penggunaan vitamin E tidak ada manfaatnya bagi bekas luka. Satu studi bahkan menemukan bahwa hampir sepertiga kasus, vitamin E menyebabkan iritasi kulit yang umum dikenal sebagai dermatitis kontak.

8. Air laut membantu menyembuhkan luka

Air laut justru membuat luka semakin parah. Air garam yang asin, telah lama digunakan untuk mengobati luka, namun air garam yang digunakan untuk tujuan ini haruslah steril (bebas dari bakteri), dan pada kenyataannya air laut tidak steril.

Air di muara dan di dekat batuan atau karang sangatlah berisiko. Bakteri juga umum ditemukan di lautan yang dekat dengan perikanan, tambang, pertanian, saluran air, dan tanaman limbah. Aliran ini sangatlah buruk setelah periode hujan lebat. Dan perairan tropis bisa menjadi rumah bagi beberapa bakteri.

9. Krim wajah membuat kulit tampak lebih muda

Ini benar, namun hanya jika krim wajah itu mengandung tabir surya. Apakah ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa penggunaan krim wajah biasa bisa menghentikan kulit Anda dari penuaan? Tidak ada bukti dari penelitian besar para ahli yang bisa mendukung klaim anti-penuaan, yang dibuat oleh pembuat krim kulit. Dari studi yang telah dilakukan, hampir semuanya disponsori oleh perusahaan krim kulit, dan ini sulit bagi para ahli untuk menganggap hasilnya serius.

Namun, ada satu krim yang akan membantu memperlambat efek penuaan pada kulit Anda, yaitu tabir surya. Jika Anda sudah tahu mengenai mitos perawatan kulit, sekarang tinggal Anda yang memilihnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tidak Semua Perawatan Vagina Baik untuk Kesehatan, Ini 4 yang Bahaya

Siapa sangka ada beberapa perawatan vagina yang bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan organ intim wanita tersebut? Yuk, kenali apa saja!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 31/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Warna rambut yang salah bisa membuat Anda terlihat lebih tua. Berikut cara mengetahui warna rambut yang sesuai dengan karakter diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Kecantikan 31/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ternyata, masalah jerawat juga bisa muncul gara-gara kacamata yang Anda gunakan setiap hari. Lantas, bagaimana cara mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Bedanya Skincare yang Hydrating dan Moisturizing untuk Kulit Anda?

Seringkali Anda menyamakan arti dari hydrating dan juga moisturizing. Agar tidak salah lagi, kenali perbedaan produk skincara hydrating dan moisturizing!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 08/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

skin fasting adalah

Menilik Skin Fasting, Tren ‘Puasa’ Skincare agar Kulit Lebih Cantik

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 28/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mencegah ruam popok

Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
bahan alami untuk mengusir kulit kepala gatal

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 09/06/2020 . Waktu baca 5 menit
gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020 . Waktu baca 5 menit