Berapa Banyak Minyak yang Diserap Saat Menggoreng Makanan?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seberapa banyak Anda memakai minyak goreng saat menggoreng makanan? Apakah Anda pernah menyadari bahwa gorengan yang Anda makan atau masak sendiri terlalu berminyak? Minyak yang ada di dalam gorengan atau makanan yang digoreng tersebut berasal dari minyak goreng yang terserap ke dalam makanan. Tahukah Anda seberapa banyak minyak goreng yang diserap dalam suatu makanan?

Bahaya minyak goreng di dalam makanan

Makanan yang digoreng menggunakan minyak memang lebih mudah penyajiannya dan disukai hampir oleh semua orang. Tapi pernahkah Anda menyadari seberapa banyak minyak yang diserap pada makanan tersebut saat Anda menggorengnya?

Minyak yang terserap terlalu banyak ke dalam makanan yang Anda makan akan meningkatkan risiko terkena penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung koroner, stroke, diabetes mellitus, dan gagal jantung. Hal ini dapat terjadi karena makanan yang digoreng mengandung banyak lemak jenuh. Lemak jenuh sendiri akan meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh, karena itu makan gorengan dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular.

Kalori satu potong gorengan setara dengan 2-3 porsi nasi putih

Minyak goreng biasanya akan diserap makanan sekitar 8-25% dari total berat makanan tersebut. Memang, penyerapan ini dipengaruhi oleh berbagai hal seperti jenis dan bentuk dari makanan yang digoreng, suhu, dan waku selama penggorengan.

Selain itu, makanan yang digoreng akan mengalami perubahan nilai kalori yang dimilikinya. Tahukah Anda semua gorengan yang Anda makan mempunyai nilai kalori yang sangat tinggi? Minyak goreng yang diserap makanan, memiliki lemaknya tersendiri. Lemak ini jugalah yang membuat makanan yang digoreng menjadi berkalori sangat tinggi.

Contohnya, satu potong gorengan yang Anda beli di pinggir jalan saja bisa mengandung sekitar 250-400 kalori. Artinya, kalori yang Anda dapat dari makan satu potong gorengan sama dengan kalori jika Anda makan 2-3 porsi nasi putih.

Apa saja yang mempengaruhi jumlah minyak goreng yang diserap dalam makanan?

1. Kadar air dalam bahan makanan yang digoreng

Kadar air di dalam makanan dianggap dapat mempengaruhi penyerapan minyak goreng saat makanan tersebut melalui proses penggorengan. Dalam beberapa studi, telah dibuktikan bahwa penyerapan minyak goreng berhubungan dengan besarnya jumlah air yang hilang pada suatu makanan.

Minyak yang diserap makanan akan lebih banyak jika makanan tersebut memiliki kadar air yang tinggi. Makanan yang terdiri dari jumlah air yang tinggi akan mengalami evaporasi alias penguapan kadar air selama penggorengan. Kadar air yang hilang akan digantikan oleh minyak, sehingga semakin banyak kadar air yang hilang, jumlah minyak yang diserap semakin banyak.

2. Kepadatan bahan makanan yang digoreng

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, minyak goreng akan menggantikan posisi air di dalam makanan, apabila air tersebut menguap. Proses pergantian antara minyak dengan air yang berasal dari makanan dipengaruhi oleh kepadatan, luas permukaan, struktur, serta bentuk makanan yang digoreng.

Sebenarnya minyak goreng bisa masuk ke dalam makanan akibat banyak pori-pori yang terbentuk dari makanan tersebut. Selain itu, kepadatan makanan saat digoreng juga mempengaruhi. Makanan yang lebih padat dan tebal akan menyerap minyak yang lebih sedikit dibandingkan dengan makanan yang bentuknya tipis.  

3. Lama menggoreng dan suhu saat menggoreng

Waktu dan suhu saat menggoreng sebenarnya akan mempengaruhi seberapa banyak pori-pori dari makanan yang terbentuk. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa menggoreng dalam suhu yang tidak terlalu tinggi akan menyebabkan penyerapan minyak goreng yang lebih besar. Jika Anda menggoreng dengan api yang tidak besar, maka waktu yang dibutuhkan untuk menggoreng akan semakin lama pula. Kedua hal ini dapat meningkatkan terbentuknya pori-pori pada permukaan makanan. Semakin rendah suhu minyak goreng yang digunakan, semakin lama waktu penggorengan, maka akan semakin banyak pori-pori yang terbentuk.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ketika Ada mengalami cedera kaki, mungkin Anda akan diminta untuk menggunakan tongkat penyangga (kruk) untuk berjalan. Lalu bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Psoriasis pada Kulit Kepala

Selain menyebabkan kepala terasa sangat gatal, psoriasis kulit kepala juga bisa bikin rambut Anda jadi cepat rontok dari biasanya. Kenapa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Semua bagian tubuh bisa saja terserang psoriasis, termasuk kuku Anda. Simak ulasan lengkap tentang gejala dan perawatan psoriasis kuku dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Seks dengan Lampu Menyala

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
teh tanpa kafein

3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Waktu Efektif Minum Kopi

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit