Bolehkah Minum Obat dengan Air Dingin? Apakah Ada Dampaknya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 3 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Aturan dalam meminum obat merupakan hal penting dan harus selalu dipatuhi. Entah itu obat yang didapat dari dokter atau obat yang Anda peroleh dari apotek. Anda harus selalu membaca aturan pakai sebelum mengonsumsi obat jenis apapun. Selain itu, biasanya cairan juga dibutuhkan saat mengonsumsi obat untuk membantu mendorong agar lebih mudah ditelan. Namun, adakah aturan khusus mengenai hal ini? Apakah boleh minum obat dengan air dingin?

Alasan sebaiknya tidak minum obat dengan air dingin

Anda mungkin bertanya, bagaimana temperatur air yang sebaiknya digunakan saat minum obat. Sayangnya, sulit untuk menemukan penelitian ilmiah yang membahas hal ini karena terlalu banyak jenis obat di luar sana dengan aturan pakai yang berbeda-beda.

Apabila membahas mengenai temperatur air yang baik saat minum obat, perlu diingat bahwa obat diserap saat melalui selaput di lambung dan usus. Agar proses penyerapan terjadi secara optimal, kondisi organ dalam harus berada dalam situasi yang baik, termasuk suhu atau temperatur.

Ketika Anda minum obat dengan air dingin, suhu dalam perut jadi menurun (dingin). Ini dapat menghambat proses pelarutan obat sehingga menyebabkan penyerapan obat tidak optimal.

Selain itu, tubuh otomatis akan cenderung berfokus pada menstabilkan suhu yang menurun akibat air dingin dibandingkan berkonsentrasi pada proses penyerapan obat yang dikonsumsi.

Mungkin hampir semua orang mengerti jika sebuah zat akan lebih mudah larut dalam suhu yang lebih hangat. Oleh karena itu, obat akan lebih mudah larut dan diserap tubuh ketika diminum dengan air hangat atau air dengan temperatur normal.

Namun perlu diingat, sebaiknya minum air hangat bukan air panas. Karena jika terlalu panas, air dapat merusak kandungan pada obat yang dikonsumsi.

Lebih baik kurangi kebiasaan minum air dingin

Minum air dingin entah itu saat mengonsumsi obat atau tidak memberikan efek pada tubuh. Sebuah penelitian menemukan bahwa minum air dingin membuat lendir hidung lebih kental sehingga sulit untuk melewati saluran pernapasan.

Sebagai perbandingan, para peneliti membuktikan bahwa sup hangat dan air panas dapat membantu seseorang lebih mudah bernapas. Jadi jika Anda sedang terkena pilek atau flu, minum air dingin dapat menyebabkan hidung tersumbat lebih parah. 

Hal yang perlu diperhatikan sebelum minum obat

Selain menghindari minum obat dengan air dingin, sebelum minum obat untuk mengatasi penyakit atau kondisi kesehatan apapun, selalu perhatikan hal berikut ini:

  • Minum obat sesuai preskripsi dari dokter, termasuk waktu dan batas pengobatan.
  • Baca aturan pakai pada kemasan atau informasi produk. Lalu lihat kemungkinan efek samping, peringatan, dan pencegahan. Meski sebagian besar efek samping muncul ketika Anda baru memulai pengobatan, mungkin terjadi pengecualian. Segera hubungi dokter jika mengalami efek samping yang tidak biasa.
  • Ketahui dan mengerti cara kerja obat dalam tubuh, entah itu obat preskripsi atau yang Anda peroleh dari apotek.
  • Terus jalani pengobatan sebelum Anda mendapat izin untuk berhenti dari dokter. Berhenti minum obat sebelum waktunya dapat menyebabkan penyakit datang kembali dan lebih sulit disembuhkan atau menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan.
  • Berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai minum obat preskripsi atau jenis apapun.

Meski menyegarkan, air dingin tidak dapat diminum dalam segala situasi dan kondisi, apalagi saat minum obat. Proses penyerapan obat untuk mengatasi kondisi esehatan yang Anda alami dapat mengalami hambatan sehingga pengobatan tidak optimal.

Sebaiknya, minum obat menggunakan air dengan temperatur normal atau hangat. Lalu kurangi kebiasaan bergantung pada air dingin. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Setelah Minum Obat, Berapa Lama Kemudian Efeknya Dirasakan Tubuh?

Seberapa sering Anda minum obat? Berbagai jenis obat tersedia untuk mengatasi penyakit Anda. Tapi seberapa cepat obat akan diserap setelah diminum?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 25 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Lebih Baik Buka Puasa dengan Air Dingin Atau Air Hangat?

Banyak yang lebih suka air dingin untuk dijadikan minuman buka puasa. Namun, sebenarnya lebih sehat mana, air dingin atau air hangat untuk berbuka puasa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hari Raya, Ramadan 2 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Menyiasati Jadwal Minum Obat saat Puasa Ramadan

Puasa di bulan Ramadan wajib bagi umat muslim. Keharusan minum obat secara rutin bisa disiasati agar tetap bisa menjalankan puasa dengan tenang.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hari Raya, Ramadan 19 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Obat Sirup Harus Dikocok Sebelum Diminum?

Saat akan meminum obat sirup, kerap ditemui petunjuk bahwa obat harus dikocok dahulu sebelum diminum. Mengapa hal itu harus dilakukan?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Fakta Unik 4 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum paracetamol saat hamil

Minum Paracetamol Saat Hamil, Apakah Aman?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 18 November 2020 . Waktu baca 3 menit
aturan minum obat

Ini Bedanya Obat yang Diminum Sebelum dan Setelah Makan

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit
obat yang aman untuk ibu menyusui

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
saat minum antibiotik

Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Minum Antibiotik

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit