Mengenal Lebih Jauh Seputar Transplantasi Organ

Oleh

Kalau Anda membutuhkan organ baru untuk menggantikan organ di tubuh Anda yang bermasalah, tentu pasti ada perasaan berkecamuk di dalam diri Anda. Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang transplantasi organ supaya Anda memiliki gambaran yang lebih jelas jika Anda memerlukan organ baru.

Apa itu transplantasi organ?

Transplantasi organ adalah operasi untuk memindahkan organ yang sehat dari seseorang untuk ditransplantasikan ke orang lain yang organnya bermasalah atau rusak. Hal ini biasanya dapat menyelamatkan hidup orang yang menerima transplantasi organ.

Transplantasi organ yang biasa dilakukan saat ini termasuk organ ginjal, pankreas, liver, jantung, paru-paru, dan usus halus. Terkadang, transplantasi “double” juga dijalankan, misalnya ginjal/pankreas atau jantung/paru-paru. Transplantasi ginjal adalah transplantasi yang paling sering dilakukan saat ini, sedangkan transplantasi usus halus adalah yang paling jarang dilakukan.

Syarat-syarat untuk transplantasi organ berbeda-beda bergantung pada jenis organ yang akan ditransplantasikan. Untuk mencari organ yang pas sesuai tubuh pasien, biasanya dilakukan tes golongan darah dan ukuran organ. Hal lain yang akan dicek adalah seberapa lama Anda sudah terdaftar di waiting list orang-orang yang butuh organ, seberapa sakit pasien, dan seberapa jauh tempat pendonor organ dan orang yang akan menerima organ. Regulasi untuk transplantasi organ di Indonesia diatur dalam undang-undang.

Dari mana saya bisa mendapatkan pendonor organ baru?

Anda bisa memilih apakah Anda ingin pendonor organ untuk Anda dari orang yang masih hidup atau sudah meninggal. Pendonor organ yang masih hidup biasanya keluarga dekat atau teman. Pendonor yang potensial nantinya akan dites darahnya untuk melihat apakah organ mereka pas dengan penerima organ. Akan tetapi, bila tenyata hasil tes menunjukkan organ pendonor tidak pas, Anda masih bisa mencari program yang menyediakan perwakilan donor.

Kalau memang kebutuhan mendesak, nama Anda akan berada didaftar teratas untuk diprioritaskan mendapat donor. Ada juga punya opsi membeli organ. Namun di Indonesia, hal ini dilarang dan diatur di dalam undang-undang Pasal 64 ayat (3) UU 36/2009.

Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum operasi transplantasi organ?

Begitu Anda mendapat kabar bahwa sudah ada kandidat organ yang cocok untuk Anda, mungkin Anda bisa santai dan rileks sedikit sambil menunggu jadwal untuk operasi. Nah, waktu-waktu sebelum transplantasi ini adalah waktu terbaik untuk Anda untuk mempersiapkan diri Anda secara mental, fisik dan finansial.

Persiapkan mental Anda

Anda harus mempersiapkan mental Anda ketika akan menghadapi transplantasi organ. Baik bagi Anda untuk mengekspresikan apa saja yang Anda rasakan kepada dokter atau perawat Anda, supaya mereka tahu apa saja yang Anda rasakan. Tentu, dokter akan memberi tahu kepada Anda tentang apa saja kemungkinan yang akan Anda hadapi. Akan tetapi, biasanya dokter-dokter itu sendiri belum pernah merasakan mendapat transplantasi organ. Cobalah berbincang atau sharing dengan orang-orang yang sudah pernah mengalami sendiri bagaimana rasanya transplantasi organ.

Kalau Anda tidak punya kenalan sama sekali dengan orang-orang seperti ini, Anda bisa minta bantuan perawat atau dokter untuk memperkenalkan Anda dengan pasien mereka yang lain yang sudah pernah menjalani transplantasi organ.

Mungkin Anda merasa deg-degan ketika menunggu kabar tentang donor organ yang cocok untuk Anda. Gunakanlah waktu tersebut untuk memikirkan baik-baik apa yang sedang berlangsung dan apa yang akan Anda hadapi. Biasanya, butuh beberapa bulan bagi  pasien untuk menerima bahwa ia membutuhkan transplantasi organ dan menyadari dampaknya dalam perubahan hidupnya.

Meskipun setiap orang mungkin butuh waktu untuk menerima fakta bahwa kesehatan mereka tidak lagi sama seperti dulu, disarankan untuk Anda yang akan menjalani transplantasi organ untuk bersikap optimistis. Camkan pada diri Anda bahwa Anda bukanlah penyakitan, Anda tetap seperti Anda yang dulu, akan tetapi ada masalah dalam tubuh Anda yang butuh diperbaiki dan transplantasi organ ini adalah jalan terbaik untuk membuat hidup Anda ke depan yang lebih baik.

Perhatikan gaya hidup Anda sebelum operasi transplantasi organ

Biasanya, orang yang akan menjalani transplantasi organ membutuhkan perubahan gaya hidup, misalnya menurunkan berat badan atau berhenti merokok. Hal ini memang sulit untuk sebagian orang. Para calon penerima transplantasi organ biasanya berharap banyak memikirkan teknologi canggih yang akan menggantikan organ mereka, dan menyepelekan atau melupakan gaya hidup yang dibutuhkan untuk transplantasi organ. Hal ini adalah perspektif yang perlu ditanamkan bagi orang-orang yang akan menerima transplantasi organ, dan pastikan kalau transplantasi organ ini memang benar-benar Anda butuhkan.

Persiapkan biaya yang dibutuhkan

Apapun jenis organnya, yang namanya transplantasi organ pasti mahal. Jangan lupa persiapkan diri Anda dari segi keuangan. Cek ke instansi asuransi Anda apakah mereka juga akan menggantikan biaya operasi transplantasi organ ini. Atau mungkin Anda meminta donasi pada organisasi-organisasi yang menyediakan. Atau bisa juga Anda menggunakan BPJS atau KIS yang disediakan oleh pemerintahan Indonesia.

Daftar pertanyaan yang bisa Anda tanyakan ke dokter sebelum transplantasi organ

Sambil mempersiapkan diri secara mental, fisik, dan finansial, Anda pasti punya segudang pertanyaan yang Anda ingin tanyakan. Pertanyaan yang paling sering salah satunya adalah kapan Anda sudah harus ada di rumah sakit sebelum operasi dimulai. Jawaban untuk pertanyaan ini bervariasi dan bergantung dengan berbagai macam faktor, termasuk kondisi kesehatan Anda sendiri.

Berikut adalah daftar-daftar pertanyaan yang bisa Anda tanyakan ke dokter sebelum transplantasi organ:

  • Bisakah dokter menjelaskan risiko dan keuntungan dari transplantasi organ?
  • Bisakah dokter menjelaskan bagaimana cara kerja waiting list untuk transplantasi organ?
  • Bisakah dokter menjelaskan kepada saya tentang tingkat keberhasilan transplantasi organ yang sama dengan saya dan seusia dengan saya?
  • Seberapa panjang waiting list untuk organ yang saya butuhkan?
  • Seberapa tinggi tingkat keselamatan selama satu tahun di rumah sakit ini untuk tindakan transplantasi organ yang sama dengan saya?
  • Berapa banyak dokter operasi yang dapat melakukan jenis transplantasi organ yang saya butuhkan?
  • Berapa lama saya harus tinggal di rumah sakit setelah operasi transplantasi organ?
  • Dapatkah saya langsung bepergian, atau apakah saya perlu tinggal di satu tempat dengan jarak yang ditentukan untuk beberapa saat?
  • Apakah ada tes-tes lain yang perlu saya jalani dan berapa lama?
  • Apa biasanya alasan yang membuat saya harus kembali ke rumah sakit lagi setelah operasi?

Berapa lama jalannya proses operasi transplantasi organ?

Durasi operasi transplantasi organ bergantung pada organ yang ditransplantasikan dan juga berbagai faktor lain. Misalnya, Anda mungkin saja menghabiskan waktu di kamar operasi lebih sebentar bila Anda sudah pernah menjalani operasi di organ yang sama atau sudah pernah transplantasi organ yang sama sebelumnya.

Berikut perkiraan rata-rata waktu operasi transplantasi organ:

  • Liver, 5-8 jam
  • Ginjal, 4-5 jam
  • Pankreas, 2-4 jam
  • Ginjal-pankreas, 5-7 jam

Akan tetapi, jangan berpatok pada waktu-waktu di atas. Dokter operasi Anda akan memberi tahu Anda perkiraan waktu operasi sesuai kondisi Anda.

Bagaimana pemulihan pasca operasi transplantasi organ?

Pemulihan usai transplantasi organ bergantung dengan operasi yang Anda jalani dan proses standar dari rumah sakit sendiri. Begitu operasi selesai, Anda biasanya dipindahkan ke ICU. Anda dapat mulai menerima tamu begitu dokter mengizinkan, biasanya ini lebih cepat daripada yang Anda perkirakan. Bahkan jika kondisi Anda baik, Anda mulai bisa menerima tamu di hari yang sama dengan hari operasi.

Selama pemulihan, hal yang paling diutamakan adalah membuat Anda dapat bergerak dan aktif kembali. Biasanya, Anda mulai diminta duduk di kursi sehari atau 2 hari setelah operasi. Berapa lama Anda tinggal di rumah sakit juga bervariasi. Para dokter dan suster akan menilai seberapa sakit Anda sebelum transplantasi dan seberapa baik Anda setelah operasi dijalankan. Untuk transplantasi ginjal, biasanya sekitar 4-5 hari, untuk ginjal-pankreas biasanya 7-10 hari, dan untuk transplantasi liver biasanya 7-10 hari.

BACA JUGA:

Yang juga perlu Anda baca