3 Manfaat Menjadi Seorang Vegan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Vegan dan vegetarian sama-sama tidak memakan daging hewan apa pun. Jadi tidak ada ayam, babi, sapi, makanan laut, atau hewan lain dalam menu makanan mereka. Namun bedanya dengan vegetarian, vegan adalah orang-orang yang juga menghindari makan telur, produk susu, atau produk lain apa pun yang berasal dari hewan — madu, kecap ikan, gelatin, dan lain-lain.

Vegan adalah jenis vegetarian yang paling ketat karena menjadi seorang vegan artinya Anda benar-benar hanya makan buah, sayuran, dan kacang serta biji-bijian.

Beberapa vegan juga menerapkan gaya hidup yang benar-benar menghindari penggunaan barang-barang dari hewan, seperti pakaian yang terbuat dari sutra, bulu dan kulit hewan, wol, dan kosmetik yang dijui coba kepada hewan (animal tested) atau yang mengandung produk-produk hewan.

Lalu, dari mana vegan mendapat asupan gizinya?

Karena banyak makan sayur, buah, dan biji-bijian, diet vegan adalah pola makan yang tinggi serat, magnesium, asam folat, vitamin C, vitamin E, zat besi, dan antioksidan yang banyak bersumber dari tumbuhan.

Bagaimana dengan protein dan karbohidratnya? Tenang. Banyak produk nabati yang tinggi karbohidrat serta protein. Sebut saja gandum, alpukat, beras coklat, kentang, tempe, tahu, bayam, kacang hijau, kacang polong, kacang buncis, hingga kacang merah.

Meski sumber makanan yang bisa dimakan tampak sangat terbatas, menu makanan vegan sebenarnya sangat banyak dan beragam. Kuncinya Anda harus pandai-pandai dalam memilih dan kreatif mengombinasikan berbagai makanan untuk menciptakan menu baru.

Bahkan, saat ini sudah banyak sekali pilihan makanan berbasis susu (misalnya es krim atau cheesecake), daging, burger, bahkan wine atau bir ala vegan.

Manfaatnya jadi seorang vegan adalah…

Karena menu makanannya hanya bersumber nabati, seorang vegan bisa memiliki berbagai keuntungan sebagai berikut:

1. Menurunkan berat badan

Reed Mangels, seorang ahli gizi berlisensi sekaligus dosen Ilmu Gizi di University of Massachusetts, Amerika Serikat, mengatakan bahwa diet vegan adalah solusi untuk menurunkan berat badan dengan hasil yang terpampang nyata.

Pasalnya, pangan nabati mengandung lebih sedikit kalori daripada bahan pangan hewani. Selain itu, asupan serat tinggi dari buah dan sayuran membuat Anda lebih cepat merasa kenyang sehingga meminimalisir keinginan ngidam dan ngemil.

Tumbuhan juga merupakan sumber utama vitamin, serat, dan antioksidan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Diet vegan yang tinggi serat dan kaya gizi penting juga terkait dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.

2. Risiko penyakit jantung yang lebih rendah

Selain memiliki berat badan yang lebih ideal, diet vegan juga bantu menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat LDL dalam tubuh. Pola makan berbasis sumber nabati juga membantu menstabilkan kadar gula dan tekanan darah dalam taraf sehat.

Konsumsi biji-bijian utuh, kedelai, dan kacang-kacangan yang juga menjadi prinsip diet Mediterania dapat melindungi tubuh dari risiko penyakit jantung.

Banyak orang percaya hal ini disebabkan vegan tidak mengonsumi lemak jenuh ataupun bahan kimia berbahaya yang kini banyak ditemukan pada daging atau produk berbahan susu.

2. Menurunkan risiko kanker

Sayuran dan buah-buahan mengandung banyak zat gizi yang dapat melindungi tubuh dari kanker. Salah satu kandungan zat gizi yang ada dalam sayuran dan buah-buahan adalah fitokimia kompleks yang telah diketahui berguna mencegah kanker. Fitokimia adalah antioksidan yang dapat melawan radikal bebas penyebab pembentukan sel kanker.

Diet vegan rentan kekurangan gizi dan tulang keropos

Diet vegan adalah pola makan yang berpusat pada sayur, buah, dan kacang serta biji-bijian. Ini artinya Anda berisiko untuk kekurangan banyak vitamin dan mineral yang berasal dari makanan hewani, seperti kalsium dan protein. Padahal, kalsium dan protein sangat dibutuhkan untuk kesehatan tulang.

Asupan protein dan kalsium yang jauh dari kata cukup meningkatkan risiko pengeroposan tulang (osteoporosis) dan patah tulang di usia yang lebih tua. Namun selama asupan kalsium dan vitamin D tetap terpenuhi dengan baik dari sumber nabati dan sinar matahari, risiko ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Meski begitu, orang vegan juga berisiko mengalami kekurangan zat gizi lainnya seperti asam lemak omega 3 (termasuk EPA dan DHA), zat besi, dan vitamin B-12. Omega-3 penting untuk kesehatan jantung dan fungsi otak, biasanya terkandung dalam ikan. Sementara itu, kekurangan zat besi atau vitamin B-12 dapat mengakibatkan anemia. Untuk mencegahnya, Anda perlu mengonsumsi suplemen vitamin B12 dan zat besi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran, diagnosis, maupun perawatan kesehatan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

Meski bisa berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak, garam sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh manusia. Apa saja manfaat garam bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Makan Tempe Bagi Kesehatan

Manfaat tempe bagi tubuh kita bukan sekadar sumber protein saja, tapi juga ternyata baik disantap oleh Anda yang sedang diet, bahkan oleh bayi.

Ditulis oleh: Gadis Rima Astari
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Quinoa, Makanan Super yang Penuh Gizi

Anda mungkin sudah sering mendengar bahan makanan ini disebut-sebut sebagai salah satu makanan super. Tapi apa itu quinoa sebenarnya?

Ditulis oleh: dr. Anastasia Shinta
Nutrisi, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengubah Jam Tidur Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan

Apa yang terjadi pada tubuh saat jam tidur kita mundur 3 jam, atau waktu tidur berkurang 2 jam, atau jika kita mendadak menambahkan tidur siang 2 jam?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menu brunch adalah, resep brunch

5 Resep Brunch Lezat, Buat Anda yang Suka Sarapan Siang-Siang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
fakta sarapan bubur ayam

5 Fakta Menarik Seputar Sarapan Bubur Ayam

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
kloning manusia

Kloning Manusia, Benarkah Bisa Dilakukan? Simak 5 Fakta Unik Seputar Kloning

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 6 menit
mood swing saat menstruasi

Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit