Kena Infeksi Jamur Vagina, Masih Boleh Berhubungan Intim Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Infeksi jamur vagina terjadi saat jamur Candida berkembang biak secara tidak terkendali di sekitar vagina dan menyebabkan infeksi. Wanita yang kena infeksi jamur vagina biasanya mengalami keputihan yang tidak normal, gatal, sakit, dan merasakan sensasi perih pada vagina.

Hal ini tentu bisa memengaruhi aktivitas seksual seseorang. Namun, masih banyak juga yang bertanya-tanya apakah boleh berhubungan intim ketika kena infeksi jamur vagina.

Masih boleh berhubungan intim saat kena infeksi jamur vagina

Seperti penyakit lainnya, infeksi jamur vagina juga menimbulkan gejala yang beragam. Gejala yang dialami setiap wanita pun berbeda. Rasa nyeri dan sensasi panas yang muncul pada vagina, memang sering kali muncul saat buang air kecil atau saat melakukan seks. Namun, ada juga yang tidak merasakan gejala tersebut.

Nah, bolehkah melakukan seks dengan kondisi tersebut? Dilansir dari Women’s Health, dr. Jessica Shepherd, spesialis kandungan dan kebidanan menjelaskan bahwa wanita yang terinfeksi jamur vagina boleh melakukan hubungan seks. Asal kegiatan tersebut tidak menimbulkan rasa sakit dan masih terasa nyaman untuk dilakukan.

Meski boleh bercinta, perhatikan beberapa hal ini

Bila Anda tidak merasakan sakit karena berhubungan intim saat kena infeksi jamur vagina, kemungkinan risikonya tetap ada. Di antaranya adalah:

1. Seks mungkin memperparah gejala

Pertumbuhan jamur Candida yang tidak terkontrol disebabkan oleh ketidakseimbangan tingkat keasaman vagina. Kondisi ini bisa dipicu oleh vagina yang terlalu lembap, penggunaan obat atau produk pembersih tertentu, dan hormon.

Saat berhubungan seks, pelumas, sperma, dan lateks kondom dapat mengacaukan keseimbangan jamur pada vagina. Aktivitas seksual ini kemungkinan bisa bikin infeksi jadi lebih parah.

Pada beberapa kasus, infeksi jamur vagina membuat labia dan vulva membengkak. Gesekan saat penetrasi (masuknya penis ke vagina), sex toys, jari, atau lidah dapat menyebarkan bakteri baru. Banyaknya gesekan tersebut juga bisa membuat infeksi menjadi lebih parah.

2. Seks dapat menularkan infeksi ke pasangan Anda

Walaupun bukan termasuk penyakit menular seksual, infeksi jamur juga bisa berpindah melalui aktivitas seksual. Terutama jika seks dilakukan dengan sesama jenis; wanita dengan wanita. Namun, penelitian mengenai ini masih sangat terbatas.

Sementara pada pria, sekitar 15 persen orang akan merasakan gatal dan muncul ruam pada penis mereka setelah melakukan hubungan seks dengan wanita yang terinfeksi. Kondisi ini lebih mungkin terjadi pada pria yang tidak disunat. Selengkapnya soal infeksi jamur pada penis, simak dalam artikel ini.

Jika Anda kena infeksi jamur vagina, sebaiknya…

aspirin
Sumber: Reader’s Digest

Walaupun boleh bercinta saat kena infeksi jamur vagina, risikonya tak boleh disepelekan. Wanita yang terinfeksi kondisinya akan semakin parah sementara pasangan Anda kemungkinan juga bisa tertular infeksi jamur vagina. Jadi, sebaiknya Anda tidak melakukan hubungan seksual dulu sampai sembuh dari infeksi.

Agar penyakit lebih cepat sembuh, Anda harus mengikuti pengobatan hingga tuntas. Sebab beberapa wanita dengan kondisi ini akan merasa membaik, tetapi infeksi akan terjadi kembali. Dokter akan memberikan obat antijamur seperti miconazole, butoconazole, atau terconazole.

Umumnya obat-obatan tersebut bisa didapatkan dengan mudah di apotek. Akan tetapi, selalu konsultasikan dulu kepada dokter sebelum menggunakan atau ingin menghentikan obat-obatan supaya kondisinya tidak bertambah parah atau kambuh lagi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagian Vagina yang Boleh dan Tidak Boleh Dibersihkan

Saat membersihkan vagina, tidak semua bagiannya perlu Anda bersihkan. Berikut cara membersihkan vagina yang tepat agar kesehatannya tetap terjaga.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 16/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Jangan Salah Beli, Perhatikan 3 Hal Ini Saat Memilih Menstrual Cup

Tertarik menggunakan menstrual cup? Tak bisa asal pilih, memilih menstrual cup yang tepat dapat memastikan keamanan pemakaiannya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 08/11/2019 . Waktu baca 4 menit

3 Waktu yang Tepat untuk Membersihkan Vagina, Selain Setelah Buang Air

Psttt.. Tidak cukup membersihkan vagina setelah kencing dan BAB saja. Ini dia tiga waktu yang tepat untuk kapan saja harus membersihkan vagina.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 14/09/2019 . Waktu baca 3 menit

Masturbasi Dulu Sebelum Bercinta, Benarkah Bikin Cepat Klimaks?

Masturbasi biasanya identik dilakukan sendirian. Lantas kalau sudah menikah dan aktif secara seksual, adakah manfaat masturbasi jika dilakukan sebelum seks?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 18/08/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Tidak Semua Perawatan Vagina Baik untuk Kesehatan, Ini 4 yang Bahaya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . Waktu baca 6 menit
masker vagina

Apakah Masker Vagina Aman untuk Digunakan? Ini Jawabannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 4 menit
seks memperlambat menopause

Rutin Berhubungan Seks Bisa Memperlambat Datangnya Menopause

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020 . Waktu baca 4 menit
perawatan vagina

7 Perawatan Vagina Agar Tidak Mudah Lembap dan Berkeringat

Ditinjau oleh: Fajarina Nurin
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 17/12/2019 . Waktu baca 4 menit