Sinar Matahari Pagi, Siang, dan Sore: Mana yang Paling Sehat?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda menyukai kegiatan berjemur di pantai atau suka menjemur buah hati di bawah sinar matahari pagi? Salah satu alasan berjemur yang tepat adalah untuk mendapatkan manfaat vitamin D yang bagus untuk tulang. Meski demikian, ada waktu-waktu tertentu yang tidak direkomendasikan untuk terpapar sinar matahari terlalu lama. Simak ulasannya berikut ini.

Manfaat dan risiko paparan sinar matahari

Anda pasti sudah mengetahui bahwa sinar matahari dapat memberikan manfaat berupa vitamin D. Selain itu, sinar matahari langsung ternyata dapat membantu menurunkan risiko kanker termasuk melanoma atau kanker kulit. Namun, yang patut Anda ingat, jangan terpapar radiasi ultraviolet secara berlebihan, karena hal ini dapat menyebabkan sel-sel tubuh menjadi rusak.

Ada tiga jenis radiasi UV (ultraviolet) yang dipancarkan matahari, namun hanya UVA dan UVB yang berpengaruh pada tubuh manusia.

Meskipun membantu dalam membentuk sintesis vitamin D bagi tubuh, paparan radiasi UV secara berlebihan menjadi penyebab kulit terbakar dan bahkan kanker kulit.

Agar terhindar dari risiko negatif  dari pancaran sinar UV matahari, Anda harus memerhatikan jenis dan pigmentasi kulit, serta memilih waktu yang tepat.

Untuk Anda yang berkulit lebih putih disarankan untuk tidak berlama-lama di bawah sinar matahari agar terhindar dari kulit terbakar. Sebaliknya, jika kulit Anda gelap, Anda bisa sedikit lebih lama di bawah sinar matahari.

Menghabiskan waktu terlalu banyak di bawah sinar matahari, baik pagi atau siang, dapat menyebabkan dehidrasi dan bahkan heat stroke, yaitu kondisi tubuh yang terlalu panas sehingga menyebabkan dehidrasi berat sehingga menyebabkan pingsan.

Lebih baik sinar matahari pagi, siang atau sore?

Jam berapa Anda menjemur si kecil? Apakah jam 7 atau jam 8 pagi? Ada beberapa perdebatan mengenai waktu yang tepat untuk mendapatkan sinar matahari yang bermanfaat untuk tubuh.

Sinar matahari yang direkomendasikan oleh para ahli adalah mulai dari pukul 10 pagi hingga pukul 3 sore. Waktu ini dianggap waktu yang tepat untuk mendapatkan manfaat matahari dan mengurangi risiko bahaya paparan sinar ultraviolet.

Menurut William B. Grant, seorang peneliti dari Pusat Penelitian Kesehatan di California, sinar UVA memiliki peran penting dalam meningkatkan risiko melanoma dibandingkan dengan UVB.

Ketika matahari berada di bawah horizon atau langit bagian bawah yang berbatasan dengan permukaan bumi atau laut, seperti di awal pagi atau waktu sore menjelang malam sinar matahari yang dipancarkan hanya UVA, dan sangat sedikit sinar UVB.

Hal ini yang menjadi alasan mengapa berjemur atau terpapar matahari di awal pagi atau sore menjelang malam sangat tidak dianjurkan. Anda bisa mendapatkan manfaat sinar matahari mulai dari jam 10 pagi hingga jam 3 sore.

Hal yang harus Anda perhatikan saat terpapar sinar matahari

Anda perlu memerhatikan durasi berada di bawah paparan matahari. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal bagi tubuh, disarankan untuk menghabiskan waktu sekitar 20 hingga 30 menit di pagi dan sore hari.

Lalu bagaimana dengan sinar matahari siang? Tidak perlu khawatir bila Anda tidak bisa menghindari teriknya matahari siang. Anda tetap bisa mendapatkan manfaatnya asalkan tidak terlalu lama terpapar matahari. Dalam rentang waktu lima hingga sepuluh menit, Anda tetap bisa mendapatkan manfaat dari matahari siang.

Selain memilih waktu, pakaian yang Anda kenakan juga merupakan faktor penting dalam mendapatkan manfaat matahari yang maksimal bagi tubuh.

Pakaian tebal tidak hanya membuat Anda merasa lebih panas di bawah terik matahari, namun juga mencegah masuknya sinar matahari menuju kulit. Memilih pakaian dengan bahan katun tipis serta cerah dapat membantu kulit menyerap cahaya matahari dan menghindarkan Anda dari heat stroke.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

Sebentar marah, sebentar bahagia. Wanita mana yang tidak familiar dengan gejala PMS yang satu ini. Simak cara mengatasi mood swing saat menstruasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Hidup Sehat, Tips Sehat 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

Meski bisa berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak, garam sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh manusia. Apa saja manfaat garam bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Mengubah Jam Tidur Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan

Apa yang terjadi pada tubuh saat jam tidur kita mundur 3 jam, atau waktu tidur berkurang 2 jam, atau jika kita mendadak menambahkan tidur siang 2 jam?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit

8 Tanda Anda Sebentar Lagi Mau Haid

Tidak semua perempuan mengalami nyeri haid dan gejala PMS setiap bulan. Maka, kenali tanda-tanda menstruasi Anda sebentar lagi mau datang.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ganglion

Kista Ganglion

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
telapak kaki datar flat feet

Flat Foot (Telapak Kaki Datar)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
fakta sarapan bubur ayam

5 Fakta Menarik Seputar Sarapan Bubur Ayam

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
kloning manusia

Kloning Manusia, Benarkah Bisa Dilakukan? Simak 5 Fakta Unik Seputar Kloning

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 6 menit