Selain Sakit Perut yang Dikeluhkan Titi Qadarsih, Ini Berbagai Gejala Kanker Usus Lainnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Dunia hiburan kembali diterpa kabar duka, salah satu aktris kawakan sekaligus peragawati senior, Titi Qadarsih tutup usia. Diberitakan bahwa Titi Qadarsih meninggal dunia Senin, 22 Oktober 2018, akibat kanker usus yang dideritanya.

Dilansir dari Nova.id, Titi Qadarsih telah menjalani pengobatan kanker usus stadium empatnya tersebut sejak dua bulan yang lalu. Anak dari Titi Qadarsih mengungkapkan bahwa ibunya tidak seperti sedang sakit keras, tapi memang sering kali mengeluhkan perutnya yang sakit.

Sebenarnya, semua kanker dapat disembuhkan jika ditemukan sejak dini, termasuk kanker usus yang diderita Titi Qadarsih. Lantas, apa saja gejala awal kanker usus yang dapat diwaspadai dan diperhatikan? Bagaimana membedakan sakit perut biasa dengan gejala kanker usus?

Gejala kanker usus yang patut diperhatikan

perut kembung pada diabetes

Kebanyakan kasus kanker usus memang tidak menimbulkan tanda dan gejala awal. Namun, Anda tetap bisa mewaspadai beberapa gejala yang mungkin saja menjadi tanda kanker usus.

Berbagai gejala awal kanker usus, yaitu:

  • Perut sakit, kram, dan nyeri terus-terusan
  • Jadwal BAB kacau dan berubah-ubah, dari diare hingga sembelit
  • Warna feses berubah menjadi merah darah atau merah tua
  • Feses cenderung berbentuk lebih kecil dan tipis dari yang biasanya
  • Merasa mudah lelah
  • Mengalami penurunan berat badan tiba-tiba
  • Sering mual dan muntah

Apa bedanya sakit perut biasa dengan gejala kanker usus?

sakit perut saat malam hari

Tak sedikit orang yang terkecoh dengan nyeri perut yang dirasakan. Banyak yang menganggap bahwa sakit perut yang dirasakan adalah hal yang normal atau tidak mengira ini bisa jadi tanda dari kanker usus.

Nah, jika Anda memang merasa sakit perut yang dirasakan tak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter. Apalagi jika mengalami beberapa gejala kanker usus yang sebelumnya disebutkan.

Gejala seperti perut kembung dan jadwal BAB yang tidak teratur juga sebaiknya jangan disepelekan. Memang belum tentu kanker usus, tapi dengan memeriksakan diri ke dokter Anda bisa mendeteksi masalah pada pencernaan Anda.

Biasanya, gejala kanker usus kerap kali dikira wasir atau irritable bowel syndrome (IBS), karena hampir mirip. Namun, lagi-lagi Anda harus memerhatikan gejala lain yang muncul dan berkonsultasi dengan dokter.

Siapa saja yang mungkin terserang kanker usus?

infeksi jamur vagina

Kanker usus memang bisa dialami siapa saja dan pada usia berapapun. Namun, kelompok usia yang paling berisiko adalah orang yang berusia di atas 50 tahun. Maka itu, idealnya skrining (pemeriksaan awal) kanker usus sebaiknya sudah dilakukan sejak Anda memasuki usia 50 tahun.

Selain itu, berbagai faktor risiko lainnya yang membuat seseorang berpeluang lebih besar untuk terserang kanker usus, yaitu:

  • Kelebihan berat badan. Telah banyak penelitian yang membuktikan orang yang obesitas beberapa kali lebih berisiko alami kanker usus.
  • Mengonsumsi daging merah. Terlalu sering makan daging merah dan daging yang diolah, seperti sosis disebut-sebut sebagai salah satu faktor risiko kanker usus.
  • Kebiasaan merokok. Zat-zat di dalam rokok terbukti menyebabkan timbulnya berbagai sel kanker, termasuk kanker usus.

Sumber foto: Liputan6.com

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Oktober 23, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 23, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca