Kenapa Saya Gatal Tanpa Sebab, Seperti Ada Serangga yang Merayap di Kulit?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 7 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Pernahkah Anda merasa seperti ada yang bergerak-gerak di kaki Anda? Seperti ada rasa gatal atau geli tapi ketika dilihat tidak ada apa-apa di kaki Anda. Jika ya, mungkin Anda mengalami formikasi. Simak artikel ini untuk mengetahui lebih jelas tentang formikasi.

Apa itu formikasi?

Formikasi adalah rasa gatal atau geli akibat merasa ada serangga yang merayap di atas atau di dalam kulit Anda. Formikasi berasal dari kata Latin Formica yang berarti semut.

Formikasi adalah halusinasi taktil, yang berarti seseorang merasakan sensasi fisik, tetapi tidak ada penyebab fisiknya. Sensasi ini dapat menyebabkan rasa gatal, yang mungkin makin parah di malam hari dan bisa cukup parah untuk memengaruhi aktivitas Anda sehari-hari.

Sensasi gatal pada kulit tanpa adanya rangsangan fisik adalah jenis paresthesia yang mungkin juga termasuk rasa terbakar, kesemutan, mati rasa, dan dingin.

Ciri-ciri formikasi

Tanda atau gejala utama formikasi adalah rasa seperti ada serangga yang merayap di atas atau di bawah kulit. Perasaan ini juga menyebabkan rasa gatal. Ini akan membuat Anda menggaruk kulit di mana Anda merasakan sensinya, bahkan jika tidak ada penyebab gatal yang sebenarnya.

Menggaruk untuk memuaskan gatal dapat menyebabkan kerusakan kulit dan luka terbuka. Luka yang terbuka ini dapat terinfeksi dan mengarah pada kondisi lain, seperti bisul kulit atau luka yang semakin parah.

Apa saja penyebab halusinasi rasa gatal?

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan formikasi antara lain:

Ada kemungkinan bahwa kadar estrogen yang lebih rendah selama perimenopause dan menopause juga dapat menyebabkan kondisi ini.

Formikasi juga terkadang terjadi ketika seseorang akan berhenti minum obat-obatan, termasuk opioid. Beberapa obat yang dapat menyebabkan formikasi selama berhenti konsumsi yaitu ritalin, lunesta, obat nyeri opioid (seperti kodein atau morfin), beberapa antidepresan (seperti SSRI), tramadol, kokain, heroin, dan metamfetamin.

Formikasi yang disebabkan oleh gejala putus obat biasanya bersifat sementara dan harus diobati setelah pulih dari kecanduan obat.

Jika sensasi berlanjut atau terjadi sangat sering, ini bisa disebabkan oleh psikosis narkoba. Ini dapat menyebabkan Anda percaya bahwa ada serangga yang sebenarnya tidak ada di kulit.

Perawatan untuk formikasi

Perawatan untuk formikasi akan tergantung pada penyebabnya. Krim topikal seperti hidrokortison, dapat mengurangi rasa gatal bagi sebagian orang. Anda juga bisa mengoleskan pelembap di kulit, untuk membantu menjaga kulit tetap sehat dan terhidrasi.

Jika penyebab formikasi adalah penyakit Parkinson, herpes zoster, atau fibromialgia, dokter akan meresepkan obat yang tepat dan akan membuat rencana perawatan jangka panjang.

Jika obat adalah penyebabnya, dokter biasanya dapat merekomendasikan alternatif. Kadang-kadang, antihistamin seperti Zyrtec atau Benadryl dapat membantu mengurangi sensasi formikasi.

Jika formikasi terkait dengan penggunaan narkoba, berhenti dan mencari bantuan profesional untuk keluar dari obat-obatan sehingga dapat menyelesaikan gejala.

Komplikasi yang mungkin terjadi akibat halusinasi rasa gatal

Orang yang mengalami halusinasi rasa gatal ini akan menggaruk kulit terus-menerus. Ini dapat melukai dan menghancurkan kulit, sehingga sangat memungkinkan bakteri masuk dan menyebabkan infeksi.

Selain itu, luka akibat garukan ini juga mungkin akan menimbulkan beberapa komplikasi lainnya seperti ganggren, tetanus, demam, kekurangan banyak darah, atau sepsis.

Komplikasi lainnya termasuk:

  • Kelelahan
  • Frustrasi
  • Kualitas tidur yang buruk
  • Depresi
  • Kegelisahan
  • Sulit berkonsentrasi

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Delusi dan Halusinasi, Apa Bedanya?

Delusi dan halusinasi sama-sama membuat orang melihat dan merasakan hal-hal yang sebenarnya tidak nyata. Tapi, yang mana yang merupakan gangguan mental?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Psikologi 01/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Jenis-jenis Luka dan Penanganan Pertama yang Sesuai

Ternyata berbagai jenis luka yang berbeda-beda membutuhkan penanganan pertama yang berbeda pula, lho! Simak langkah-langkahnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 19/04/2020 . Waktu baca 5 menit

3 Cara Mengatasi Gatal Selama Pemulihan Luka Bakar

Meski menandakan bahwa luka akan sembuh, rasa gatal pada luka bakar dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bagaimana cara mengatasi gatal pada luka bakar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 27/03/2020 . Waktu baca 3 menit

Mengapa Mati Rasa di Kepala Bisa Terjadi? Kenali Yuk Apa Saja Penyebabnya!

Mati rasa di kepala memang termasuk kondisi yang langka, tetapi tidak boleh disepelekan. Oleh karena itu, kenali apa saja yang menjadi penyebab kondisi ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 16/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengusir biang keringat

3 Bahan Alami yang Bisa Mengusir Biang Keringat

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
bahan alami untuk mengusir kulit kepala gatal

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 09/06/2020 . Waktu baca 5 menit
gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020 . Waktu baca 5 menit