Kenapa Saya Gatal Tanpa Sebab, Seperti Ada Serangga yang Merayap di Kulit?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Pernahkah Anda merasa seperti ada yang bergerak-gerak di kaki Anda? Seperti ada rasa gatal atau geli tapi ketika dilihat tidak ada apa-apa di kaki Anda. Jika ya, mungkin Anda mengalami formikasi. Simak artikel ini untuk mengetahui lebih jelas tentang formikasi.

Apa itu formikasi?

Formikasi adalah rasa gatal atau geli akibat merasa ada serangga yang merayap di atas atau di dalam kulit Anda. Formikasi berasal dari kata Latin Formica yang berarti semut.

Formikasi adalah halusinasi taktil, yang berarti seseorang merasakan sensasi fisik, tetapi tidak ada penyebab fisiknya. Sensasi ini dapat menyebabkan rasa gatal, yang mungkin makin parah di malam hari dan bisa cukup parah untuk memengaruhi aktivitas Anda sehari-hari.

Sensasi gatal pada kulit tanpa adanya rangsangan fisik adalah jenis paresthesia yang mungkin juga termasuk rasa terbakar, kesemutan, mati rasa, dan dingin.

Ciri-ciri formikasi

Tanda atau gejala utama formikasi adalah rasa seperti ada serangga yang merayap di atas atau di bawah kulit. Perasaan ini juga menyebabkan rasa gatal. Ini akan membuat Anda menggaruk kulit di mana Anda merasakan sensinya, bahkan jika tidak ada penyebab gatal yang sebenarnya.

Menggaruk untuk memuaskan gatal dapat menyebabkan kerusakan kulit dan luka terbuka. Luka yang terbuka ini dapat terinfeksi dan mengarah pada kondisi lain, seperti bisul kulit atau luka yang semakin parah.

Apa saja penyebab halusinasi rasa gatal?

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan formikasi antara lain:

Ada kemungkinan bahwa kadar estrogen yang lebih rendah selama perimenopause dan menopause juga dapat menyebabkan kondisi ini.

Formikasi juga terkadang terjadi ketika seseorang akan berhenti minum obat-obatan, termasuk opioid. Beberapa obat yang dapat menyebabkan formikasi selama berhenti konsumsi yaitu ritalin, lunesta, obat nyeri opioid (seperti kodein atau morfin), beberapa antidepresan (seperti SSRI), tramadol, kokain, heroin, dan metamfetamin.

Formikasi yang disebabkan oleh gejala putus obat biasanya bersifat sementara dan harus diobati setelah pulih dari kecanduan obat.

Jika sensasi berlanjut atau terjadi sangat sering, ini bisa disebabkan oleh psikosis narkoba. Ini dapat menyebabkan Anda percaya bahwa ada serangga yang sebenarnya tidak ada di kulit.

Perawatan untuk formikasi

Perawatan untuk formikasi akan tergantung pada penyebabnya. Krim topikal seperti hidrokortison, dapat mengurangi rasa gatal bagi sebagian orang. Anda juga bisa mengoleskan pelembap di kulit, untuk membantu menjaga kulit tetap sehat dan terhidrasi.

Jika penyebab formikasi adalah penyakit Parkinson, herpes zoster, atau fibromialgia, dokter akan meresepkan obat yang tepat dan akan membuat rencana perawatan jangka panjang.

Jika obat adalah penyebabnya, dokter biasanya dapat merekomendasikan alternatif. Kadang-kadang, antihistamin seperti Zyrtec atau Benadryl dapat membantu mengurangi sensasi formikasi.

Jika formikasi terkait dengan penggunaan narkoba, berhenti dan mencari bantuan profesional untuk keluar dari obat-obatan sehingga dapat menyelesaikan gejala.

Komplikasi yang mungkin terjadi akibat halusinasi rasa gatal

Orang yang mengalami halusinasi rasa gatal ini akan menggaruk kulit terus-menerus. Ini dapat melukai dan menghancurkan kulit, sehingga sangat memungkinkan bakteri masuk dan menyebabkan infeksi.

Selain itu, luka akibat garukan ini juga mungkin akan menimbulkan beberapa komplikasi lainnya seperti ganggren, tetanus, demam, kekurangan banyak darah, atau sepsis.

Komplikasi lainnya termasuk:

  • Kelelahan
  • Frustrasi
  • Kualitas tidur yang buruk
  • Depresi
  • Kegelisahan
  • Sulit berkonsentrasi

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca