Berbagai Fakta Unik Seputar Kantung Empedu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kantung empedu merupakan organ yang terletak di antara usus dan hati. Nah, organ ini berperan sebagai penyimpanan cairan empedu dari organ hati sampai waktunya untuk dilepaskan ke dalam usus dan dilakukan untuk membantu proses pencernaan. Yuk, cari tahu lebih lanjut mengenai berbagai fakta tentang kantung empedu!

Berbagai fakta unik seputar kantung empedu

Kebanyakan orang tidak terlalu memedulikan kantung empedu mereka, sampai akhirnya harus menjalani pengobatan batu empedu dan mengangkatnya. Padahal, organ yang dapat bertumbuh sepanjang 8-10 cm punya peran penting. Apa saja?

1. Berfungsi sebagai penyimpanan

menjaga kesehatan empedu

Kantung empedu berperan sebagai tempat penyimpanan cairan empedu sebelum disalurkan ke usus untuk pencernaan.

Dalam sehari, hati memproduksi 500-1.000 ml empedu per hari. Nah, kantung ini berguna untuk memekatkan cairan tersebut menjadi 10 kali lebih padat.

Organ yang berwarna hijau akibat warna cairan ini dapat menyimpan hingga 30-50 ml cairan empedu yang sudah dipekatkan.  

2. Diet rendah kolesterol dan lemak baik untuk organ ini

mencegah batu empedu kambuh

Siapa sih yang tidak menginginkan organ dalam tubuhnya sehat? Bagi kantung empedu, pola makan yang mengacu pada rendah kolesterol dan lemak ternyata menjaga kesehatannya.

Batu empedu adalah salah satu kondisi yang dapat menyerang organ ini. Batu terbentuk dari kolesterol yang mengeras.

Itu sebabnya, mengikuti pola makan rendah kolesterol dan rendah lemak dapat meningkatkan kesehatan organ yang satu ini.

3. Hati dan kantung empedu saling berhubungan

makanan untuk penderita batu empedu

Pola makan yang bertujuan untuk menjaga kesehatan hati rupanya juga berpengaruh pada organ ini.

Hati yang sehat membuat organ ini juga ikut sehat. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan berlemak tak jenuh tunggal, seperti kacang atau alpukat baik untuk hati dan kantung empedu Anda.

Selain menjaga makanan yang rendah kolesterol, seberapa sering Anda makan juga dapat menentukan kesehatan organ ini. Sebab, makan terlalu banyak meski hanya satu kali berpotensi menyebabkan batu empedu.

4. Pengangkatan kantung empedu bisa menyebabkan komplikasi

gejala batu empedu

Kadang organ ini kerap diangkat untuk menyembuhkan batu empedu, dan prosedur ini terbilang aman. Meski begitu, tetap terdapat kemungkinan komplikasi.

Mulai dari infeksi yang menyebabkan perut sakit, perdarahan, kebocoran cairan empedu, hingga adanya cedera pada saluran empedu. 

Walaupun kemungkinannya kecil, jika Anda menemui gejala-gejala nyeri perut atau adanya perdarahan setelah pengangkatan kantung empedu, segera diskusikan dengan dokter Anda.

5. Bisa terserang kanker

penyakit batu empedu adalah

Pada kasus yang sangat jarang, kantung empedu ternyata bisa terkena kanker. Menurut American Cancer Society, gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini hampir mirip dengan batu empedu.

Misalnya, nyeri di perut, mual dan muntah, teraba benjolan di perut sampai penyakit kuning. Oleh karena itu, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter Anda bila mengalami gejala ini.

Hal itu dilakukan agar Anda mendapatkan perawatan lebih dini ketimbang harus menderita komplikasi yang mungkin muncul.

Kini, Anda telah mengenali pentingnya organ yang satu ini. Jangan lupa untuk menghindari makanan berkolesterol tinggi demi kesehatan kantung kecil penuh manfaat ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Informasi Lengkap Mengenai Cek Asam Urat yang Perlu Anda Tahu

Kadar asam urat tinggi bisa menjadi tanda suatu penyakit. Cari tahu cara pemeriksaan atau cek asam urat yang mungkin perlu Anda jalani di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 29 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Psoriasis Gutata

Psoriasis guttata (gutata) adalah psoriasis yang menyebabkan bintik-bintik merah menyebar luas pada kulit. Ketahui penyebab dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

psoriasis inversa

Psoriasis Inversa

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 8 menit
Waktu Efektif Minum Kopi

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kwashiorkor adalah

Kwashiorkor, Masalah Gizi yang Ditandai dengan Rambut Berwarna Kuning Seperti Jagung

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 14 menit
perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit