Muka Merah Habis Minum Alkohol Bisa Jadi Tanda Kelainan, Bukan Karena Tak Biasa Minum

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 07/04/2018
Bagikan sekarang

Anda hobi minum bir atau minuman keras sampai wajah memerah? Hati-hati, kulit yang memerah setelah minum alkohol, terutama di bagian wajah, tidak bisa dianggap sepele. Hal ini bisa menjadi pertanda tubuh Anda tidak mampu mencerna alkohol sebagaimana mestinya. Sebuah penelitian di Korea Selatan menemukan fakta bahwa efek minum alkohol bisa sangat serius, terutama pada orang yang kulitnya memerah setelah mengonsumsinya.

Penyebab muka merah setelah minum alkohol

Efek minum alkohol yang cukup banyak terjadi yakni muka merah dan terasa panas. Kondisi di mana kulit memerah setelah meminum alkohol disebut dengan alcohol flush reaction (AFR). Kondisi ini terjadi pada orang yang tubuhnya memiliki kelainan genetik yang menyebabkan gangguan enzim pada liver (hati). Hal ini menyebabkan tubuh tidak mampu memecah asetaldehida, yakni alkohol yang teroksidasi.

Pasalnya, tubuh harus berada dalam keadaan normal untuk memecah asetaldehida menjadi asetat. Dalam kasus AFR, enzim ALDH2 yang memecah asetaldehida menjadi asetat tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya saat alkohol diminum pun tekanan darah meningkat dan asetaldehida yang tidak dapat dipecah menumpuk dan menyebabkan pembuluh darah membesar. Karena itulah kulit wajah menjadi merah dan mungkin terasa hangat atau panas.

Kondisi ini umumnya terjadi pada wanita dan orang-orang Asia Timur. Namun, faktanya sekitar 500 juta orang di seluruh dunia juga mengalami hal yang sama.

Karena itu, jangan anggap remeh jika wajah Anda berubah merah dan panas setelah minum alkohol. Hal ini sebenarnya bukan karena Anda tidak biasa minum. Jadi jangan malah menambah porsi minumnya atau minum alkohol lebih sering dari sebelumnya.

Efek minum alkohol selain muka merah dan panas

Biasanya orang yang wajahnya langsung memerah dan panas setelah minum alkohol juga akan mengalami beberapa efek minum alkohol lainnya seperti:

  • Kemerahan di leher, bahu, dan di seluruh tubuh (hanya dalam kasus yang langka)
  • Denyut jantung meningkat
  • Sakit kepala
  • Mual

Selain itu, penelitian di Korea Selatan yang melibatkan 1.763 peserta ini menemukan fakta bahwa 527 orang mengalami AFR (kemerahan setelah mengonsumsi alkohol), 948 tidak mengalami reaksi AFR setelah minum, dan 288 tidak minum alkohol.

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa pria yang minum lebih dari 4 gelas alkohol seminggu memiliki risiko hipertensi 2 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan pria yang tidak mengalami AFR dan yang tidak minum alkohol sama sekali. Hal ini menjadi risiko awal orang dengan AFR untuk mengalami komplikasi penyakit lainnya seperti jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya yang berkaitan dengan hipertensi.

minum bir setelah olahraga

Bagaimana caranya agar muka tidak merah dan panas setelah minum alkohol?

Untuk mencegah efek minum alkohol yang tidak diinginkan seperti muka merah dan panas, tentu saja hal pertama yang perlu dilakukan adalah membatasi konsumsi alkohol Anda.

Masalahnya, jika dikonsumsi sembarangan alkohol bisa membawa dampak buruk bagi tubuh. Dampaknya antara lain memicu kerusakan otak, gangguan fungsi hati, meningkatkan risiko kanker, dan jika dikonsumsi oleh ibu hamil akan mengganggu perkembangan janin.

Oleh karena itu, usahakan untuk membatasi minuman alkohol per harinya. Tidak perlu minum berlebihan untuk mendapatkan sensasi rileks, apalagi sampai mabuk. Semakin besar kadar alkoholnya, maka Anda takarannya harus semakin dibatasi.

Selain itu, jangan pernah minum bir atau minuman keras lainnya dalam keadaan perut kosong. Minum alkohol dengan perut kosong bisa mengiritasi lapisan lambung. Sedangkan minum alkohol setelah makan lebih aman dan bisa mencegah hangover (teler) serta muka merah dan panas.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Mitos atau Fakta: Minum Alkohol Dapat Membunuh Coronavirus?

Baru-baru ini terdengar kabar bahwa minum alkohol dapat membunuh coronavirus di dalam tubuh. Benarkah demikian? Simak penjelasannya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 23/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020