Nyaman, Sih, Tapi Ini Akibatnya Jika Membaca Sambil Tiduran

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Mayoritas orangtua pasti sering mengingatkan kita agar tidak membaca sambil tiduran, dibarengi dengan peringatan, “Itu bisa merusak mata kalian.” Usut punya usut, omongan orangtua kita ternyata ada benarnya, lho. Walaupun memang secara tidak langsung membahayakan, membaca sambil tidur-tiduran ternyata ada efek sampingnya. Kira-kira, apa saja efek sampingnya? Lalu, seperti apa posisi membaca yang benar?

Apa saya boleh membaca sambil tiduran?

Kebiasaan membaca dengan posisi berbaring, entah di tempat tidur atau sofa, memang sering kali terasa lebih nyaman untuk dilakukan. Namun, tak jarang kita mendengar nasihat agar tidak membaca sambil tiduran karena berpotensi mengganggu kesehatan mata, seperti risiko terkena rabun jauh. Sebenarnya, apa benar posisi membaca berpengaruh pada kesehatan mata?

Dikutip dari buku Kontroversi 101 Mitos Kesehatan, posisi membaca sambil berbaring dapat merusak mata tidak serta merta menyebabkan rabun jauh. Apabila Anda memiliki keluarga yang sebagian besar menderita rabun jauh, Anda tetap saja berisiko terkena rabun jauh juga meski tidak membaca dengan posisi berbaring.

Akan tetapi, posisi membaca sambil tiduran sendiri memang tidak disarankan karena jarak baca Anda menjadi tidak ideal.

Jadi, pada saat kita berbaring telentang sambil membaca buku, mata kita akan tertuju pada sudut yang tidak biasa. Selain itu, Anda juga cenderung membaca dalam jarak yang sangat dekat ketika berbaring.

Padahal, jarak ideal membaca seharusnya berkisar 15 inci atau 30 cm dari mata kita. Sudut terbaik untuk memegang buku atau bahan bacaan juga sebaiknya terletak 60 derajat dari mata kita. Nah, jarak dan sudut terbaik tersebut tidak akan bisa dicapai jika kita membaca sambil berbaring.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan jarak dan sudut yang ideal, Anda tidak bisa membaca sambil berbaring. Ketika melakukannya, Anda harus mengorbankan jarak atau sudut pandang yang ideal, entah itu membaca lebih dekat atau tidak peduli dengan sudut mata kita.

Risiko membaca dengan jarak dan sudut yang tidak ideal

Memangnya, apa risiko dari membaca dengan jarak dan posisi yang tidak benar? Pengaruhnya adalah pada otot di sekitar mata Anda. Jika kita memegang bahan bacaan dengan posisi yang kurang benar, hal tersebut dapat mengakibatkan otot di sekitar mata Anda menegang. Kondisi ini disebut dengan mata lelah alias astenopia.

Kondisi ini biasanya merupakan pertanda mata Anda kelelahan akibat dipaksa membaca dengan posisi kurang nyaman. Anda bisa merasakannya ketika mata mulai kesulitan berpindah dari kalimat satu ke kalimat lainnya saat sedang membaca.

Anda tidak perlu khawatir karena kemungkinan besar kondisi mata lelah tidak akan berdampak permanen terhadap kesehatan mata Anda. Namun, perlu diingat bahwa membaca sambil tiduran juga akan menyebabkan gejala-gejala yang membuat tidak nyaman. Berikut adalah gejalanya:

Jika gejala-gejala ini muncul setelah kalian terlalu sering membaca sambil berbaring, sebaiknya Anda coba berkonsultasi mengenai kondisi tersebut dengan dokter.

Tips membaca yang baik untuk kesehatan mata

Walaupun banyak dampak buruk yang muncul untuk mata kita, hal ini tidak menjadi penghalang untuk Anda yang senang membaca sambil tiduran. Berikut tips-tips yang dapat diikuti untuk menunjang kebiasaan tersebut.

  • Ganti posisi Anda ketika membaca sambil berbaring, berikan bantalan atau apapun yang dapat menjadi penyokong untuk membaca dalam sudut yang lebih natural
  • Usahakan untuk tidak membaca yang dengan penerangan yang dapat menyilaukan mata Anda atau penerangan redup .
  • Batasi waktu membaca, jika Anda betah berjam-jam membaca sambil tiduran, gejala-gejala yang telah disebutkan dapat terus muncul.
  • Konsultasikan ke dokter apabila kondisi mata sudah tidak nyaman untuk membaca.

Bagaimana mengobati rasa tidak nyaman akibat membaca sambil tiduran?

Apabila memang posisi ternyaman Anda ketika membaca dan lebih mudah untuk mengerti adalah dengan berbaring, seharusnya Anda sudah siap untuk menghadapi gejala-gejala yang akan membuat Anda tidak nyaman. Jadi, jika gejala-gejala tersebut terus menghantui Anda, berikut tips untuk mengatasi sakit mata akibat berbaring sambil membaca.

  • Usahakan untuk mendapatkan durasi tidur selama 8 jam. Hal tersebut dapat membantu memulihkan kelelahan pada mata Anda.
  • Perbanyak konsumsi makanan yang baik untuk kesehatan mata, seperti ikan dengan omega-3 yang tinggi.
  • Setelah membaca selama berjam-jam, cobalah untuk menutup mata Anda sebentar karena akan mengistirahatkan ketegangan otot mata.
  • Hindari meneruskan membaca jika Anda sudah lelah atau mengantuk. Terlalu memaksakan diri untuk membaca saat mengantuk justru membuat Anda cenderung mendekatkan mata ke bacaan, sehingga jarak pandang semakin dekat.

Sekarang Anda sudah tahu kalau membaca sambil tiduran itu lebih banyak dampak buruknya dibanding dengan manfaatnya. Sebaik-baiknya posisi membaca ternyata adalah duduk dengan postur yang benar. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan jarak pandang dan sudut membaca yang paling ideal, serta menghindari risiko mata lelah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Alami Mengatasi Gejala Glaukoma, Mulai dari Obat Herbal hingga Makanan

Glaukoma adalah kerusakan saraf mata yang menjadi penyebab kebutaan. Kabar baiknya, ada cara rumahan untuk membantu mengatasi glaukoma. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 1 Oktober 2019 . Waktu baca 5 menit

Keratitis

Keratitis bisa menyebabkan mata merah, terasa pedih, dan sensitif terhadap cahaya. Temukan berbagai cara mengobati infeksi mata akibat keratitis disini!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20 Maret 2019 . Waktu baca 8 menit

Cendo Lyteers

KegunaanUntuk apa obat Cendo Lyteers? Cendo Lyteers adalah obat untuk mengobati mata kering dan iritasi mata. Obat ini mengandung tiga senyawa kimia aktif, yaitu sodium klorida, kalium klorida, dan benzalkonium ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 4 Maret 2019 . Waktu baca 7 menit

Simak Baik-Baik, Ini 5 Langkah Ampuh Meningkatkan Motivasi Belajar Anak di Rumah

Orangtua sangat berperan untuk membantu meningaktkan motivasi belajar anak di sekolah. Cari tahu tips dan trik lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Parenting, Tips Parenting 6 Februari 2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vitamin untuk mata kering

3 Nutrisi Terbaik untuk Mengatasi Mata Kering

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 3 menit
mata lelah

3 Cara Mencegah dan Mengatasi Mata Kering

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 5 November 2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 8 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit
obat mata untuk anak

Pilihan Obat dan Cara untuk Mengatasi Sakit Mata pada Anak yang Aman

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 31 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit