Ada Otak Kiri dan Kanan, Mengapa Otak Manusia Terbagi Jadi Dua Bagian?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin pernah mendengar ungkapan bahwa seseorang lebih dominan otak kanan atau dominan otak kiri, tapi apa arti sebenarnya dari ungkapan tersebut? Hal ini berkaitan dengan fakta bahwa otak manusia terbagi menjadi dua bagian atau yang disebut dengan hemisfer otak. Ada sebuah konsep populer di masyarakat yang mengatakan bahwa bagian otak yang kanan berfungsi khusus untuk emosi dan kreativitas, sementara otak kiri khusus untuk analisis dan pemikiran logis.

Pada kenyataannya, konsep tersebut salah kaprah. Lalu mengapa ada dua bagian otak di kanan dan kiri? Begini penjelasannya.

Fungsi masing-masing bagian otak

Secara umum, otak sisi kanan Anda mengendalikan sisi kiri tubuh Anda dan otak sisi kiri mengendalikan sisi kanan tubuh Anda. Meskipun kedua bagian otak manusia tampak mirip, namun fungsinya berbeda. Pada kebanyakan orang, otak sisi kiri berfungsi untuk bahasa, penalaran, perhitungan, dan kemampuan berbicara. Sedangkan otak sisi kanan berfungsi untuk emosi, pengenalan wajah, dan musik.

Ada beberapa bagian otak yang fungsinya memang difokuskan pada hal-hal seperti pengenalan bentuk, kesadaran, pemikiran abstrak, dan banyak lagi.

Keuntungan otak terbagi menjadi dua sisi

Penelitian terbaru yang diterbitkan di jurnal Neuron menyatakan bahwa otak akan lebih mudah dan lebih efisien untuk melakukan tugas tertentu jika terdapat satu area yang hanya dikhususkan untuk fungsi tersebut.

Hal ini juga mempermudah otak untuk melakukan beberapa tugas secara bersamaan (multitasking), misalnya satu bagian otak berperan untuk berbicara, lalu bagian lain berperan dalam mengenali wajah, tempat, benda, dan menjaga keseimbangan kita.

Tampaknya ada juga keuntungan lain dari pembagian dua sisi otak. Sebagai contoh, penelitian pada manusia juga memperkirakan bahwa pembagian otak tersebut bermanfaat bagi pengembangan keterampilan kognitif, termasuk IQ, kefasihan berbicara, dan kemampuan membaca.

kebiasaan ubah bentuk dan fungsi otak

Apakah kedua bagian otak saling terhubung?

Penting untuk diketahui bahwa meskipun otak terbagi menjadi beberapa bagian, selalu terdapat komunikasi yang konstan di antara seluruh bagian otak. Semua bagian otak yang bekerja selaras satu sama lain inilah yang memungkinkan Anda merasakan kehidupan seperti sekarang, dapat melakukan segala fungsi secara bersamaan.

Kedua sisi otak terhubung oleh sekelompok serat saraf yang disebut corpus callosum, yang memungkinkan Anda untuk memproses dan berbagi data secara efisien antara berbagai bagian otak.

Apa yang terjadi jika otak tidak saling terhubung?

Apabila kedua sisi otak tidak saling terhubung, maka akan terjadi gangguan dalam proses perpindahan informasi di otak yang akan berdampak pada gangguan kehidupan sehari-hari.

Sebagai contoh, seseorang tidak akan dapat menyebutkan nama suatu benda di tangannya meskipun ia dapat mengenali benda tersebut. Hal ini disebabkan informasi pengenalan benda yang berasal dari otak sisi kanan tidak dapat berpindah ke otak sisi kiri yang berperan dalam fungsi berbahasa. Sehingga ia hanya akan dapat mengenali benda tersebut, namun tidak dapat menyebutkan nama benda tersebut.

Karena itulah, kurang tepat bila dikatakan fungsi otak kanan dan kiri manusia itu terpisah. Meskipun keduanya punya fokus masing-masing, kedua bagian otak tersebut harus bekerja sama dengan satu sama lain supaya Anda memiliki aktivitas otak yang normal. Jadi, pada dasarnya kedua sisi otak Anda digunakan secara seimbang, tidak ada yang lebih dominan dari yang lain.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

Selain mencukur, waxing, dan laser, ada juga krim untuk menghilangkan bulu yang mudah dan murah. Apa krim perontok bulu aman untuk tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Pengukuran tekanan darah banyak dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari. Apakah akan ada perbedaan tekanan darah, jika dilakukan di lain waktu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Kista Ganglion

Ganglion adalah kista yang umumnya terbentuk pada tendon dan persendian yang umum timbul di tangan. Berikut informasi lengkap tentang ganglion.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Flat Foot (Telapak Kaki Datar)

Normalnya, bagian tengah telapak kaki akan berlekuk. Namun, orang-orang penderita flat feet memiliki telapak kaki datar. Apa efeknya pada kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasca operasi usus buntu

Semua Hal yang Perlu Anda Perhatikan Setelah Jalani Operasi Usus Buntu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
veneer gigi

Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Veneer Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
cepat turun berat badan pagi hari

7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bikin Cepat Turun Berat Badan

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
berapa banyak makan nasi saat sarapan

Seberapa Banyak Harusnya Porsi Makan Nasi Saat Sarapan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit