Cara Melakukan Senam Kegel yang Benar

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 06/03/2018
Bagikan sekarang

Senam Kegel dikembangkan pada tahun 1940-an oleh dr. Arnold Kegel, seorang spesialis kandungan asal Amerika Serikat. Senam Kegel adalah latihan otot panggul memiliki banyak manfaat, baik bagi pria dan wanita. Senam kegel bermanfaat untuk memperkuat otot panggul bawah, seperti otot rahim, kandung kemih, dan usus besar. Dengan melakukan senam Kegel, Anda dapat mencegah dan mengobati inkontinensia urine, wasir, dan masalah pada bagian panggul bawah lainnya. Senam Kegel juga dapat membantu merapatkan vagina setelah persalinan. Pada pria, inkontinensia urine dapat memburuk jika pria pernah menjalani operasi prostat. Simak cara senam Kegel yang benar di bawah ini

Cara senam Kegel yang benar

Senam Kegel bisa dilakukan sambil berbaring, duduk, berdiri, atau berjalan kaki. Namun jika ini adalah kali pertama Anda mencoba Kegel, sebaiknya lakukan sambil berbaring dengan menekukkan kedua lutut Anda. Posisi ini akan meminimalisir gaya gravitasi sehingga tubuh Anda jadi lebih rileks.

  • Carilah otot panggul bawah Anda terlebih dahulu. Untuk mengetahuinya, Anda dapat mencoba menghentikan keluarnya urine saat buang air kecil. Otot yang dapat menahan urine itulah yang disebut dengan otot panggul bawah.
  • Sempurnakan teknik Anda. Kencangkan otot panggul bawah Anda, tahan kontraksi selama lima detik, lalu rileks selama lima detik. Cobalah empat atau lima kali berturut-turut. Berlatihlah agar otot dapat berkontraksi selama 10 detik sekaligus, kemudian rileks selama 10 detik.
  • Usahakan fokus mengencangkan otot dasar panggul Anda untuk mendapatkan hasil terbaik.
  • Selama mengencangkan otot panggul, jangan menahan napas dan jangan mengencangkan otot perut, paha, dan pantat.
  • Lemaskan kembali otot panggul bawah selama 3 detik.
  • Ulangi tiga kali sehari, dan usahakan untuk melakukan 3 set dan 10 repetisi.

Hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan senam Kegel

Jangan memulai dan menghentikan aliran urine Anda dengan menggunakan senam Kegel. Melakukan senam kegel saat buang air kecil dapat menyebabkan kencing jadi tidak tuntas dan dapat meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kemih.

Jika setelah senam, perut atau punggung Anda malah terasa sakit, mungkin cara senam Kegel Anda kurang tepat. Jangan melakukan senam secara berlebihan. Peregangan otot terlalu keras dapat menyebabkan otot kram dan tidak dapat berfungsi dengan baik.

Selain itu, tidak semua orang dianjurkan untuk melakukan senam Kegel. Misalnya bila Anda punya kondisi kesehatan tertentu. Konsultasikan dulu ke dokter untuk saran yang lebih akurat bagi kondisi Anda.

Dalam kasus tertentu, senam Kegel juga bukanlah pengobatan utama untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Senam Kegel tidak bisa menggantikan kunjungan ke dokter. Anda mungkin tetap membutuhkan obat-obatan atau perawatan medis tertentu untuk mengatasi penyakit atau kondisi kesehatan Anda. Senam ini hanya dilakukan sebagai pendukung agar Anda lebih cepat pulih serta sebagai usaha pencegahan masalah kemih dan masalah seksual.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

minyak esensial untuk meredakan stres

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020