Cairan Merah Pada Steak Daging Bukan Darah. Lantas, Apa Aman Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda memesan menu steak daging di restoran, pasti Anda akan ditanyakan tingkat kematangan yang Anda mau — rare, medium rare, medium, hingga well done. Kebanyakan pakar kuliner menyarankan Anda untuk menyantap steak medium rare karena tekstur daging yang lebih empuk dan rasanya lebih natural. Namun banyak orang yang ragu untuk memesan daging “setengah matang” ini karena masih ada cairan merah yang keluar dari daging, yang dikira darah. Lantas, apa sebenarnya cairan merah yang keluar dari daging medium rare? Apakah berbahaya jika dikonsumsi?

Cairan merah pada steak daging bukan darah

Bukan darah. Cairan merah yang Anda lihat merembes keluar dari daging setengah matang setelah dipotong sebenarnya adalah myoglobin. Myoglobin adalah protein yang menyimpan oksigen pada otot hewan mamalia – sama halnya seperti hemoglobin di dalam tubuh manusia.

Myoglobin inilah yang membuat daging berwarna merah. Semakin merah dan gelap warna daging, maka semakin banyak myoglobin yang terkandung di dalam. Itulah kenapa daging sapi (beserta daging domba, kambing, dan babi) digolongkan sebagai “daging merah“. 

Ketika daging dimasak, myoglobin akan bereaksi sehingga berubah menjadi lebih gelap dan lama-lama menghitam. Myoglobin dalam daging yang setengah matang belum seluruhnya berubah, sehingga masih ada sedikit warna kemerahan di bagian tengahnya.

Selain itu, daging setengah matang masih memiliki kadar air yang lebih banyak ketimbang daging yang sudah matang sepenuhnya. Oleh karena itu, perpaduan antara myoglobin serta sisa air yang ada di dalam daging membuat steak mengeluarkan cairan merah yang selama ini dianggap darah.

Lalu, apakah cairan merah pada daging steak aman untuk dikonsumsi?

Karena bukan darah, daging dengan tingkat kematangan medium rare tetap aman untuk dikonsumsi. Academy of Nutrition and Dietetics bahkan menyatakan bahwa tak perlu memasak daging hingga sangat matang untuk bisa dikonsumsi dengan aman. Asalkan, daging tersebut dimasak menyeluruh pada suhu minimal 62 derajat celsius. Jadi, jangan ragu untuk mencoba makan steak yang setengah matang, asalkan pengolahan serta penyajiannya benar serta bersih.

Namun, tidak semua daging merah setengah matang lantas aman dikonsumsi. Jika steak Anda terbuat dari daging giling, maka pastikan bahwa tingkat kematangannya sempurna alias well-done.

Daging giling sudah mengalami proses produksi dan pemrosesan yang membuat semua bagiannya terkena peralatan yang belum tentu bersih dari bakteri. Itu sebabnya sangat besar peluang bakteri tertinggal di dalam daging giling ketimbang dengan daging segar yang dipotong langding. Untuk olahan makanan dari daging giling, daging harus dimasak minimal pada suhu 71 derajat celcius.

Perlu diingat juga bahwa terlepas dari aman tidaknya mengonsumsi steak daging setengah matang, ada risiko kesehatan tersendiri yang mungkin Anda hadapi kalau kebanyakan makan daging merah. Badan Kesehatan Dunia (WHO telah menyatakan bahwa orang yang kebanyakan makan daging bakar mengalami peningkatan risiko terkena kanker hingga 30 persen.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Warna dahak yang normal adalah bening. Jika Anda mengeluarkan dahak yang berwarna, maka hal itu adalah tanda dari kondisi medis. Apa arti dari warna dahak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Batuk, Kesehatan Pernapasan 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Bagi korban KDRT, meninggalkan pasangan yang abusive tak semudah itu. Ini dia alasan korban KDRT bertahan meski hubungannya sarat kekerasan dan kekejaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Perceraian memang bukan sesuatu yang tabu. Tapi keutuhan rumah tangga adalah cita-cita banyak orang. Bagaimana cara menghindari perceraian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Psikologi, Seks & Asmara 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

proses inflamasi

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Penyebab sakit pinggang

Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Sakit Pinggang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
ukuran otak dewasa berpikir

Apakah Benar Otak Lebih Besar Artinya Lebih Pintar?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
makanan pedas atasi migrain

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit