home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Seberapa Banyak Anda Boleh Makan Daging dalam Seminggu?

Seberapa Banyak Anda Boleh Makan Daging dalam Seminggu?

Walaupun amat kaya akan protein, lemak, vitamin, dan mineral yang penting bagi kesehatan, mengonsumsi daging juga tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Lantas, seberapa banyak aturan batas aman makan daging dalam seminggu? Apakah ada dampaknya bagi kesehatan jika mengonsumsi terlalu banyak?

Batas aman makan daging dalam seminggu

sering pusing setelah makan daging

Daging merah merupakan salah satu bahan pangan dengan kandungan nutrisi terbaik. Kandungan proteinnya membantu meningkatkan massa otot, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, memproduksi hormon dan enzim, serta menjaga berat badan ideal.

Vitamin dan mineral pada daging juga bermanfaat untuk memelihara sistem kekebalan tubuh dan sistem saraf, mencegah anemia, menjaga kesehatan otak, serta membantu tubuh menjalankan fungsinya dengan baik.

Kendati bermanfaat, ingatlah untuk membatasi jumlah daging yang Anda makan dalam seminggu.

Pasalnya, berbagai penelitian menemukan bahwa konsumsi daging secara berlebihan justru dapat meningkatkan risiko sejumlah gangguan kesehatan.

Lemak jenuh pada daging akan meningkatkan kadar kolesterol darah dan senyawa L-karnitin dapat merangsang pembentukan plak pada pembuluh darah. Kolesterol tinggi dan plak pembuluh darah merupakan faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Selain itu, orang yang mengonsumsi daging secara berlebihan juga lebih berisiko terkena kanker usus besar.

Penyebab pastinya hingga kini belum diketahui, tapi banyak ahli sepakat bahwa pemicunya berasal dari zat karsinogen (pemicu kanker) selama proses pengolahan.

Anda dapat mengurangi risiko berbagai penyakit tersebut dengan membatasi jumlah daging yang Anda makan, yakni sebanyak 350-500 gram (matang) dalam seminggu. Jumlah tersebut setara dengan 10 potong daging berukuran sedang.

Memilih dan mengolah daging untuk mengurangi risiko penyakit

daging untuk anak

Penyakit yang berkaitan dengan konsumsi daging sebenarnya muncul akibat kebiasaan makan daging yang tidak baik. Misalnya mengonsumsi terlalu banyak, salah memilih jenis daging, dan keliru dalam mengolahnya.

Sebelum mengolahnya menjadi berbagai hidangan lezat, berikut adalah tips sehat dalam memilih daging:

  • Memilih daging dengan kandungan lemak paling sedikit
  • Jika memilih daging dalam kemasan, perhatikan jumlah lemak yang tertera pada label informasi gizi
  • Pilihlah daging potong yang belum mengalami pemrosesan, batasi konsumsi daging olahan berupa sosis, patty, salami, dan sejenisnya yang lebih banyak mengandung lemak dan garam
  • Jika mengonsumsi daging unggas, buang kulitnya

Selain mengetahui aturan makan daging yang aman dalam seminggu, Anda pun bisa mengurangi risiko kanker usus besar akibat zat karsinogenik pada daging dengan teknik mengolah yang tepat.

Berikut adalah beberapa tips mengolah daging yang sehat:

  • Membumbui daging dengan campuran bawang putih, air jeruk lemon, dan minyak zaitun untuk mengurangi pembentukan zat karsinogenik
  • Menggunakan api sedang dan tidak membakar daging secara langsung di atas bara api
  • Jika harus menggunakan api besar, jangan lupa membolak-balik daging setiap beberapa menit
  • Membuang bagian daging yang terbakar atau gosong

Membatasi jumlah daging yang Anda makan dalam seminggu sangatlah penting. Alasannya tidak lain karena bahan makanan sebaik apa pun dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Anda juga perlu cermat dalam memilih jenis daging dan teknik mengolah yang tepat. Dengan begitu, Anda bisa memperoleh manfaat mengonsumsi daging dan tetap terlindung dari risiko gangguan kesehatan.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Is Red Meat Bad for You, or Good? An Objective Look. https://www.healthline.com/nutrition/is-red-meat-bad-for-you-or-good Diakses pada 10 Juni 2019.

The Truth About Red Meat. https://www.webmd.com/food-recipes/features/the-truth-about-red-meat#1 Diakses pada 10 Juni 2019.

Limit red and processed meat. https://www.wcrf.org/dietandcancer/recommendations/limit-red-processed-meat Diakses pada 10 Juni 2019.

How much meat can you eat. https://www.health.harvard.edu/healthy-eating/ask-the-doctor-how-much-meat-can-you-eat Diakses pada 10 Juni 2019.

How much red meat should you really be eating per week? https://www.health24.com/Diet-and-nutrition/Nutrition-basics/how-much-red-meat-should-you-really-be-eating-per-week-20180514 Diakses pada 10 Juni 2019.

Aykan N. F. (2015). Red Meat and Colorectal Cancer. Oncology reviews, 9(1), 288. doi:10.4081/oncol.2015.288

Foto Penulis
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari pada 23/06/2019
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x