Apakah Teh Bisa Membuat Kecanduan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Menurut Tea Association of the U.S.A., Inc, orang-orang di dunia mengomsumsi teh dalam jumlah yang luar biasa besar dibandingkan dengan minuman lainnya. Namun, meskipun teh memiliki sejumlah manfaat, kafein dalam jumlah besar yang terkandung di dalamnya bisa tidak sepenuhnya sehat untuk tubuh Anda. Berdasarkan cara dan seberapa sering Anda minum teh, jenis kafein ini bisa memberikan banyak dampak positif ataupun negatif.

Dengan jumlah yang cukup, teh bisa menjaga pikiran Anda tetap tajam, fokus, dan meningkatkan energi Anda. Sebaliknya, jika Anda terlalu sering minum teh, atau mengonsumsinya dalam jumlah sangat besar untuk waktu yang lama, Anda bisa menjadi kecanduan teh.

Kafein bisa membuat Anda kecanduan teh

Kafein adalah stimulan sistem saraf pusat, dan penggunaan rutinnya menyebabkan ketergantungan fisik yang ringan. Kafein dalam teh tidak membuat kesehatan fisik Anda berisiko dengan cara yang persis sama seperti yang dilakukan obat-obatan adiktif, tetapi begitu secara fisik Anda menjadi kecanduan kafein, Anda akan menyadari bahwa ketergantungan kafein tidak begitu jelas. Tubuh Anda terbiasa memiliki kafein dalam sistem fungsionalnya, maka dari itu tubuh selalu meminta Anda untuk mengonsumsi lebih banyak kafein untuk mendapatkan efek yang biasa Anda dapatkan, seperti kewaspadaan atau energi.

Setiap pecandu bisa menderita insomnia jika minum terlalu banyak teh kurang dari 6 jam sebelum tidur. Selain itu, orang yang lebih sensitif tidak hanya merasa sulit tidur tetapi juga bisa mengalami efek samping kegugupan dan sakit perut.

Gejala putus kafein (sakaw kafein)

Jika berhenti mengonsumsi kafein secara tiba-tiba, tubuh akan “kehilangan” jumlah kafein yang biasa, dan bisa membuat Anda merasa tidak nyaman dalam beberapa hari karena gejala tertentu. Gejala putus kafein meliputi:

Gejala putus kafein ini tidaklah seserius gejala yang disebabkan oleh narkoba atau alkohol. Gejala ini biasanya menghilang dengan segera setelah Anda lanjut minum teh dengan jumlah yang sama seperti sebelumnya, atau lebih,

Bagaimana cara mencegah kecanduan teh?

Untuk mencegah Anda menjadi kecanduan teh, ikuti saran berikut:

  • Kurangi jumlah kafein yang Anda konsumsi. Anda bisa mengurangi jumlah kafein dalam teh dengan menggunakan satu kantong teh sebanyak 3-4 kali, mempersingkat jangka waktu seduh, dan menurunkan suhu air teh.
  • Minum teh hijau, teh putih, atau teh herbal. Teh hitam mengandung kafein dalam jumlah besar. Jadi, ubah sedikit kebiasaan Anda dengan mencoba teh hijau, teh putih, atau teh herbal.
  • Cobalah minuman tanpa kafein. Daripada mengonsumsi minuman berkafein, Anda bisa memikirkan alternatif lainnya dengan pilihan minuman bebas kafein.
  • Hindari terlalu sering mengonsumsi teh berkafein tinggi.
  • Kurangi konsumsi kafein Anda secara perlahan. Jangan menghentikan teh secara langsung karena ini bisa membuat Anda mengalami gejala tidak terduga. Mengurangi konsumsi teh secara perlahan bisa membantu Anda mencegah perasaan buruh tersebut.

Seperti kopi, teh terpilih sebagai brain food untuk membangunkan energi dan membuat pikiran Anda fokus dengan segera. Namun, Anda harus ingat untuk meminumnya dalam jumlah cukup, atau Anda akan menjadi terobsesi dengan teh dan menderita banyak efek samping dari kafein.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Hal yang Sering Jadi Penyebab Mati Rasa pada Kaki dan Tangan

Mati rasa sering terasa pada jari, tangan, kaki, lengan, maupun telapak kaki Anda. Apa sebenarnya yang menjadi penyebab mati rasa?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Buah Melon yang Menyehatkan Tubuh

Suka makan buah melon? Tapi, tahukah Anda kalau manfaat buah melon sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia? Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Jenis Makanan yang Bikin Kita Sering Kentut

Bila dalam satu hari rasa ingin buang angin datang terlalu sering, lama-lama Anda tentu kewalahan. Apa saja makanan pemicu sering kentut?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Mengigau Saat Tidur Bisa Jadi Tanda Penyakit Demensia

Apakah Anda sering mengigau saat tidur? Atau memperagakan mimpi Anda ketika tidur? Hati-hati, bisa saja itu pertanda Anda mengalami gangguan otak ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 20/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum madu

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit
apa itu power nap

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit
penyebab sulit mengingat

6 Penyebab Otak Anda Sulit Mengingat dan Mudah Lupa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/07/2020 . Waktu baca 4 menit