Kenali Gejala dan Tanda Sirosis, Radang Hati Kronis yang Berbahaya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25/01/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sirosis adalah tahap akhir dari radang hati yang sudah lama terjadi. Terlalu banyak minum minuman beralkohol diyakini sebagai penyebab utama sirosis hati. Namun, terjadinya pembesaran pada hati, perlemakan hati non-akohol, hepatitis A, serta hepatitis C adalah beberapa hal lain yang juga mengakibatkan sirosis hati. Agar semakin paham, mari kupas lebih lanjut mengenai gejala sirosis hati lewat ulasan berikut ini.

Apa saja gejala sirosis hati?

Sirosis hati biasanya tidak menimbulkan tanda dan gejala apa pun di awal. Ketika kerusakan hati sudah semakin parah, barulah gejala sirosis hati muncul satu per satu sebagai pertanda telah melemahnya kemampuan hati untuk melakukan fungsinya.

Hati mulai tidak bisa lagi menyaring zat yang tidak dibutuhkan oleh darah, menghasilkan protein baru, membuang racun, hingga membantu penyerapan lemak dan vitamin larut lemak.

Dalam tahap ini, tubuh akan menunjukan beberapa gejala sirosis hati seperti:

  • Nafsu makan menurun
  • Kelelahan parah
  • Susah tidur (insomnia)
  • Mual
  • Berat badan menurun
  • Kulit gatal
  • Mudah mengalami memar dan berdarah pada tubuh
  • Pembuluh darah arteri di bawah kulit menyerupai bentuk laba-laba
  • Kemerahan pada telapak tangan
  • Sakit atau nyeri di area hati

Gejala sirosis hati bisa berkembang semakin parah, yang ditandai dengan munculnya beberapa hal berikut ini:

  • Penumpukan cairan pada perut (asites)
  • Penumpukan cairan di pergelangan tangan, tangan, kaki, dan pergelangan kaki (edema)
  • Sulit berpikir dengan jelas
  • Wanita tidak mengalami menstruasi, padahal belum saatnya menopause
  • Pria kehilangan gairah seks, pertumbuhan jaringan payudara yang abnormal (ginekomastia), dan atrofi testis
  • Rambut rontok
  • Lebih mudah mengalami memar
  • Beberapa bagian tubuh, seperti kulit, lidah, dan mata berwarna kuning (penyakit kuning)
  • Kram otot
  • Mimisan
  • Sesak napas
  • Feses menghitam dan kering
  • Urin berwarna gelap
  • Muntah darah
  • Kesulitan berjalan
  • Detak jantung lebih cepat

fungsi hati adalah fungsi hati manusia, fungsi hati adalah

Bagaimana penanganan yang tepat untuk sirosis hati?

Pengobatan yang dilakukan untuk menangani sirosis hati bisa berbeda-beda, tergantung pada penyebab dan keparahan penyakit. Meski begitu, tujuan utamanya tetap untuk memperlambat kerusakan jaringan pada hati, sekaligus mencegah dan mengobati gejala sirosis hati agar tidak semakin memburuk.

Berikut ini merupakan beberapa perawatan yang biasanya dilakukan:

  • Berhenti minum alkohol dan melakukan perawatan rutin jika sudah ketergantungan alkohol.
  • Menurunkan berat badan dan mengontrol kadar gula darah bagi pengidap perlemakan hati non-alkohol.
  • Minum obat yang diresepkan oleh dokter sesuai kondisi tubuh. Entah untuk mengobati hepatitis, atau mengendalikan gejala sirosis hati. Rutin minum obat-obat bisa membantu memperlambat perkembangan sirosis hati.

Hindari minum obat-obatan tanpa meminta persetujuan dokter terlebih dahulu. Jika semua perawatan yang telah diupayakan gagal, pilihan terakhir yang mungkin ditempuh adalah dengan melakukan transplantasi hati.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Setelah Didiagnosis Mengalami Gagal Hati, Apa Pengobatan yang Harus Dilakukan?

Adanya masalah bisa membuat fungsi organ hati terganggu, bahkan menyebabkan gagal hati. Sebelum memburuk, cari tahu seputar pengobatan gagal hati di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 11/06/2019 . Waktu baca 5 menit

5 Kiat Menjaga Hati Tetap Sehat Bagi Pengidap Hepatitis C

Bagi pengidap hepatitis C, kesehatan hati adalah kunci untuk hidup sehat. Namun, bagaimana cara menjaga kesehatan hati? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Pencernaan, Health Centers 05/05/2019 . Waktu baca 5 menit

Hati-hati! Kebiasaan Begadang Bisa Merusak Fungsi Hati

Ketimbang menuai manfaat, justru ada banyak kerugian yang didapat akibat sering begadang. Salah satunya adalah risiko penyakit hati (liver). Kok, bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13/02/2019 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Penyakit Hati Bisa Menyebabkan Kulit Gatal?

Gejala penyakit hati biasanya ditandai dengan kulit yang menguning. Selain itu, ternyata Anda juga bisa merasakan gatal-gatal pada kulit. Kenapa, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kanker Hati, Health Centers 07/01/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diabetes dan kanker hati

Diabetes Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Hati, Ini Tips Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020 . Waktu baca 4 menit
makanan untuk pasien hepatitis

Makanan Sehat yang Dianjurkan untuk Pasien Hepatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/02/2020 . Waktu baca 5 menit
penyakit kanker hati adalah

Apa Itu Kanker Hati?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16/01/2020 . Waktu baca 12 menit
obat herbal penyakit hati

4 Obat Herbal yang Efek Sampingnya Meningkatkan Risiko Penyakit Hati

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11/10/2019 . Waktu baca 3 menit