Awas, Kebiasaan Duduk Terlalu Lama Bisa Berbahaya Bagi Otak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15/05/2018 . 5 mins read
Bagikan sekarang

Apakah aktivitas sehari-hari menuntut Anda untuk harus selalu duduk dalam waktu yang lama? Atau hobi bermain komputer maupun menonton televisi membuat Anda sulit beranjak dari kursi favorit Anda? Jika ya, mulai sekarang Anda sebaiknya berhati-hati sebab ada bahaya duduk terlalu lama yang dapat mengintai kesehatan Anda.

Bahaya duduk terlalu lama terhadap kesehatan otak

Punya banyak kegiatan memang rasanya melelahkan, untuk mengatasinya mungkin Anda sesekali mencari kursi untuk duduk dan beristirahat sejenak. Namun lain halnya dengan pekerja kantoran ataupun mereka yang sehari-hari menghabiskan waktunya dengan duduk berjam-jam. Meski terlihat nyaman, nyatanya ada bahaya duduk terlalu lama yang mengincar kesehatan tubuh Anda.

Bagaimana bisa? Ya, hal ini telah dibuktikan dalam penelitian dari University of California (UCLA) dan University of Adelaide yang melakukan penelitian terhadap 35 orang dengan rentang usia 45 sampai 75 tahun. Semua peserta didata dan ditanyakan tentang aktivitas fisik harian, termasuk rentang waktu yang dihabiskan untuk duduk, berjalan, serta melakukan aktivitas fisik sedang hingga kuat setiap harinya.

Selanjutnya, setiap peserta juga menjalani tes pemeriksaan MRI (magnetic resonance imaging) guna mengetahui kesehatan otak mereka. Penelitian tersebut menitikberatkan pada hubungan antara duduk, tingkat aktivitas, serta ketebalan komposisi otak.

Hasilnya menemukan bahwa semakin lama rentang waktu yang dihabiskan seseorang untuk duduk setiap harinya, maka area yang berperan membentuk ingatan baru (lobus temporalis medial), juga cenderung semakin menipis. Mirisnya, setiap satu jam Anda duduk maka area ini akan semakin menipis sebanyak dua persen, begitu pun seterusnya.

Dengan kata lain, seseorang yang duduk selama 10 jam per hari, cenderung memiliki lobus temperalis medial enam persen lebih tipis dibandingkan seseorang yang hanya duduk sekitar tujuh jam sehari.

Lobus temperalis medial merupakan bagian otak yang bertanggung jawab dalam membentuk ingatan jangka panjang. Normalnya, ia baru mulai menipis ketika seseorang menginjak usia lanjut. Jika kondisi ini terjadi di usia muda atau sebelum masa tua, maka akan menurunkan kemampuan Anda untuk mengingat sesuatu – biasanya akan berujung pada penyakit demensia dan alzheimer.

Memang, apa hubungannya duduk terhadap kesehatan otak manusia?

posisi duduk

Otak merupakan organ penting yang menjadi pusat perintah dan sistem saraf manusia. Itu sebabnya, jika terjadi sesuatu yang memengaruhi organ-organ tubuh misalnya gangguan metabolisme tubuh dan sirkulasi darah, maka bisa berdampak negatif pada otak Anda. Begitu pula sebaliknya, bila ada masalah pada otak tentunya akan menghambat kerja organ-organ tubuh yang lainnya.

Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan guna mengetahui lebih lanjut bagaimana bahaya duduk terlalu lama memiliki dampak jangka panjang terhadap kerja otak. Penting untuk diingat, seseorang yang mengalami penipisan lobus temporalis medial otak tidak selalu disebabkan oleh kebiasaan duduk yang terlalu lama.

Tapi bisa saja karena orang tersebut kurang aktif baik secara fisik maupun sosial, memiliki ruang gerak yang terbatas, melakukan pekerjaan rutin yang kurang merangsang pergerakan tubuh, ataupun karena kondisi lain yang dapat memengaruhi kesehatan otak.

Bagaimana cara mengurangi risiko bahaya jika memang harus duduk lama?

Pada dasarnya, tubuh tidak dirancang untuk terus-menerus duduk dalam waktu yang lama. Tetap harus ada pergerakan fisik guna mendukung kerja tulang, otot, serta organ-organ tubuh.

Maka itu, jika kegiatan sehari-hari Anda mewajibkan untuk duduk dalam waktu yang tidak sebentar, Anda bisa melakukan trik berikut ini untuk mengurangi risiko bahaya duduk terlalu lama:

Terapkan posisi duduk tegak

Jika Anda memang harus duduk dalam waktu yang lama – entah karena pekerjaan ataupun hal lainnya. Sebaiknya hindari bersandar dan membungkuk maju ke arah meja, bila Anda duduk di depan meja. Sebagai gantinya, duduklah dengan posisi badan yang tegak.

Atur waktu untuk istirahat

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam British Journal of Sports Medicine, menyarankan agar orang-orang yang banyak menghabiskan waktu dengan duduk setiap harinya, untuk meluangkan waktu dengan berdiri kemudian berjalan dan melakukan peregangan ringan setidaknya setiap dua jam sekali.

Gunakan meja kerja berdiri

Bila setiap harinya Anda selalu menggunakan meja kerja yang dilengkapi dengan kursi duduk, cobalah sesekali untuk bekerja pada meja kerja berdiri yang akan mengharuskan Anda untuk mengerjakan pekerjaan dalam keadaan tegak.

Alternatif lainnya, Anda bisa mengganti kursi favorit dengan exercise ball atau bola gym. Dengan begini, Anda bisa duduk dalam keadaan tegak dan diiringi dengan tubuh yang tetap melakukan pergerakan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Saat harus tampil di depan umum atau mau kencan pertama, tiba-tiba perut jadi sangat mual karena gugup. Mengapa bisa begitu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2020 . 6 menit baca

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 21/06/2020 . 5 menit baca

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Perut kembung atau begah pasti sangat mengganggu. Untuk segera meredakan rasa tidak nyaman, siapkan berbagai makanan berikut untuk mengusir perut kembung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . 6 menit baca

Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

Sedang mengalami masa sulit yang seakan mengisap energi dan pikiran Anda ke dalam lubang hitam? Psikoterapi bisa membantu Anda mencari solusinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 20/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
menjaga kebersihan diri

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca