6 Hal yang Mungkin Terjadi Akibat Kebanyakan Makan Telur

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Apakah Anda penyuka telur? Dalam sehari berapa banyak telur yang Anda konsumsi? Untuk orang Indonesia, telur sering dijadikan lauk untuk makan. Telur bisa ditemukan di menu sarapan pagi Anda dalam bentuk telur dadar atau telur mata sapi atau di menu makan siang. Tapi, apa yang terjadi jika Anda kebanyakan makan telur?

Efek samping kebanyakan makan telur

Telur merupakan bahan makanan yang mempunyai banyak gizi yang cukup lengkap. Selain mengandung banyak protein, telur juga memiliki karbohidrat dan delapan macam asam amino sehingga berguna bagi tubuh, terutama bagi anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan.

Tapi tahukah Anda, ternyata terdapat dampak yang kurang baik bagi tubuh jika Anda kebanyakan makan telur? Apa yang akan terjadi jika Anda kebanyakan makan telur? Berikut penjelasannya.

1. Meningkatkan kolesterol

Satu butir telur mengandung sekitar 185 mg kolesterol per butirnya. Konsumsi 6 butir dalam seminggu adalah batas maksimal yang diperbolehkan. Namun jumlah ini juga harus diimbangi dengan aktivitas olahraga.

Anda harus menjaga tingkat kolesterol di bawah 200 miligram per hari. Bila Anda terlalu banyak makan telur, Anda akan mengalami kelebihan kolesterol, akibatnya tubuh akan mengalami peningkatan kolesterol dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

2. Risiko diabetes

Kandungan lemak dalam telur juga bisa memicu penyakit diabetes, terutama pada wanita. Menurut penelitian, makan telur ayam setiap hari membuat pria berisiko 55% mengalami diabetes tipe dua. Sedangkan wanita, berisiko sekitar 77%, lebih besar dari pria.

3. Jerawat

Meski tidak langsung menyebabkan jerawat, telur dapat membuat jerawat pada sebagian orang semakin memburuk. Pola makan yang tinggi daging dan produk daging termasuk telur, biasanya mengandung karbohidrat olahan dan makanan olahan yang dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh.

Peradangan akan membuat laju produksi kelenjar minyak meningkat, sehingga membuat kulit berminyak, mengundang bakteri dan memicu munculnya jerawat di kulit.

4. Kelebihan berat badan

Telur mengandung 75 kalori per butirnya. Jika Anda makan telur orak-arik untuk menu sarapan dari tiga telur, Anda sudah mendapatkan 225 kalori. Tingginya kalori dalam telur dapat membuat berat badan Anda semakin naik.

Kandungan lemak yang tinggi pada telur, juga bisa membuat berat badan Anda bertambah.

Bila ingin lebih sehat, sebaiknya makan telur 2-3 hari sekali untuk wanita yang merasa kelebihan berat badan.

5. Ketidakseimbangan hormon

Pada telur non-organik, unggas biasanya diberi suntik hormon. Hormon tersebut bisa mengganggu aktivitas hormonal dalam tubuh Anda. Konsumsi terlalu banyak telur membuat hormon Anda jadi mudah naik turun. Apalagi pada wanita. Konsumsi protein hewani sebaiknya diatur dengan lebih banyak sayur dan buah untuk mengimbangi efek sampingnya.

6. Menimbulkan alergi

Bagi Anda yang mudah alergi makanan, telur jenis tertentu bisa membuat Anda mengalami alergi. Bila Anda ingin konsumsi telur yang aman, selalu perhatikan apakah telur Anda berkualitas baik, tidak busuk, kulitnya tidak retak dan sebagainya. Hal ini meminimalisasi efek tidak higienis dari telur yang bisa membuat alergi makanan.

Telur memang baik untuk kesehatan. Namun porsi yang tepat selalu bisa memberikan hasil yang maksimal dibanding porsi yang berlebihan, jangan sampai Anda kebanyakan makan telur dan merugikan kesehatan Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ibu hamil yang berpuasa tidak bisa makan sembarangan. Berikut beberapa contoh makanan sahur untuk ibu hamil yang bisa menjadi referensi Anda.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hari Raya, Ramadan 13/05/2020

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Antiseptik mampu memusnahkan atau menghambat perkembangan bakteri pada jaringan hidup. Yuk, baca 5 fungsi antiseptik cair untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Ketika bulan puasa, banyak orang yang mudah sakit dan merasa cepat lemas. Karena itu, Anda butuh minum vitamin C dan zinc untuk mengatasinya. Mengapa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hari Raya, Ramadan 01/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020