Setelah Berhenti Merokok, Kenapa Napas Jadi Terasa Sesak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Berhenti merokok merupakan langkah terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup. Namun, tindakan ini juga menimbulkan efek samping, salah satunya sesak napas. Tahukah Anda apa sebabnya mantan perokok mengalami efek samping ini? Lantas, adakah cara untuk mengatasi sesak napas saat berhenti merokok? Yuk, cari jawabannya berikut ini.

Kenapa Anda merasa sesak napas saat berhenti merokok?

Rokok mengandung berbagai zat kimia pemicu kanker (karsinogen). Saat merokok, itu artinya Anda memberi tubuh asupan bahan kimia, seperti nikotin, tar, atau karbon monoksida. Semua zat yang tak dibutuhkan tubuh itu justru dapat memicu masalah kesehatan di kemudian hari.

Menurut John Hopkins Medicine, CDC melaporkan bahwa merokok telah menyebabkan kematian lebih 480.000 di Amerika Serikat setiap tahunnya. Ini bisa terjadi karena rokok hampir 90% menyebabkan kanker paru-paru dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronik).

Inilah yang menjadi alasan kenapa kebiasaan merokok harus dihentikan. Sayangnya, berhenti merokok bukanlah hal mudah. Mantan perokok mungkin mengalami sesak napas saat berhenti merokok.

Sesak napas saat berhenti merokok merupakan salah stau gejala putus rokok.

Selama Anda merokok, bahan kimia pada rokok memberikan beragam reaksi pada tubuh. Nah, saat Anda berhenti dari kebiasaan ini, tubuh perlu menyesuaikan diri sehingga Anda menimbulkan berbagai efek samping.

Lantas, kenapa timbul sesak napas setelah berhenti merokok?

Asap rokok dan bahan kimia lainnya yang masuk ke tubuh dapat merusak paru-paru, yakni menebalkan lendir pada alat pernapasan Anda. Saat Anda berhenti merokok, paru-paru Anda akan kembali memulihkan diri dan lendir akan semakin berkurang. Nah, proses pemulihan inilah yang bisa menyebabkan Anda merasa sesak napas, terus batuk, atau sakit tenggorokan.

Meskipun begitu, Anda tidak boleh menyepelekan sesak napas saat berhenti merokok. Ini bisa jadi pertanda bahwa Anda telah mengalami masalah pernapasan ketika mulai berhenti dari kebiasaan buruk ini.

Jadi, langkah terbaik adalah periksa kesehatan Anda ke dokter. Dokter akan merekomendasikan tes fungsi paru untuk mencari tahu penyebab sesak napas yang Anda alami.

Selain itu, dokter juga akan mempertimbangkan beberapa hal, seperti berapa lama Anda merokok dan berapa rokok yang biasanya Anda habiskan dalam sehari.

mual saat merokok

Tips mengatasi sesak napas saat berhenti merokok

Jika Anda berhenti merokok, persiapkan diri untuk mendetoksifikasi paru-paru. Dengan begitu, efek samping dari putus rokok akan berkurang dan mereda.

Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membantu memulihkan paru-paru dari racun dan karsinogen, seperti:

1. Perbanyak minum air putih

Air putih bisa membantu mengencerkan dahak yang melapisi saluran pernapasan Anda. Lendir yang mencair ini akan lebih mudah dikeluarkan tubuh lewat batuk. Jadi, tingkatkan asupan air putih Anda setiap hari.

Anda bisa minum air hangat atau minuman hangat lainnya untuk meredakan gejala batuk dan sakit tenggorokan.

2. Tingkatkan asupan makanan kaya nutrisi

Untuk mempercepat proses pemulihan dari sesak napas saat berhenti merokok, paru Anda membutuhkan nutrisi. Nutrisi tersebut bisa Anda dapatkan dari berbagai jenis makanan, mulai dari sayur, buah, kacang-kacangan, hingga daging. Namun, kurangi asupan makanan tinggi garam dan gula untuk mengurangi peradangan yang terjadi.

3. Rajin olahraga

Untuk memperbaiki laju pernapasan Anda, beberapa jenis olahraga bisa membantu. Anda bisa memilih yoga sebagai latihan fisik. Olahraga ini dapat melatih pernapasan yang meningkatkan kerja paru-paru sehingga Anda dapat bernapas lebih baik.

4. Jauhi asap rokok

Walaupun Anda berhenti merokok, asap rokok tetap bisa terhirup oleh Anda. Terutama, jika orang-orang di sekeliling Anda adalah seorang perokok. Jadi, baiknya hindari berada di sekitar orang-orang tersebut ketika mereka sedang merokok.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Sebab Mengapa Seseorang Memiliki Wajah yang Tidak Simetris

Bagaimana bentuk wajah Anda saat berkaca? Apakah posisi mata, telinga, dan bagian muka lainnya sudah tepat atau tidak simetris?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Peneliti Dorong Pengurangan Dampak Buruk Tembakau Melalui Produk HPTL

Peneliti farmasi Universitas Brawijaya mencari tahu potensi untuk mengurangi dampak buruk tembakau melalui produk HPTL. Bagaimana hasilnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 9 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Emfisema

Emfisema adalah salah satu jenis penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) paling umum. Kondisi ini terjadi karena kerusakan kantung udara di paru-paru.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pernapasan, PPOK 8 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Stroke Mata, Ketahui Mulai dari Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Selama ini Anda sudah tahu stroke bisa menyerang otak. Namun, ternyata Anda juga bisa kena serangan stroke mata. Apa itu stroke mata dan apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

inhaler obat hirup asma

Mengenal Jenis-Jenis Inhaler Asma Beserta Efek Samping dan Cara Pakai yang Benar

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
bahaya vape rokok elektrik

Macam-Macam Jenis Vape (Rokok Elektrik) Plus Risiko Bahayanya yang Perlu Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
napas pendek setelah makan

4 Penyakit yang Membuat Anda Sering Sesak Napas Setelah Makan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
penyebab sesak nafas napas

Berbagai Kondisi dan Penyakit yang Jadi Penyebab Sesak Napas

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit