Sejak abad ke-18, para wisatawan yang terdampar kedinginan di pegunungan salju Alpen telah dibantu supaya tetap hangat dengan cara meminum brandy (minuman keras sejenis wine) yang digantung di leher sekumpulan anjing St. Bernard. Berkat inilah, kabarnya, turis yang berada di pegunungan bersuhu minus derajat ini bisa terhindar dari hipotermia.

BACA JUGA: 6 Manfaat Mengejutkan di Balik Alkohol dan Minuman Keras

Ciri-ciri fisik klasik dari orang yang baru saja menenggak alkohol, seperti pipi yang memerah dan sedikit kemilau keringat yang menetes di dahi, menandakan bahwa alkohol memiliki dampak tertentu pada suhu tubuh. Tapi apakah benar minum minuman beralkohol dapat menghangatkan tubuh?

Kenapa minuman beralkohol membuat kita merasa lebih hangat?

Dilansir dari Mental Floss, William Haynes, direktur Farmakologi Klinis di University of Iowa, berujar bahwa konsumsi alkohol dapat menggagalkan banyak refleks sehat dari tubuh manusia. “Salah satunya adalah refleks menjaga suhu inti tubuh agar tetap hangat di cuaca dingin,” jelas Haynes. Penyebab di balik sensasi hangat yang bikin nyaman setelah minum minuman keras adalah darah dalam tubuh Anda.

Alkohol adalah vasodilator. Alkohol menyebabkan pembuluh darah membesar, terutama kapiler yang tepat berada di bawah permukaan kulit. Dengan demikian, konsumsi alkohol memindahkan sejumlah besar pasokan darah dari jantung yang terkonsentrasi hanya di ujung-ujung jemari kaki dan tangan.

Perubahan peredaran darah yang terjadi akibat minum miras mengirimkan tumpukan pesan tipuan ke otak yang membuat Anda percaya Anda merasa hangat. Di saat yang sama, volume darah yang dibawa ke ujung-ujung jari ini memblokir pertahanan tubuh alami Anda terhadap suhu dingin sehingga mengakibatkan penurunan suhu inti tubuh. Manusia mempertahankan suhu inti tubuh sekitar 37 derajat Celcius, dan sebagian besar panas ini dihasilkan oleh sistem metabolisme, istilah yang mengacu pada semua proses kimia yang terlibat dalam menjaga Anda tetap hidup.

BACA JUGA: 11 Makanan Penghangat Tubuh Saat Sedang Kedinginan

Seseorang yang menikmati miras saat kedinginan mungkin merasa lebih hangat, berkat pemanasan kulit yang didapat dari pasokan darah ekstra, tapi darah tersebut akan cepat dingin kembali akibat paparan dinginnya udara luar tubuh. Plus, kehangatan yang disebabkan oleh banjir aliran darah menuju kulit juga akan membuat tubuh lebih mudah berkeringat demi melawan sensasi panas tersebut. Sejumlah reaksi ini kemudian dapat menurunkan suhu inti tubuh lebih drastis lagi.

Minum minuman alkohol saat cuaca dingin tidak menghangatkan tubuh, justru berbahaya

Cukup satu gelas minuman beralkohol saja sudah dapat menghasilkan suhu tubuh yang menurun drastis. Penurunan suhu tubuh drastis ini juga seringnya terjadi tanpa disadari si pemilik tubuh karena kulitnya masih merasakan cukup kehangatan, sehingga terus-menerus menenggak alkohol saat cuaca dingin demi menghangatkan tubuh dapat menyebabkan Anda mengalami keracunan alkohol.

BACA JUGA: Mandi Air Dingin Habis Begadang Ternyata Berbahaya

Beberapa studi telah menemukan bahwa konsumsi alkohol berlebih, terutama di luar ruangan saat cuaca dingin atau di malam hari menjelang pagi buta, sering berperan besar dalam peningkatan risiko cedera terkait hipotermia yang bisa berakibat fatal.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca