Nama Generik: Biji Rami

Manfaat

Untuk apa biji rami?

Biji rami digunakan untuk berbagai kondisi yang berhubungan dengan saluran pencernaan alias gastrointestinal (GI), termasuk sembelit yang berkelanjutan, kerusakan usus karena terlalu sering menggunakan obat pencahar, diare, radang selaput usus besar (diverticulitis), sindrom iritasi usus (IBS) atau iritasi usus besar, luka pada lapisan usus besar (kolitis ulserativa), radang selaput perut (gastritis), dan radang usus kecil (enteritis).

Biji rami juga digunakan untuk gangguan jantung dan pembuluh darah, termasuk kolesterol tinggi, “pengerasan arteri” (aterosklerosis), tekanan darah tinggi (hipertensi), dan penyakit arteri koroner.

Biji rami juga bisa digunakan untuk jerawat, gangguan attention deficit-hyperactivity disorder (ADHD), masalah ginjal pada orang dengan penyakit yang disebut systemic lupus erythematosus (SLE), gejala menopause, dan nyeri payudara. Herbal ini juga digunakan untuk diabetes, obesitas dan penurunan berat badan, HIV/AIDS, depresi, infeksi kandung kemih, malaria, dan rheumatoid arthritis.

Kegunaan lain termasuk pengobatan yaitu untuk sakit tenggorokan, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), dan batuk.

Beberapa orang menggunakan biji rami untuk menurunkan risiko terkena tulang lemah (osteoporosis) dan untuk melindungi terhadap kanker payudara, kanker paru-paru, kanker usus, dan kanker prostat.


Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja suplemen herbal ini. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa sifat antikanker biji rami mungkin berasal dari asupan tinggi equol, salah satu komponen flavon, dan enterolactone, zat yang dibentuk oleh rami yang terurai.

Sebagai bahan makanan, biji rami merupakan sumber serat dan asam lemak omega-3. Serat dalam biji rami ditemukan terutama di kulit bijinya. Jika dikonsumsi sebelum makan, serat biji rami dapat membuat orang tak lagi merasa terlalu lapar.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk biji rami untuk orang dewasa?

Untuk diabetes tipe 2: 600 mg ekstrak lignan biji rami tertentu tiga kali sehari, sediakan 320 lignan mg, selama 12 minggu.

 

Untuk kolesterol tinggi: Panggang dengan pangan lain seperti muffin atau roti yang mengandung biji rami dan biji rami tanah dengan memberikan dosis harian 40-50 gram biji rami.

 

Untuk meningkatkan fungsi ginjal pada orang dengan lupus eritematosus sistemik (SLE): 15 gram biji rami tanah dua kali sehari dengan sereal, atau jus jeruk atau tomat.

 

Untuk mengatasi gejala menopause ringan: 40 gram biji rami dihancurkan atau dicampur dalam adonan roti setiap hari.
Dosis dari suplemen herbal dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Suplemen herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

 

Dalam bentuk apa saja biji rami tersedia?

Suplemen herbal ini dapat tersedia dalam bentuk dan dosis sebagai berikut: kapsul, minyak, serbuk, kapsul softgel.

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh biji rami?

Rami dapat menyebabkan beberapa efek samping, termasuk kematian. Beberapa gejala efek sampingnya:

  • mual, muntah, anoreksia, diare, perut kembung
  • obstruksi saluran pencernaan
  • reaksi hipersensitivitas
  • kelemahan, inkoordinasi, dyspnea, takipnea, kelumpuhan, kejang


Tak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

 

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi biji rami?

Simpan biji rami di kulkas untuk mencegah pecahnya asam lemak.

Biji rami mentah mungkin tidak aman. Bahkan biji rami dalam bentuk ini dianggap beracun.

Selalu pantau apakah Anda mengalami hipersensitivitas dan reaksi overdosis. Jika ada, hentikan penggunaan herbal ini dan minumlah antihistamin atau terapi lain yang sesuai.

Biji rami dapat menurunkan kadar gula darah dan dapat meningkatkan efek penurunan gula darah pada beberapa obat yang digunakan untuk diabetes. Jika Anda memiliki diabetes dan mengonsumsi biji rami, awasi kadar gula darah Anda dengan cermat.

Karena biji rami mungkin bertindak  seperti hormon estrogen, maka ia dapat membuat beberapa kondisi hormon-sensitif memburuk. Beberapa kondisi ini meliputi kanker payudara, rahim, dan ovarium; endometriosis; dan fibroid rahim.

Biji rami dapat menurunkan tekanan darah diastolik. Secara teoritis, menggunakan biji rami dapat menyebabkan tekanan darah menjadi terlalu rendah pada individu dengan tekanan darah rendah.

Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak terlalu ketat dibandingkan dengan peraturan penggunaan obat. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan keamanannya. Sebelum menggunakan suplemen herbal, pastikan manfaatnya lebih banyak dibandingkan dengan risikonya. Konsultasilah dengan ahli herbal dan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah biji rami?

Rami sebaiknya tidak digunakan selama kehamilan dan menyusui. Herbal ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak dan tidak boleh digunakan oleh orang-orang dengan obstruksi usus atau dehidrasi, atau oleh orang dengan hipersensitivitas. Rami tapal tidak boleh digunakan pada luka terbuka.

Biji rami bisa memperlambat pembekuan darah. Jangan menggunakannya jika Anda memiliki gangguan perdarahan.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi biji rami?

Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan. Beri tahu dokter dan apoteker tentang obat dan suplemen yang Anda gunakan.

Interaksi dapat terjadi jika biji rami dikonsumsi bersamaan dengan:

 

  • semua obat-obatan oral. Penyerapan obat mungkin akan menurun jika dikonsumsi bersamaan dengan rami
  • antikoagulan, antiplatelet. Rami dapat meningkatkan risiko perdarahan
  • obat anti-diabetes, obat pencahar. Rami dapat meningkatkan tindakan obat pencahar, mengakibatkan diare, dan antidiabetik
  • kolesterol, trigliserida. Rami dapat menurunkan kolesterol dan meningkatkan trigliserida
  • glukosa: rami dapat menurunkan glukosa darah

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 20, 2017 | Terakhir Diedit: Januari 20, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan