Apakah Anda memelihara ikan cupang? Bagi Anda yang merawat ikan cupang di rumah, Anda tentu sudah tak asing dengan daun ketapang.
Apakah Anda memelihara ikan cupang? Bagi Anda yang merawat ikan cupang di rumah, Anda tentu sudah tak asing dengan daun ketapang.

Sifat antibakterinya diyakini dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur di sekitar akuarium sehingga baik untuk perawatan ikan ini.
Di sisi lain, sifat serta kandungan yang dimiliki daun ketapang ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan manusia. Apa saja manfaat daun ketapang? Berikut ulasannya.
Ketapang (Terminalia catappa) adalah tanaman yang termasuk ke dalam famili Combretaceae. Daun dari tanaman ini berukuran besar dan berbentuk bulat atau oval dengan ujung yang agak lancip.
Warna daunnya hijau tua, kemudian berubah menjadi merah atau kecokelatan, hingga akhirnya berguguran.
Di luar negeri, tanaman ketapang memiliki ragam nama. Beberapa nama lain daun ini di antaranya Indian almond, tropical almond, beach almond, talise, talisay, deshi badam, dan sebagainya.
Meski asalnya tak begitu diketahui, tanaman ini telah tersebar dan ditemukan di beberapa negara tropis, seperti India, Malaysia, Indonesia, Filipina, Australia, serta negara-negara Afrika, termasuk Nigeria.
Hampir seluruh bagian dari tanaman ketapang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Selain buahnya yang bisa dimakan, kulit kayu, akar, serta daunnya juga sering digunakan sebagai obat herbal.
Khasiat daun ketapang ini bisa didapatkan berkat ragam kandungan fitokimia yang ada di dalamnya. Berikut beberapa di antaranya:
Berkat kandungan-kandungan di atas, daun ketapang dikenal memiliki sifat antioksidan, antikanker, antiperadangan, antivirus, antimikroba, antidiabetik, serta hepatoprotektif yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.
Berkat kandungan di atas, berikut adalah beberapa manfaat atau khasiat dari daun ketapang yang bisa Anda dapatkan.

Daun ketapang diketahui dapat membantu mengurangi risiko penyakit kanker karena sifat antikarsinogenik atau antikanker yang dimilikinya.
Bahkan, penelitian pada jurnal Hindawi menemukan fakta bahwa ekstrak daun ini juga dapat memberikan efek penghambatan pada migrasi sel kanker metastasis.
Artinya, ekstrak daun ketapang berpotensi digunakan untuk pencegahan serta pengobatan untuk kanker metastasis. Salah satunya pada kanker paru-paru, meski perlu diteliti lebih lanjut.
Di beberapa negara, seperti India dan Filipina, daun dari tanaman Terminalia catappa telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati hepatitis dan penyakit hati lainnya.
Khasiat ini memang bisa Anda dapatkan berkat aktivitas hepatoprotektif dari kandungan dalam daun ini.
Penelitian pada tikus, yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports, menunjukkan fakta bahwa daun ketapang memiliki manfaat untuk pasien diabetes.
Ekstrak daun Terminalia catappa diketahui dapat mengontrol kadar gula darah serta mengurangi resistensi insulin sehingga efektif untuk mengobati diabetes.
Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat efektivitasnya pada manusia dan memahami sifat antidiabetes sepenuhnya.
Bila digunakan secara topikal (dioleskan), daun Terminalia catappa bisa membantu mengatasi radang sendi, termasuk rematik (rheumatoid arthritis) dan asam urat (gout) yang Anda alami.
Sifat antiinflamasi pada daun ini diyakini dapat membantu mengatasi peradangan di persendian yang menimbulkan rasa nyeri.

Sebuah studi pada International Journal of Nursing, Midwife, and Health Related Cases menemukan fakta bahwa ekstrak daun Terminalia catappa memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi.
Kandungan fenol dalam daun ini diyakini berperan besar untuk menghasilkan aktivitas antioksidan tersebut.
Adapun hal ini dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara umum dengan mengurangi stres oksidatif. Dengan tubuh yang sehat, berbagai risiko penyakit kronis juga dapat berkurang.
Manfaat lainnya dari daun ketapang, yaitu membantu mengobati infeksi jamur, terutama jenis Candida.
Manfaat ini bisa didapat berkat sifat antijamur yang dimiliki daun ini, terutama yang berasal dari kandungan tanin, gallic acid, serta glycosylated phenols.
Ini artinya, ekstrak daun Terminalia catappa bisa digunakan sebagai terapi alternatif untuk infeksi Candida, terutama untuk infeksi jamur di mulut atau oral candidiasis.
Daun dari tanaman Terminalia catappa juga sering digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit yang terkait dengan bakteri dan jamur karena sifat antibakteri yang dimilikinya.
Bukan cuma itu, jus dari daun ketapang yang masih muda pun berpotensi untuk mengobati kusta dan scabies bila digunakan sebagai obat oles.
Bukan cuma kusta dan scabies, jus dari daun Terminalia catappa muda juga dapat membantu mengobati sakit perut dan sakit kepala.
Namun bukan dioles, khasiat daun ketapang ini bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi jus daun tersebut.

Ada berbagai cara menggunakan daun ketapang. Di beberapa negara, daun dari Terminalia catappa dijadikan sebagai jus, terutama yang masih muda.
Jus ini bisa Anda minum untuk mengatasi keluhan pada perut atau dioleskan ke area kulit yang bermasalah.
Beberapa lainnya juga menggunakan daun ini dalam bentuk ekstrak. Ekstrak daun Terminalia catappa tersedia di pasaran.
Namun, sebaiknya Anda tidak sembarang pilih produk obat herbal yang bisa membahayakan kondisi Anda.
Pastikan Anda memilih produk herbal yang sudah memiliki izin edar dari Badan POM yang telah melalui evaluasi keamanan, khasiat/manfaat, dan mutu.
Konsultasikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut mengenai cara aman mengatasi penyakit Anda.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
How to cope with abdominal colic in adults. Konstantinion Research Center. (2021, March 30). Retrieved February 20, 2023, from https://www.konstantinioncenter.org/en/how-to-cope-with-abdominal-colic-in-adults/
Oral thrush. Mayo Clinic. (2021, April 23). Retrieved February 20, 2023, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/oral-thrush/symptoms-causes/syc-20353533
PENJELASAN BADAN POM RI Tentang Produk Herbal dan Suplemen Kesehatan Yang Digunakan Untuk Membantu Memelihara Daya Tahan Tubuh. Badan Pengawas obat dan Makanan – Republik Indonesia. (2023, February 10). Retrieved February 20, 2023, from https://www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/110/PENJELASAN-BADAN-POM-RI–Tentang-Produk-Herbal-dan-Suplemen-Kesehatan-Yang-Digunakan-Untuk-Membantu-Memelihara-Daya-Tahan-Tubuh.html
Talisay. Talisay / Terminalia catappa / Indian almond / Lan Ren Shu: Medicinal herbs / philippine alternative medicine. (n.d.). Retrieved February 20, 2023, from http://www.stuartxchange.org/Talisay.html
Pizzino, G., Irrera, N., Cucinotta, M., Pallio, G., Mannino, F., Arcoraci, V., Squadrito, F., Altavilla, D., & Bitto, A. (2017). Oxidative Stress: Harms and Benefits for Human Health. Oxidative medicine and cellular longevity, 2017, 8416763. https://doi.org/10.1155/2017/8416763
Iheagwam, F. N., Iheagwam, O. T., Onuoha, M. K., Ogunlana, O. O., & Chinedu, S. N. (2022). Terminalia catappa aqueous leaf extract reverses insulin resistance, improves glucose transport and activates PI3K/AKT signalling in high fat/streptozotocin-induced diabetic rats. Scientific reports, 12(1), 10711. https://doi.org/10.1038/s41598-022-15114-9
Terças, A. G., Monteiro, A. S., Moffa, E. B., Dos Santos, J. R. A., de Sousa, E. M., Pinto, A. R. B., Costa, P. C. D. S., Borges, A. C. R., Torres, L. M. B., Barros Filho, A. K. D., Fernandes, E. S., & Monteiro, C. A. (2017). Phytochemical Characterization of Terminalia catappa Linn. Extracts and Their antifungal Activities against Candida spp. Frontiers in microbiology, 8, 595. https://doi.org/10.3389/fmicb.2017.00595
Chukwuna, O. E. (2015). Antioxidative Activity of The Almond Leaves (Terminalia Catappa). International Journal of Nursing, Midwife and Health Related Cases. 1(2): 29-20. http://www.eajournals.org/wp-content/uploads/Antioxidative-Activity-of-the-Almond-Leaves-Terminalia-Catappa.pdf).
Chao-Bin Yeh, Ming-Ju Hsieh, Yih-Shou Hsieh, Ming-Hsien Chien, Pen-Yuan Lin, Hui-Ling Chiou, Shun-Fa Yang, “Terminalia catappa Exerts Antimetastatic Effects on Hepatocellular Carcinoma through Transcriptional Inhibition of Matrix Metalloproteinase-9 by Modulating NF-κB and AP-1 Activity”, Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, vol. 2012, Article ID 595292, 11 pages, 2012. https://doi.org/10.1155/2012/595292
Chung, H.-H.; Hsieh, M.-J.;Hsieh, Y.-S.; Chen, P.-N.; Ko, C.-P.; Yu, N.-Y.; Lin, C.-W.; Yang, S.-F. (2021). The Inhibitory Effects of Terminalia catappa L. Extract on the Migration and Invasion of Human Glioblastoma Multiforme Cells. Pharmaceuticals. 14: 1183. https://doi.org/10.3390/ph14111183
Ravalya et al. (2013). American Journal of Phytomedicine and Clinical Therapeutics Evaluation of Synergistic Activity of Hemidesmus indicus and Terminalia catappa on Rheumatoid Arthritis in Rats. American Journal of Phytomedicine and Clinical Therapeutics. 1(6): 514-519. https://www.academia.edu/5397770/American_Journal_of_Phytomedicine_and_Clinical_Therapeutics_Evaluation_of_Synergistic_Activity_of_Hemidesmus_indicus_and_Terminalia_catappa_on_Rheumatoid_Arthritis_in_Rats
Dewi, A. P. & Mardhiyani, D. (2021). Formulation and Antibacterial Activity of Liquid Soap Containing Ketapang (Terminalia catappa L.) Leaves Extract. Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. http://dx.doi.org/10.33084/bjop.v4i1.1589
Versi Terbaru
05/03/2023
Ditulis oleh Ihda Fadila
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Diperbarui oleh: Ilham Fariq Maulana
Ditinjau secara medis oleh
dr. Carla Pramudita Susanto
General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita