Daun Chickweed

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Manfaat

Untuk apa daun chickweed?

Chickweed adalah tanaman herbal. Daun dari tanaman ini sering digunakan untuk berbagai pengobatan, seperti:

  • Sembelit
  • Dispepsia (maag)
  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan darah
  • Asma dan penyakit pernapasan lainnya
  • Obesitas
  • Penyakit kekurangan vitamin C yang disebut scurvy
  • Nyeri otot dan sendi

Kadang-kadang chickweed digunakan langsung pada kulit yang bermasalah termasuk bisul, borok, ruam, psoriasis, eksim, pruritus, ataupun gigitan serangga. Tanaman ini juga sering digunakan untuk membantu penyembuhan luka.

Daun chickweed sering digunakan sebagai bahan campuran salad atau sayuran hijau.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup tentang bagaimana tanaman herbal ini bekerja. Silakan diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Namun, ada studi yang menunjukkan sifat aksi antioksidan dari herbal ini dapat terjadi karena mengandung flavonoid. Tidak ada indikasi bahwa bentuk tanaman ini memiliki fungsi terapeutik. Pasalnya, kandungan vitamin di dalamnya sangat rendah untuk menjadi nilai terapeutik.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk daun chickweed untuk orang dewasa?

Dosis tanaman herbal ini dapat berbeda untuk setiap pasien. Dosis yang digunakan tergantung usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Suplemen herbal tidak selalu aman. Silakan diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk dosis yang sesuai.

Dalam bentuk apa saja daun chickweed tersedia?

Tanaman herbal ini dapat tersedia dalam berbagai bentuk, seperti:

  • kapsul
  • ekstrak cairan
  • minyak
  • salep
  • teh
  • larutan

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh daun chickweed?

Chickweed dapat menyebabkan beberapa efek samping yaitu:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
  • Keracunan nitrat hingga kelumpuhan (dalam dosis tinggi)

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir dengan efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi daun chickweed?

Karena potensi untuk keracunan nitrat, hanya ahli herbal berkualitas yang boleh meresepkan obat ini. Tidak ada studi ilmiah yang mendokumentasikan setiap aktivitas atau kegunaan obat herbal ini.

Regulasi yang mengatur penggunaan tanaman herbal tidak seketat peraturan obat-obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah chickweed?

Jangan gunakan obat herbal ini kecuali di bawah pengawasan ahli herbal professional. Jangan berikan chickweed pada anak-anak, wanita hamil, atau ibu menyusui.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi daun chickweed?

Tanaman herbal ini dapat berpengaruh dengan obat yang sedang digunakan atau kondisi medis Anda. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum menggunakannya.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Obat yang Ampuh di Apotek dan di Rumah untuk Mengatasi Gusi Bengkak

Gusi senat-senut akibat gusi bengkak memang mengganggu. Namun, jangan khawatir. Coba obat untuk gusi bengkak berikut yang dapat meredakan kondisi Anda.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut 23 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit

Obat Diuretik Alami untuk Mengatasi Tubuh Bengkak Akibat Air

Duduk sepanjang hari bisa bikin bagian tubuh bengkak karena timbunan air. Jika ini terjadi, Anda bisa mengatasinya dengan obat diuretik alami berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Urologi, Ginjal 4 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

9 Manfaat Temulawak Sebagai Obat Alami

Selain dipercaya bisa meningkatkan nafsu makan, ternyata masih banyak manfaat temulawak lainnya. Apa saja manfaat temulawak bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 3 November 2020 . Waktu baca 13 menit

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Banyak produk herbal di pasaran yang mengandung bahan kimia obat dan tidak mendapat izin edar BPOM. Begini cara tahu mana obat herbal yang aman dikonsumsi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat kayu secang

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
pilihan obat hepatitis

Pilihan Obat untuk Mengatasi Hepatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
daun sirih mengobati mimisan

Apakah Benar Daun Sirih Ampuh untuk Obati Mimisan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit