3 Manfaat Terapi Sengat Lebah untuk Kesehatan, Berani Coba?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13 Juni 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

    Disengat lebah tak selalu merugikan bagi Anda karena rasa nyeri hebat yang ditimbulkan sengatan tersebut. Sengatan lebah kini juga dijadikan terapi untuk beberapa kondisi kesehatan tertentu, lho. Terapi sengat lebah adalah jenis terapi alternatif yang menggunakan sengatan lebah pada titik-titik tertentu di tubuh. Terapi ini juga dikenal sebagai terapi racun lebah atau apitherapy.

    Manfaat terapi sengat lebah

    Menurut beberapa terapis dan ahli sengat lebah, racun lebah mengandung senyawa dengan efek antiradang. Senyawa ini diyakini dapat meningkatkan penyembuhan kondisi tertentu dan mengurangi rasa sakit. Salah satu senyawa yang mengandung sifat antiradang di dalam sengatan lebah adalah melittin.

    Selengkapnya, berikut adalah beberapa manfaat dari sengat lebah:

    1. Radang sendi atau rematik

    Menurut jurnal ilmiah Acupuncture Research pada tahun 2008, sengat lebah bisa membantu mengobati rematik. Penelitian ini melibatkan 100 orang yang memiliki rematik. Para peserta tersebut diberi obat, ada yang menggunakan terapi sengat lebah dan ada yang menggunakan obat rematik pada umumnya.

    Setelah tiga bulan pengobatan, kedua kelompok menunjukkan adanya gejala rematik mereka berkurang. Gejala rematik yang berkurang antara lain seperti sendi yang bengkak, sendi terasa kaku, dan nyeri pada sendi. Lalu didapatkan hasil bahwa pasien rematik yang melakukan terapi sengat lebah lebih jarang kambuh dibanding orang yang hanya minum obat-obatan biasa.

    2. Multiple sclerosis

    Terapi sengat lebah dinyatakan membawa segenap manfaat bagi orang dengan multiple sclerosis menurut penelitian dari jurnal Neurology pada tahun 2005.

    Penelitian ini melibatkan 26 pasien multiple sclerosis ini dibagi menjadi dua kelompok. Pertama ada kelompok yang diberi pengobatan terapi sengat lebah, dan yang satu lagi tidak diberikan obat apa pun. Selama 24 minggu masa penelitian, peneliti menemukan bahwa terapi sengat lebah bisa membuat kelompok pertama jadi jarang kambuh dibanding dengan kelompok yang tidak menjalani pengobatan apa pun.

    3. Sebagai pereda rasa sakit atau nyeri

    Sebuah peneliyian dari Oxford University di tahun 2005 juga menemukan bahwa racun lebah memiliki sifat penghilang rasa sakit yang ampuh. Selain itu, Swedish Medical Center juga menyatakan, bahwa zat adolapin yang ada dalam sengatan lebah memiliki sifat analgesik yang bisa mengurangi atau menghilangkan rasa sakit di beberapa bagian tubuh seperti kaki dan tangan.

    Ada yang harus diperhatikan sebelum mencoba terapi sengat lebah

    Bila Anda menggunakan terapi ini, mungkin Anda akan mengalami reaksi alergi. Dalam beberapa kasus, terapi sengatan lebah dapat memicu syok anafilaktik yang bisa fatal akibatnya.

    Terapi sengat lebah juga dikenal menyebabkan rasa sakit atau nyeri parah, serta efek samping lainnya seperti kecemasan, pusing, insomnia, perubahan tekanan darah, dan palpitasi jantung.

    Selain itu, ada beberapa kekhawatiran bahwa terapi sengat lebah dapat mengganggu fungsi kekebalan tubuh. Dalam laporan 2009 yang diterbitkan dalam Journal of Internal Medicine di Korea, peneliti berpendapat bahwa terapi sengat lebah dapat meningkatkan risiko lupus (gangguan autoimun).

    Selanjutnya, laporan pada tahun 2011 dari World Journal of Hepatology mengatakan bahwa bahwa terapi lebah mungkin menimbulkan efek beracun bagi organ hati. Maka itu, sangat disarankan bagi Anda untuk konsultasi dulu sebelum menggunakan sengat lebah pada ahli atau terapis profesional.

    Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

    Was this article helpful for you ?
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Jangan Digaruk! Ini 2 Jenis Obat Infeksi Jamur Vagina untuk Meredakan Gejala

    Vagina gatal akibat infeksi jamur tentu sangat mengganggu aktivitas. Redakan dengan berbagai obat infeksi jamur vagina, mulai dari krim sampai obat minum.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Kesehatan Wanita, Infeksi Jamur Vagina 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

    Mengenal Jenis-Jenis Pijat dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    Badan pegal bisa jadi lebih segar setelah dipijat. Ada beragam jenis pijat yang memberikan manfaat yang berbeda-beda. Anda lebih suka yang mana?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Pengobatan Alternatif, Pengobatan Herbal dan Alternatif 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

    Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

    5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

    Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyakit dari tikus

    Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
    keluar air mani

    Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
    efek bleaching gigi

    Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
    mie instan atau nasi

    Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Monika Nanda
    Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit