7 Tips Sehat Menjalani Puasa Saat Radang Tenggorokan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika menjalani ibadah puasa, daya tahan tubuh bisa menurun sehingga Anda lebih rentan diserang virus dan bakteri. Anda pun mungkin saja mengalami radang tenggorokan akibat infeksi bakteri. Lantas apa saja yang harus dilakukan agar puasa tetap lancar meski sedang radang tenggorokan? Simak di bawah ini berbagai tips sehat menjalani puasa saat radang tenggorokan menyerang.

Kapan radang tenggorokan harus diperiksakan ke dokter?

Pada dasarnya radang tenggorokan bukanlah jenis infeksi serius. Penyakit ini akan sembuh dalam waktu kira-kira seminggu. Namun, dalam beberapa kasus penyakit radang tenggorokan bisa menimbulkan komplikasi yang cukup mengkhawatirkan. Apalagi jika Anda mengidap penyakit yang menyerang kekebalan tubuh misalnya HIV/AIDS atau kanker.

Anda juga sebaiknya langsung periksa ke dokter kalau radang tak sembuh meski sudah beberapa minggu, demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, sulit menelan atau bernapas, mengeces, atau suara Anda hilang.

Tips menjalani puasa saat radang tenggorokan

Tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing, Anda sebenarnya masih bisa menjalani puasa saat radang tenggorokan. Namun, perhatikan baik-baik panduan berikut ini agar puasa tetap lancar dan penyakit radang tenggorokan bisa cepat sembuh.

1. Bernapas lewat hidung, jangan lewat mulut

Selama Anda berpuasa, jangan bernapas lewat mulut. Bernapas lewat mulut akan membuat tenggorokan semakin kering dan terasa sakit. Namun bila Anda juga sedang pilek mungkin secara tak sadar Anda bernapas lewat mulut karena hidung tersumbat. Maka, pastikan Anda selalu bernapas dari hidung.

2. Pakai masker dan kurangi bicara

Seperti halnya bernapas lewat mulut, banyak berbicara juga akan membuat tenggorokan semakin terasa kering. Ini lantaran saat berbicara udara dan berbagai partikel asing seperti debu akan masuk ke tenggorokan lewat mulut.

Maka sebisa mungkin batasi berbicara selama radang tenggorokan. Untuk menghindari udara, debu, kotoran, bakteri, atau partikel asing yang masuk ke mulut dan membuat tenggorokan makin iritasi, pakai masker sepanjang hari.

3. Hindari udara atau ruangan yang kering

Ruangan atau cuaca yang kering akan membuat produksi liur dan lendir di tenggorokan berkurang. Akibatnya, peradangan bisa tambah parah. Jadi, hindari ruangan atau tempat terbuka yang udaranya kering.

Jika mungkin, pasang pelembap udara (air humidifier) dan hindari pakai kipas angin. Kalau Anda pakai pendingin ruangan (AC), atur supaya suhunya tak terlalu dingin dan anginnya tak menghembus terlalu kencang ke arah Anda.

4. Berkumur dengan air garam

Air garam terbukti dapat mengurangi iritasi dan peradangan di tenggorokan. Maka, Anda bisa kumur dengan garam yang sudah dilarutkan dalam segelas air hangat saat sahur, buka puasa, dan sebelum tidur.

Saat berkumur dengan air garam, jangan menelan airnya. Cukup kumur sambil menengadah selama beberapa detik. Pastikan cairannya menyentuh tenggorokan, lalu buang airnya. Kalau air garam rasanya terlalu kuat buat Anda, campurkan dengan satu sendok teh madu.

5. Buka dan sahur dengan menu makanan yang mudah ditelan

Supaya iritasi tidak bertambah parah, pilih menu makan yang mudah ditelan seperti sup ayam. Hindari gorengan, kerupuk, atau makanan bersantan kental yang mungkin membuat tenggorokan jadi makin sakit. Pastikan Anda juga minum banyak air setelah buka puasa sampai waktunya sahur.

6. Menghirup uap panas

Kalau tenggorokan terasa sangat kering dan tak nyaman, coba hirup uap dari air panas. Didihkan air secukupnya dan tuang di mangkuk. Kemudian letakkan mangkuk di bawah wajah Anda dan bernapaslah seperti biasa. Biarkan uapnya terhirup lewat hidung.

Supaya uapnya tidak cepat hilang, Anda bisa menutupi kepala dan mangkuk dengan handuk atau kain. Ulangi cara ini beberapa kali sehari supaya tenggorokan lebih nyaman.

7. Istirahat

Agar bisa tetap puasa saat radang tenggorokan, istirahat bisa jadi kuncinya. Seorang ahli penyakit dalam dr. Jeffrey Linder dari Boston, Amerika Serikat mengatakan bahwa agar tubuh bisa bekerja melawan infeksi, Anda harus cukup beristirahat. Pastikan Anda tidur selama tujuh sampai sembilan jam sehari. Selain itu, sebaiknya hindari dulu kerja lembur atau begadang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Usia tidak menghambat sebagian lansia untuk puasa. Agar tetap lancar dan kuat berpuasa, lakukan persiapan untuk lansia saat sahur dan puasa ini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
persiapan puasa untuk lansia
Hidup Sehat, Tips Sehat 5 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

3 Olahraga yang Bisa Dilakukan Bersama Anak di Rumah Saat Puasa

Ajak keluarga Anda lebih sehat lagi selama bulan Ramadan. Saatnya manfaatkan waktu olahraga bersama anak saat puasa dan tetap penuhi kebutuhan air minum.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
olahraga bersama anak saat puasa
Kebugaran, Hidup Sehat 21 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Tips Agar Tetap Bugar saat Puasa Selama di Rumah Saja

Walaupun berkegiatan di rumah, tubuh harus dijaga agar tetap bugar. Puasa lancar selama di rumah saja, tentu bisa dilakukan dengan melakukan tips sehat ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
tips puasa sehat
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

proses inflamasi

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Minum obat antibiotik untuk radang tenggorokan

Antibiotik untuk Radang Tenggorokan, Kapan Perlu Mengonsumsinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
penyakit tenggorokan musiman

5 Penyakit Musiman yang Mengganggu Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 6 menit
efek samping salep obat kortikosteroid

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Dipublikasikan tanggal: 28 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit