3 Latihan Fisik yang Perlu Dilakukan untuk Persiapan Sebelum Beribadah Haji

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020
Bagikan sekarang

Berbagai persiapan sebelum bertolak menuju Ka’bah perlu dilakukan secara matang. Sebagian persiapan tidak dapat dilakukan secara mendadak, salah satu contohnya adalah kondisi fisik. Ibadah haji memerlukan kebugaran dan ketahan tubuh yang optimal karena sebagian besar kegiatan akan mengharuskan Anda untuk berjalan kaki. Persiapan fisik calon haji terdiri dari kebiasaan atau aktivitas fisik yang Anda lakukan sehari-hari. Jika Anda merupakan orang yang pasif, upayakan untuk memperbanyak bergerak ketika waktu keberangkatan sudah dekat.

Latihan untuk persiapan fisik calon haji

Latihan fisik atau olahraga dengan gerakan berbeda dapat membantu tubuh tetap fit dan sehat, serta membuat olahraga tetap menyenangkan. Berikut beberapa olahraga yang dapat meningkatkan kebugaran dan dapat menjadi bagian dari persiapan fisik calon haji.

Jalan cepat

Jalan cepat merupakan bentuk latihan kardio yang mudah dan efektif. Anda mungkin sudah mengerti betapa pentingnya latihan kardio untuk kebugaran tubuh. Untuk melakukan jalan cepat Anda dapat mengikuti langkah berikut:

  • Posisi kepala tegak, melihat ke depan, dan tidak menunduk
  • Pastikan leher, pundak, dan punggung dalam keadaan rileks, tetapi jangan membungkuk
  • Jalan dengan kecepatan yang stabil, tidak terlalu lambat atau cepat

Ibadah haji memerlukan banyak kegiatan berjalan kaki, sehingga Anda disarankan untuk terbiasa berjalan dengan jarak yang jauh.

Jalan cepat juga bermanfaat bagi beberapa aspek kesehatan lain, seperti:

  • Menurunkan berat badan
  • Meningkatkan kesehatan kardiovaskular
  • Menurunkan tekanan dan gula darah
  • Meningkatkan kesehatan mental

Lari atau joging

Latihan atau olahraga untuk persiapan fisik calon haji berikutnya adalah joging. Jangan salah, joging dan berlari tidak sama. Memang pada dasarnya Anda berlari, tetapi joging lebih ringan dibandingkan lari.

Namun, keduanya memberikan manfaat kesehatan yang hampir sama. Satu hal yang pasti, keduanya lebih baik dibandingkan jalan cepat. Jika rutin melakukan joging saja, Anda akan:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menambah stamina
  • Menjaga berat badan
  • Menurunkan risiko penyakit kronis
  • Mendapatkan mood booster alami

Daya tahan tubuh sangat penting apalagi Anda akan berkunjung pada sebuah negara yang dikunjungi orang-orang dari berbagai penjuru dunia. Berbagai virus penyakit dapat menyebar dengan mudah karena hampir semua tempat ibadah dipenuhi jemaah. Jangan lupa untuk mempersiapkan suplemen seperti vitamin C karena dapat juga meningkatkan daya tahan tubuh.

Bersepeda

Siapa yang tidak suka naik sepeda? Mungkin sebagian besar orang dari berbagai kalangan dan usia menyukai olahraga yang satu ini. Bersepeda pun dapat menjadi persiapan fisik calon haji sebelum menjalankan ibadah haji.

Bersepeda termasuk aktivitas aerobik (sama seperti jalan kaki, berlari, dan joging), yang artinya jantung, pembuluh darah, dan paru-paru Anda semua bekerja secara bersamaan. Anda dapat bersepeda dua hingga empat jam dalam seminggu untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

Selain dapat meningkatkan kebugaran untuk persiapan fisik calon haji, bersepeda memberikan manfaat kesehatan lain seperti:

  • Meningkatkan kesehatan kardiovaskular
  • Meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas otot
  • Meningkatkan kerja sendi
  • Mengurangi tingkat stres, kecemasan, dan depresi
  • Memperbaiki postur dan koordinasi badan
  • Memperkuat tulang
  • Menurunkan lemak dalam tubuh
  • Mencegah atau mengatasi beberapa jenis penyakit

Beberapa contoh latihan fisik di atas termasuk kegiatan aerobik yang dapat membantu menambah kebugaran para calon jemaah haji. Sebuah kajian bahkan telah meneliti hubungan antara latihan aerobik dan kebugaran fisik para calon haji terutama yang berusia lanjut. Hasilnya, terdapat efek yang signifikan dari latihan aerobik terhadap kebugaran fisik.

Selain fisik, Anda perlu menjaga daya tahan tubuh saat menjalankan ibadah haji dengan cara memenuhi kebutuhan nutrisi agar tidak mudah sakit. Salah satu cara mudah yang dapat Anda lakukan adalah dengan membawa suplemen penambah daya tahan tubuh yang mengandung vitamin C, Vitamin D, dan Zinc dalam format effervescent (tablet larut air).

Selain efektif meningkatkan daya tahan tubuh, dalam waktu yang sama juga menambah konsumsi cairan dalam tubuh agar terhindar dari dehidrasi yang penting selama beribadah haji.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ingin Stamina Tetap Prima Saat Lari? Yuk, Coba 5 Cara Mudah Ini!

Sering merasa capek, ngos-ngosan, bahkan kerap melipir untuk istirahat sejenak saat lari? Jangan menyerah! Yuk, jajal tips menjaga stamina agar kuat lari!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Menjajal Olahraga Brisk Walking, Bukan Sekadar Jalan Kaki Biasa

Pernah mendengar brisk walking? Ini adalah jenis olahraga yang sangat mudah dilakukan, yaitu dengan jalan cepat. Pelajari soal brisk walking di sini, yuk.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Lari Atau Angkat Beban, Mana yang Sebaiknya Didahulukan?

Olahraga angkat beban dan lari sama-sama punya manfaat masing-masing. Namun ketika ingin melakukannya bersamaan, mana yang harus didahulukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Berapa Lama Olahraga HIIT Harus Dilakukan Jika Mau Menurunkan Berat Badan?

Jika ingin menurunkan berat badan, olahraga HIIT bisa jadi pilihan. Namun, berapa lama waktu olahraga yang sebaiknya dilakukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

waktu untuk lari

Kapan Waktu Terbaik untuk Olahraga Lari?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 17/03/2020
mengukur denyut jantung olahraga

Ini Alasannya Kenapa Anda Perlu Mengukur Denyut Jantung Selama Olahraga

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13/12/2019
teknik pernapasan saat lari

Teknik Pernapasan yang Tepat Saat Lari Agar Tidak Terengah-engah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 17/02/2019
kesalahan saat berjalan kaki

6 Kesalahan Saat Berjalan Kaki yang Sering Disepelekan Banyak Orang

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 03/01/2019