5 Tips Mencegah Dehidrasi Saat Ibadah Haji

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kebutuhan cairan tubuh harus tetap terpenuhi setiap harinya. Tuntutan tubuh ini tidak memandang kegiatan atau kesibukan yang sedang Anda lakukan, meski Anda sedang melaksanakan kegiatan berat seperti ibadah haji sekali pun. Wajar saja, karena ketika kekurangan cairan, fungsi tubuh akan mengalami gangguan dan tidak berjalan seperti sebagaimana mestinya. Untuk itu, penting untuk mencegah dehidrasi saat beribadah haji.

Mengapa jemaah haji rentan mengalami dehidrasi?

Cuaca merupakan faktor utama seseorang mengalami dehidrasi saat beribadah haji. Temperatur tinggi yang dapat menyentuh angka 40 derajat C mengakibatkan tubuh kehilangan cairan lebih banyak, terutama bagi orang yang tidak bisa dengan cepat menyesuaikan dengan iklim tempat baru atau jarang berolahraga.

Mencegah dehidrasi saat haji penting karena lebih dari 5 liter air dan 20 gram garam dalam tubuh hilang dalam satu hari. Meski sebagian besar kasus dehidrasi relatif ringan, gejala yang mungkin akan timbul adalah seperti lesu, pusing, dan kram pada otot dan dapat segera dirawat dengan beristirahat, menurunkan suhu tubuh, dan mengembalikan kadar air dan garam dalam tubuh. Namun, apabila dibiarkan, hal tersebut dapat menyebabkan heat stroke.

Bagaimana cara mencegah dehidrasi saat haji?

Para jemaah haji akan menjalani kewajiban dengan berjalan lebih dari 15 km dalam 24-48 jam atau dua hari. Dengan demikian, dehidrasi dan gangguan kesehatan yang disebabkan karena suhu panas rentan terjadi.

Oleh karena itu, mencegah dehidrasi merupakan salah satu hal utama yang harus dilakukan agar ibadah haji berjalan maksimal. Apa saja yang dapat Anda lakukan untuk terhindar dari dehidrasi? Berikut beberapa tipsnya.

Mengantisipasi hilangnya cairan tubuh

Hal pertama untuk mencegah dehidrasi saat haji adalah dengan mengetahui kebutuhan cairan harian Anda. Pria dan wanita rata-rata memerlukan cairan sebanyak dua hingga tiga liter sehari ditambah cairan yang hilang melalui keringat atau karena mengalami diare dan muntah-muntah.

Berjalan di tengah teriknya matahari dapat dengan mudah menyebabkan tubuh kehilangan 2-3 liter air. Anda tinggal menambahkannya saja, 3 liter pertama adalah kebutuhan harian ditambah dengan 3 liter cairan yang hilang, sehingga Anda butuh 6 liter cairan. Memang tidak semua orang membutuhkan asupan cairan sebanyak itu, tetapi yang perlu ditekankan adalah selalu penuhi cairan tubuh.

Memperhatikan segala gejala dehidrasi

Dehidrasi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang pasti memicu gejala, termasuk saat Anda melaksanakan ibadah haji. Terdapat tanda fisik yang merupakan sinyal dari tubuh bahwa Anda mulai kekurangan cairan, di antaranya:

  • Haus
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Muntah-muntah
  • Kulit wajah kemerahan

Anda juga mungkin merasa lebih mudah marah atau energi terasa cepat berkurang. Ketika merasakan beberapa gejala tersebut, kemungkinan besar kadar cairan dalam tubuh perlu segera ditingkatkan. Dengan peka terhadap gejalanya, mencegah dehidrasi saat haji dapat mudah dilakukan.

Periksa warna urine

Warna air seni atau urine dapat menjadi pertanda apakah tubuh mengalami dehidrasi atau tidak. Jika Anda mendapati warna air seni yang kuning pekat atau bahkan coklat gelap, berarti Anda sedang kekurangan cairan.

Mencegah dehidrasi saat haji dengan cara ini cukup mudah. Segera penuhi kebutuhan cairan sampai air urine Anda berwarna jernih atau kuning muda.

Lupakan standar minum air 8 gelas sehari

Standar dalam minum air sebanyak 8 gelas sehari sebenarnya merupakan panduan umum. Setiap orang berada pada lingkungan atau situasi berbeda-beda sehingga kebutuhan akan asupan cairan pun tidak sama. Apalagi jika Anda sedang melaksanakan ibadah haji.

Anda dapat melihat gejala dehidrasi seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Segera memenuhi kebutuhan cairan harian sesuai kondisi masing-masing.

Selalu membawa cairan dalam bentuk apapun

Air putih memang merupakan jenis minuman terbaik. Namun, minuman lain seperti jus buah juga dapat memberikan manfaat sebagai cairan untuk tubuh. Oleh karena itu, tidak perlu membatasi minuman terlalu ketat. Asalkan Anda memperhatikan kandungannya, minuman apa pun terutama yang alami dapat mengembalikan kebutuhan cairan tubuh.

Selain itu, sebaiknya pilih suplemen yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. mengandung vitamin C, vitamin D, dan Zinc dalam format effervescent (tablet larut air) yang lebih cepat diserap tubuh. Selain efektif meningkatkan daya tahan tubuh, dalam waktu yang sama juga kebutuhan cairan dalam tubuh ikut terpenuhi sehingga Anda terhindar dari dehidrasi. 

Anda perlu mencegah dehidrasi saat haji demi kelancaran dan khusyuk saat beribadah. Perlu diingat, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Jangan tunggu gejala dehidrasi muncul dan selalu sedia air atau minuman selama menjalankan ibadah haji.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Caranya Kuat Berdesak-desakan Saat Beribadah Haji di Tanah Suci

Tips ibadah haji berikut ini menjelaskan bagaimana caranya agar tetap kuat saat berdesakan karena padat oleh sesama jemaah haji lain dari seluruh dunia.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hari Raya 26/03/2020 . Waktu baca 5 menit

Ini 5 Perlengkapan Haji yang Tak Boleh Ketinggalan

Selain mempersiapkan fisik dan mental, jangan sampai Anda lupa perlengkapan haji berikut ini yang akan sangat membantu kelancaran beribadah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hari Raya 26/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Mengatur Aktivitas Padat Agar Ibadah Haji Tetap Lancar

Meski tujuan utama jemaah haji adalah beribadah, Anda tetap harus menjaga kesehatan fisik dan mental dengan mengatur aktivitas.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hari Raya 24/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Melindungi Kulit dari Cuaca Ekstrem Saat Ibadah Haji

Calon jemaah haji akan menghabiskan sebagian besar waktu di luar ruangan sehingga perlu melakukan tindakan untuk mencegah kulit terbakar matahari.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hari Raya 23/03/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebutuhan cairan anak balita

Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 14/04/2020 . Waktu baca 7 menit
tips mencegah batuk dan pilek

Tips Mencegah Batuk dan Pilek Saat Beribadah Haji

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27/03/2020 . Waktu baca 4 menit
komunikasi saat haji

Pentingnya Tetap Berkomunikasi dengan Keluarga di Tanah Air Saat Ibadah Haji

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27/03/2020 . Waktu baca 3 menit
vitamin C saat haji

Pentingnya Asupan Vitamin C Saat Beribadah Haji

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 26/03/2020 . Waktu baca 4 menit